Savior System

Savior System
Bab 47 : Kembali ke Dunia Nyata


__ADS_3

Mendorong pintu kamar pelan-pelan lalu masuk ke dalam perlahan. Agler melihat Peter Parker yang duduk di meja belajarnya, mendekati dan berhenti di belakangnya, ternyata Peter Parker sedang melanjutkan gambar kostum Spiderman-nya yang belum selesai.


Menoleh ke belakang, Peter Parker langsung meloncat dan menempel di dinding lalu refleks menembakkan jaring laba-labanya ke Agler, dia terkejut tiba-tiba ada Agler di belakangnya.


Ups!


Sepertinya kekuatan-nya telah diketahui oleh satu orang.


Melihat tembakan jaring laba-laba Spiderman, Agler mengangkat telunjuknya ke arah jaring laba-laba dengan cepat, jaring laba-laba itu melayang di depan mata Peter Parker.


"Ka-kamu?!"


Dia tambah terkejut lagi bahwa tebakannya benar, ternyata Agler memiliki kekuatan super seperti dirinya.


"Tidak perlu kaget, Spiderboy!"


Tiba-tiba api melelehkan jaring laba-labanya dan menghilang.


Berjalan perlahan ke arah Peter Parker lalu, mengeluarkan kantung kecil yang berisi uang dan menerbangkannya ke depan Peter Parker.


"Itu adalah hadiahmu dari memenangkan pertandingan pertarungan."


Jatuh di lantai lalu Peter mengambil kantung kecil yang melayang di depan matanya.


"Bagaimana kamu bisa tahu?!"


"Siapa kamu?!"


Peter Parker panik dan juga bingung dengan Agler, dia belum pernah memberitahu siapapun apa yang dilakukannya hari ini.


"Aku bisa tahu segala tentangmu Peter Parker, apa yang terjadi di masa depan aku bisa mengetahuinya."


"Di sini aku tidak akan berbuat jahat kepadamu ataupun keluargamu, sebaliknya aku akan membantumu untuk mengontrol kekuatan yang baru saja kamu dapatkan lebih cepat."


Memberitahu semua tujuannya kepada Peter agar dia tidak begitu hati-hati kepadanya, karena dia berniat baik dan juga ingin membantu Spiderman menjadi lebih kuat lebih cepat dari yang ada di filmnya.


"Apakah kamu Tuhan?"


Peter Parker bingung apa yang sekarang terjadi dengannya, apakah pemuda ini adalah tuhan yang datang untuk membantu hidupnya.


Mendengar ucapan Peter, Agler tidak tahu ingin menangis atau tertawa, melambaikan kedua tangannya.


"Bukan bukan, aku manusia biasa sepertimu."


"Mulai hari ini sampai dua hari ke depan aku akan melatih kekuatanmu."


Peter menganggukkan kepalanya, lalu memandang Agler.


"Apakah kamu tahu apa saja kekuatanku?"


"Kamu digigit oleh laba-laba yang bermutasi di tangan dan itu mengubah DNA-mu hanya dalam semalam, kekuatanmu adalah seperti laba-laba."


Agler melanjutkan.


"Mulai dari mengeluarkan jaring laba-laba, menempel di dinding dengan duri yang ada di telapak tanganmu, kekuatan yang meningkat hingga puluhan ton maksimal, panca indra yang melebihi batas manusia biasa, refleks yang meningkat serta kecepatan juga meningkat, penyembuhan yang sedang dan juga persepsi laba-laba."


"Kamu benar-benar tahu semua kekuatanku lebih dari yang sekarang aku tahu?"


Peter Parker tercengang dengan ucapan yang dikeluarkan dari Agler, ternyata ada yang lebih tahu tenga kekuatannyan dibandingkan dia.


"Semua yang aku sebutkan itu puncak dari kekuatan-mu, sebaiknya kamu bisa memanfaatkan kekuatan itu untuk perbuatan yang baik dan benar."


Memberi peringatan kepada Peter untuk membuat dirinya benar-benar di jalan pahlawan.


Menganggukkan kepalanya Peter Parker mengingat lagi nasehat yang di ucapkan oleh Paman Ben.


Dia langsung bertekad seperti seorang pahlawan, matanya menjadi percaya diri dan dia berkata dengan tegas.


"Oke, aku akan menggunakan kekuatan ini dengan benar!"


"Bagus-bagus, pakai kostummu kita akan keluar sekarang, kebetulan Paman Ben dan Bibi May sudah tidur."


Mendengar ucapan Agler, Peter Parker segera memakai kostum yang dipakainya tadi untuk pertandingan.

__ADS_1


Agler langsung mengenakan Garuda Surplice-nya di depan mata Peter.


"Woaaaahhhh!"


"Dari mana kamu mendapatkannya, Agler?!"


Mata Peter Parker langsung berbintang, dia kagum dan iri dengan kostum milik Agler, melihat Garuda Surplice yang tiba-tiba muncul dan bersatu pada tubuh Agler, dia sangat ingin memilikinya.


"Ini kostum yang hanya bisa digunakan untukku sendiri Peter, besok kita akan membuat kostum untukmu!"


"Ayo kita pergi!"


Agler perlahan terbang melayang keluar dari jendela.


"Agler apakah itu kekuatanmu?!"


Peter Parker iri dengan kekuatan Agler yang bisa terbang seperti itu, kekuatan yang dia dapatkan seperti tidak harum lagi.


"Ini hanya salah satu kemampuan superku, ayo kita pergi, ikuti aku!"


Agler terbang ke langit pelan agar Peter bisa mengikutinya.


Keluar dari jendela lalu menutupnya kembali, Menembakkan jaring laba-labanya lalu bergelantungan diantara gedung-gedung dan mengikuti Agler.


......................


Di atas Gedung tinggi, Peter Parker dengan kostum terbarunya sedang menempel pada kaca Gedung sambil melihat pemandangan malam di kota, Agler yang melayang di sampingnya juga ikut memandang kota.


"Apakah hari ini adalah hari terakhir kamu melatihku, Agler?"


Peter Parker bertanya dengan raut wajah yang sedih, sudah 3 hari berlalu semenjak datangnya Agler di rumahnya.


Agler sudah banyak membantu keluarga dan diirinya sendiri, Peter sudah menganggap Agler sebagai saudaranya, dia akan sedih bila Agler pergi.


Tapi dia tidak bisa memaksakan Agler untuk terus melatihnya.


"Kamu sekarang sudah cukup kuat Peter, kamu jauh lebih baik dari kemarin, kontrol atas kekuatanmu sudah cukup baik."


"Ayo kita pulang ke rumahmu!"


1 jam lagi Agler akan dikirim kembali oleh sistem ke dunia nyata, jadi dia tidak berlama-lama disini.


Dia sudah memberi banyak bantuan kepada keluarga Peter Parker, untungnya sistem bisa mengubah uang yang ada di Aquater menjadi mata uang dolar di dunia Peter Parker.


Jadi dia memberi bantuan uang kepada Paman Ben dan keluarga, berharap untuk bisa mengubah nasib mereka menjadi lebih baik.


"Oke Agler!"


Mereka berdua dengan cepat menuju rumah Peter Parker, Agler berniat untuk berpamitan kepada Bibi May dan juga Paman Ben setelah makan malam di rumah Peter.


Mendarat di tempat sepi, mereka berdua berganti menjadi pakaian biasa lalu berjalan ke rumah.


"Aku pulang!"


Peter Parker berbicara, mereka berdua melihat bibi May dan Paman Ben yang sudah menunggu mereka berdua di tempat makan.


"Dari mana saja kalian berdua?"


Paman Ben bertanya kepada mereka dengan rasa ingin tahu.


"Aku habis menemani Agler jalan-jalan di kota, Paman."


Peter Parker berbohong kepada Paman Ben dia belum siap untuk mengungkapkan kekuatan-nya.


"Ya sudah kalian segera ke sini, kita makan malam bersama~"


Bibi dan mengajak Agler dan Peter segera duduk untuk makan malam bersama malam ini.


Mereka mulai makan malam bersama, setelah makan malam dan semua hal sudah beres.


Di belakang pintu rumah Agler segera membuka pembicaraan, dia ingin memberitahu kepergian kepada Paman Ben dan Bibi May.


"Paman Ben, Bibi May aku akan pergi sekarang dari kota ini, terima kasih sudah memperbolehkan makan malam di sini dan main ke rumah ini."

__ADS_1


"Tidak apa-apa Agler, terima kasih sekali sudah membantu kami, setiap pertemuan akan ada perpisahan, tetapi bibi tidak menyangka akan secepat ini, jaga kesehatan ya Nak Agler."


Bibi May menghampiri Agler lalu memeluknya, Agler segera membalas pelukan bibi May.


Dia merasa sangat bahagia hidup di sini, Agler sudah menganggap Paman Ben dan Bibi May kedua orangtuanya.


Banyak kehangatan dalam 3 hari ini, dia ingin lebih lama tinggal di sini tetapi sistem tidak memperbolehkannya.


Lagi pula, Agler tidak ingin mengubah plot lebih jauh, cukup sampai di sini saja dia mengubah plot cerita sebenarnya.


Melepaskan pelukan, lalu Agler memeluk Paman Ben dengan senyuman.


"Terima kasih Agler sudah membantu kita semua, kami akan mengingatmu, kami selalu membukakan pintu untukmu, apabila kamu ingin kembali lagi ke rumah ini."


Paman Ben berkata kepada Agler sambil tersenyum.


Setelah memeluk Paman Ben, Agler memeluk Peter Parker sebentar lalu memegang kedua bahu Peter sambil menatap serius.


"Ingat Peter apa yang aku katakan selama ini!"


Peter tersenyum lalu mengangguk kepada Agler.


"Bagus kalau kamu ingat."


Berpura-pura merogoh kantung hoodie, Agler mengambil 2 kacang peri di ruang sistem.


Mengeluarkannya dan meletakkan di telapak tangan Peter.


"Kamu bisa memakan kacang ini dan orang lain juga bisa memakannya, kacang ini bisa membuatmu sembuh dari luka apapun, kecuali penyakit."


"Jadi ... gunakan ini ketika memang dalam keadaan darurat atau terdesak."


"Aku sarankan beri ini untuk orang yang kamu sayangi jika orang itu dalam keadaan sekarat karena luka."


"Simpan ini Peter!"


Peter melihat dua kacang yang normal di tangannya, dia percaya apa yang Agler katakan, karena terlalu banyak keajaiban yang di perlihatkan oleh Agler kepadanya, dia akan mengingat dan menggunakan ini sesuai dengan arahan Agler.


"Terima kasih saudaraku!"


Peter Parker berterima kasih kepada Agler.


[Peringatan!]


[Hanya ada waktu 1 menit untuk kembali ke dunia nyata]


Mendengar suara sistem, dia sudah saatnya untuk pergi.


Menoleh pada mereka bertiga di depannya, lalu tersenyum.


"Terima kasih Paman Ben, Bibi May, Peter Parker~"


"Aku usahakan untuk kembali ke sini lagi!"


Cahaya putih mulai menyelimuti seluruh tubuh Agler seperti peri.


Mereka bertiga tercengang, ternyata apa yang dia pikirkan, Agler bukan pergi dari kota ini, tetapi tidak tahu kemana dia pergi.


"Aku dari dunia lain. Tapi aku akan kembali ke sini suatu saat nanti!"


"Terima kasih~"


Agler berpamitan dengan wajah tersenyum, seluruh tubuhnya semakin tidak terlihat, hanya ada sinar putih yang sangat terang.


Peter Parker langsung menangis tersedu-sedu melihat ini, Paman Ben dan Bibi May berpelukan.


Agler berubah menjadi cahaya putih lalu naik ke atas menembus langit-langit rumah.


Paman Ben dan Bibi May melihat ke atas langit rumah, sedangkan Peter Parker segera keluar rumah lalu melihat ke atas langit, dia melihat cahaya putih terus naik menuju langit kemudian menghilang.


"Terima kasih saudaraku, kita bertiga menunggumu kembali!"


Peter Berkata sambil meneteskan air mata, dan mengalir hingga tak sengaja tertelan oleh mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2