Savior System

Savior System
Bab 70 : Persiapan Terniat


__ADS_3

"Cuma ada satu lotere, lebih baik dipakai atau tidak ya hmmm ...."


Agler sedang berbaring dipermukaan matahari, dia gelisah tidak karuan hanya karena memikirkan persoalan ingin memutar lotere atau tidak.


Sebenarnya dia berniat untuk mengumpulkan lotere sampai banyak lalu dia putar semuanya sekaligus.


Tetapi, di satu sisi ia memiliki keinginan menggunakan loterenya sekarang.


Kadang otak dan hati tidak sinkron dan tidak selaras.


Baru saja kembali dari misi sepuluh ribu dunia, sekarang sudah dihadapi dengan kebingungan yang tidak jelas ini.


[Ding! Tugas Sistem Tingkat Berbahaya Telah Dikeluarkan!]


Mendengar suara sistem dalam benaknya dia ingin mengeluh.


"Ayolah sistem ... aku baru saja sampai di sini-... tunggu!"


Layar panel transparan seperti hologram muncul di depan matanya, panel ini terlihat berbeda dari biasanya, warnanya kali ini menjadi berwarna merah darah.


Tulisan teks pada panel juga berbeda.


Membaca tulisan 'Tingkat Berbahaya' yang ada di panel membuat Agler menjadi heran, karena baru sekali ini saja sistem memberi tugas yang seperti ini.


Dengan rasa penasaran dan juga bersemangat ingin mengetahui tugas sistem tersebut, Agler segera mengkliknya.


[Tugas Sistem Tingkat Berbahaya!]


[Tugas : Kalahkan Czar Draith yang datang ke dunia tuan rumah]


[Deskripsi : Draith bernama Latan yang adalah seorang pemimpin ras Draith, dia datang ke Aquater hari ini untuk melakukan invasi besar-besaran dengan 25 juta Draithnya]


[Lokasi : Planet Aquater (Lokasi lebih detail tidak diketahui)]


[Hadiah : 10 Tiket Lotere, 2000 Savior Coin]


[Hukuman Kegagalan : Planet Aquater hancur]


[Tuan rumah wajib untuk menyelesaikan tugas ini!]


"Sial!!! ternyata masih ada pemimpin dari ras bajingan itu, terlebih lagi tugas ini tidak memberitahu secara lebih detail tentang letak dan waktu yang akan terjadi."


Agler mengumpat tak tertahankan kepada ras Draith ini.


Tugas ini benar-benar tidak bisa ditebak, dia tidak akan bisa tahu waktu terjadinya Latan Si Czar Draith ini datang menginvasi, terlebih lagi sistem tidak memberitahunya dimana letak penyerangan kali ini.


Whoossh....


Dia melesat dengan kecepatan maksimumnya untuk terbang kembali ke Aquater.


Menyelesaikan tugas ini harus melakukan persiapan yang lebih dan pastinya matang.


Jadi, dia harus cepat kembali ke Aquater untuk melakukan persiapan yang dirasa cukup.


Belasan menit berlalu, dan Agler akhirnya sampai di Aquater, meletakkan Aerpod di telinganya, dia meminta Jarvis untuk menyebarkan informasi tentang akan adanya penyerangan monster kepada seluruh negara di dunia ini.


{Siap Tuan! Jarvis segera mengirimkan informasi ini kepada pemimpin semua negara!}


Dia juga tidak lupa untuk meminta Jarvis untuk menekankan kalimat pada isi informasi yang meminta pemimpin negara untuk memberitahunya segera bila penyerangan monster Draith muncul di wilayahnya.


Kali ini Agler benar-benar khawatir dengan tugas ini, dia takut tugas ini akan memakan korban jiwa yang banyak.

__ADS_1


Tugas ini tidak bisa diprediksi dimana tempat dan kapan waktunya peristiwa itu terjadi.


Oleh karena itu, Agler menyebarkan berita ini agar semua negara bersiap-siap hari ini untuk menghadapi serangan Draith.


Masuk ke dalam rumah rumah, Agler menyuruh Adena dan yang lainnya untuk tidak keluar rumah hari ini.


Mereka tidak mengerti apa maksud Agler menyuruh mereka untuk melakukan itu.


"Ada apa sayang?" Adena bertanya khawatir kepada Agler.


Agler mengabaikan Adena, dan sebagai jawaban pertanyaan Adena, dia langsung menyalakan Televisi yang menyiarkan berita tentang pemberitahuan global darurat di Teve RI.


"Selamat pagi pemirsa sekarang anda menyaksikan breaking news live~"


"Kami akan memberi suatu informasi sangat penting kepada anda semua ...."


"Pemerintah Indonesia menghimbau kepada seluruh warga negara Indonesia untuk berdiam diri di rumahnya masing-masing ...."


"Oleh karena itu, diharapkan kepada anda semua yang menyaksikan berita ini untuk tidak berkeliaran keluar rumah selama satu hari ini ...."


"Percayalah kepada pemerintah semua akan baik-baik saja ...."


Mereka semua menonton berita itu, dan mengerti apa yang dimaksudkan Agler kepada mereka.


Melihat Rem, Agler berbisik kepada-nya untuk menjaga mereka bila terjadi hal yang tidak terduga, dia percaya dengan kekuatan Rem.


Semua negara sepakat untuk memberitahukan alasan mereka meminta warga negaranya untuk tidak keluar rumah.


Para pemerintah pada setiap negara berjanji untuk melindungi mereka, dengan cara mengirim pasukan tentaranya di penjuru wilayah.


Mereka membuat pernyataan itu, karena pemerintah tidak ingin warga negaranya menjadi panik dan terlalu khawatir karena peristiwa yang akan terjadi.


Agler menenangkan mereka dan meyakinkan mereka bahwa semua akan baik-baik saja.


Kebetulan anak-anak baru saja siap-siap untuk pergi sekolah, jadi mereka tidak harus menjemput mereka di sekolah.


Setelah meyakinkan keluarganya, Agler berpamitan kepada mereka semua, dia berbohong bahwa dia ada keperluan mendadak di perusahaan tentang masalah ini.


Empat wanitanya sudah mengerti, lalu mereka semua mengangguk.


Agler segera keluar dari rumah, mencari tempat yang sepi dan tidak ada siapapun orang.


Garuda cloth dan dalaman kostum superman melengkapi tubuh Agler, terbang dengan cepat dan menuju ke atas langit kota Jakarta.


Di udara Agler menelpon Mirage yang ada di New York.


"Halo Baby, kenapa? kamu merindukanku?"


"Emmm ... itu sudah pasti, tapi aku ingin bilang sesuatu kepadamu."


"Aaa~ baby, kamu mau bilang apa?"


"Kamu sudah lihat berita itu kan?"


"Iya aku sudah melihat berita itu di televisi."


"Aku ingin kamu ikuti perintah dari pemerintah di sana, jangan keluar dari villa aku akan mengirimkan penjaga untuk memastikan keselamatanmu!"


"Iya baby, aku mengerti!"


"Bagus, love you baby~ ...."

__ADS_1


"Love you too more and more~, Muach~"


Menutup telepon, selanjutnya Agler terbang ke segala penjuru dunia untuk meletakkan 15 juta Golem dari berbagai elemen dan itu tersebar ke seluruh dunia.


Untuk menciptakan Golem sebanyak 15 juta buah, tentu saja mananya tidak cukup.


Dia harus terbang bolak-balik 30 kali dari Aquater ke planet terdekat dari matahari untuk mengisi mana.


Waktu mengalir seperti air, Agler akhirnya menyelesaikan membuat 15 juta Golem dan meletakkannya di seluruh penjuru dunia.


Setiap kali dia membuat Golem, para tentara negara yang dia letakkan Golem selalu menyapa dia.


Para Jendral dari negara manapun yang sedang memberi komando pasti memberi salam penghormatan kepada Agler ketika melihatnya, dia tersentuh dengan perlakuan ini.


Para tentang setiap negara benar-benar mengirimkan anggota tentaranya merata ke seluruh wilayah negara.


Tugas mereka untuk menjaga warga di tempat mereka ditugaskan dan memberi laporan kepada atasan bila Monster yang dimaksud datang di wilayah yang mereka jaga.


Satelit setiap negara juga memantau aktivitas yang ada di langit, guna membantu memantau jika monster itu datang.


Melihat kekompakan setiap negara, Agler merasa takjub, dia baru melihat negara dan manusia saling bersatu untuk mempertahankan planet yang ditinggalinya.


Biasanya manusia hanya bisa merusak alam yang ada di planet mereka tempati.


Tugas ini, Agler benar-benar totalitas tanpa batas, dia sampai menghabiskan mana dan mengisi ulang puluhan kali.


Menutup matanya, Agler bisa merasakan jangkauan telepati di setiap golem yang dia sebarkan.


Agler bisa memerintah para Golem dari jarak jauh untuk menahan serangan para Draith.


Tidak lupa juga, dia mengirimkan Great Red dan Ancalagon untuk menjaga wilayah yang Agler perintahkan.


Great Red, Agler perintahkan untuk berjaga-jaga di benua Amerika Utara dan Amerika Selatan, Great Red terbang dia atas negara Kanada sebagai pusat dia memantau.


Dan juga Ancalagon, dia diperintahkan Agler untuk menjaga di kawasan benua Eropa dan Afrika, jika Draith muncul pada suatu negara di benua itu, Ancalagon harus segera pergi menangani serta membunuh Draith yang datang.


Ancalagon menunggu di langit negara Ukraina.


Sedangkan Agler, dia bertanggung jawab menjaga di wilayah benua Asia dan juga Australia.


Dia selalu siap menunggu laporan dan pemberitahuan dari negara manapun yang menginformasikan keberadaan portal atau lubang dimensi para Draith.


Baru kali ini, dia merasa tegang karena tugas sistem, dia sepertinya tidak bisa menjamin semua keselamatan manusia yang ada di dunia ini.


Resiko yang paling kecil setidaknya akan memakan korban jiwa dalam tugas ini.


Dunia ini terlalu luas, dan Agler sendiri hanya ada satu, jadi dia tidak bisa mengatasi semua secara bersamaan, bila para Draith muncul di berbagai wilayah.


Hal yang paling Agler takutkan adalah pemimpin Draith ini, dia takut Czar Draith datang di tempat yang bukan dijaganya.


Dan menghancurkan segalanya di daerah itu sebelum dia datang untuk melawannya.


Saat ini, semua orang melihat berita di televisinya, menonton para tentara yang sedang dikerahkan oleh negara untuk menjaga mereka dan juga Saviorman yang membuat Golem untuk membantu memastikan keselamatan mereka.


Orang-orang yang menatap adegan ini, langsung bisa merasakan ketegangan yang terjadi di luar sana.


Para tentara mempertaruhkan nyawanya demi negara dan warganya.


Rasa kesedihan yang tak tertahankan datang di lubuk hati semua orang.


Mereka semua berdoa dan berharap agar dunia ini menjadi normal seperti sedia kala yang damai.

__ADS_1


Serta mendoakan para pejuang yang bertempur bisa kembali dengan selamat dan bertemu keluarganya di rumah.


__ADS_2