
Penemuan Luhan mengejutkan Ahreum dan Heechul ketika mereka melihat sebuah surat yang dikirimkan kepada Kris dari seseorang berinisial K. Ahreum yang duduk ditempatnya terdiam menunggu penjelasan dari Luhan.
"Sebenarnya ada apa ini, Lu?" Tanya Ahreum yang masih belum memahami maksud Luhan.
"Aku ingin memeriksa beberapa murid yang menurutku terlibat dengan kasus ini." Jelasnya singkat.
"Apa kau yakin?”Tanya Heechul menyakinkan. “Jumlah seluruh siswa kita-"
"Hanya night class." Potongnya cepat..
"Aku belum selesai bicara." Kata Heechul kesal.
"Tapi kenapa?"Tanya Ahreum.
"Aku merasa ada yang aneh dengan kematian Kris dan itu bersangkutan dengan surat ini." Jawaban Luhan membuat Ahreum mengambil paksa surat itu dan membacanya.
"Ajakan untuk bertemu?" Tanyanya yang diangguki oleh Luhan. "Lalu apa yang ingin kau lakukan sekarang?"
"Pertama, aku ingin mengenal dulu seluruh murid night class."
***
Hyesun yang masih berkutat dengan beberapa bukunya mendadak tidak dapat berkonsentrasi mengingat tingkah laku Chanyeol semalam. Kenapa pria itu sampai melarangnya bertemu dengan Taeyeon. Apa Taeyeon memiliki masalah dengannya atau gadis itu mantan kekasih Chanyeol?
Hyesun hanya menggelengkan kepalanya dengan mencoba menghilangkan segala pikiran-pikiran negatif.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Hyemi.
Hyesun mendongak dan tersenyum. "Aku baik-baik saja."
"Ada apa?"
"Tidak ada apa-apa." Jawab Hyesun seraya memasukan buku-bukunya ke dalam tas.
"Kau berbohong!" Seru Hyemi.
Kini Hyesun menatap Hyemi bingung. "Apanya?"
"Kau berbohong jika baik-baik saja."
"Aku memang baik-baik saja. Kau yang tidak baik-baik saja!" seringaian Hyesun keluar begitu saja.
Tudingan Hyesun membuat Hyemi gelagapan. "A-apa? Aku sedang membahas dirimu. Jangan mengalihkan pembicaraan."
***
Angela dan Suho kini duduk berdua dibawah pohon yang rindang. Mereka terlalu sibuk mengurus segala suatu hal dan tugas sekolah hingga jarang untukbertemu.
Suho sesekali menatap Angela yang sedang memandangnya dengan tatapan teduh. Mereka saling merindukan satu sama lain. Namun, mereka juga tidak lupa jika vampire dan manusia tidak bisa bersama. Mereka akan tetap saling mencintai walaupun tidak bersama.
__ADS_1
Berbeda dengan Hyesun dan Chanyeol,Hyesun adalah half human half vampire.
"Sejuk ya?" Kata Angela membuat Suho mengangguk. Mereka terlalu menikmati waktu dan angin yang terus menerpa anak rambut mereka.
"Bagaimana kabarmu?" Tanya Suho sambil menatap Angela.
Merasa ditatap oleh pria itu, Angela menyunggingkan senyuman singkatnya. "Sudah lama sekali kita jarang berbicara." Lanjutnya. "Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu?"
"Aku juga."
Taeyeon melihat mereka. Ia menyeringai menatap mantan sahabatnya sedang bersama manusia. Benar-benar tidak dapat diduga jika Angela yang sekarang berbeda dengan Angela yang ia temui dahulu. Dulu Angela begitu berkuasa dan ditakuti. Namun, Angela yang dihadapannya sekarang? Benar-benar menggelikan. Vampire level A yang jatuh cinta pada manusia? Lelucon macam apa yang ditemukannya.
"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya seseorang yang membuat Taeyeon cepat-cepat berbalik.
Taeyeon mendapati Taehyung yang menatapnya sinis.
"Hi Tae!" Sapa Taeyeon.
Taehyung berdecak. Melihat respon pria itu, Taeyeon semakin tersenyum.
"Kau masih marah padaku?" Tanya Taeyeon.
Pria itu memperhatikan Taeyeon, bukan hanya marah melainkan perasaan ingin membunuh Taeyeon sudah muncul semenjak kematian kedua orang tuanya.
Ya, Taeyeon membunuh kedua orang tua Taehyung saatmenyelamatkan Jungkook. Jika saja Jungkook tidak lengah, orang tuanya tidak akan mati ditangan wanita sialan ini.
"Pergilah dari sini! Aku tahu apa tujuan mu kali ini." Seru Taehyung.
apa yang akan aku lakukan kali ini?" Tanya Taeyeon memandang remeh ke arah Taehyung.
"Kau benar-benar wanita tidak tahu diri!" serunya. Manik mata Taehyung kini berubah menjadi merah, kuku pria itu pun sudah memanjang.
"Ah, kau mau menantangku?" tanyaTaeyeon setelah melihat perubahan diri Taehyung. "Baiklah! Jika itu yang kau inginkan."
Taeyeon pun melakukan hal yang sama, hanya saja warna mata Taeyeon sepenuhnya berubah menjadi warna hitam, kuku cantiknya pun meruncing menandakan siap untuk mencabik Taehyung. Keduanya hampir saja memasang ancang-ancang jika sebuah suara tidak menginterupsi mereka.
"Apa-apaan kalian ini!" Bentakan suara itu mengagetkan keduanya. Termasuk Taeyeon yang hampir sepenuhnya berubah.
Luhan membentak kedua murid yang salah satunya ia tahu siapa. Taeyeon.
***
Jhope, Jin, Kai dan beberapa murid night class terpaku menatap guru baru pengganti Kris. Pria itu sekarang berjalan diikuti oleh Taehyung dan juga Taeyeon. Si kembar pun terkejut melihat Taeyeon disana. Termasuk
Chanyeol, Baekhyun dan juga Jungkook yang sudah takut melihat Taeyeon dan Taehyung berjalan bersama.
Mereka khawatir jika Taehyung bermasalah dengan Taeyeon.
"Aku akan membunuhnya jika ia menyakiti Taehyung." Seru Jungkook dengan pelan.
__ADS_1
Chanyeol dan Baekhyun yang tak sengaja mendengarnya hanya terkejut. Ini adalah kali pertama Jungkook bersikap perhatian pada Taehyung.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Kai yang ditatap bingung oleh yang lainnya.
"Sepertinya guru baru itu hanya memberi peringatan ringan." Sahut Suga dengan santai.
"Darimana kau tahu?" Toleh Jhope padanya.
"Hanya insting." Sahut Suga mengangkat bahunya.
"Lagipula kenapa gadis itu tidak dikeluarkan saja dari sini. Toh, dia bukan seorang murid disini."
Ucapan Chen hanya ditatap tajam oleh si kembar. "Belum tentu nona kami yang bersalah." Seru Hans dengan sedikit geraman.
"Kau bahkan belum mengetahui tabiat nonamu." Kata Kai menatap si kembar malas.
Hans yang hendak maju dicegah terlebih dahulu oleh William. Jika si kembar melakukan kesalahan saja, maka Taeyeon akan dikeluarkan. Kai menyadarinya, ia tersenyum remeh.
"Mau mengajakku bertarung?" Goda Kai yang membuat suasana semakin memanas.
Disana para murid night class semakin menatap minatke arah si kembar kecuali Chanyeol yang tidak ingin adanya keributan saat ini.
"Ayo!" Tantang Kai membuat Hans maju.
"Hentikan!" Bentak Chanyeol.
Bentakan Chanyeol membuat keadaan menjadi hening. Kai yang mendengar bentakan Chanyeol kembali duduk dan mengangkat bahunya tak peduli. Sekali lagi, Kai menatap Hans dengan tatapan remeh.
"Jika kalian berisik sedikit saja, akan kupatahkan kaki kalian!"
Kejadian ini digunakan oleh William untuk menarik Hans kembali ke ruangan mereka.
"Cih! Pengecut." Ejek Kai pada kedua bawahan Taeyeon.
Chanyeol menatapnya tajam. "Cukup Kai! Aku tahu maksudmu. Hanya saja, ini bukan waktu yang tepat.”
***
Di dalam ruangan Luhan -yang sebelumnya ruangan Kris- Taeyeon dan Taehyung terdiam menunggu pria itu berbicara. Pria itu hanya menatap mereka dengan tajam.
"Kalian tahu, apa yang kalian lakukan?"
Keduanya masih menutup mulut enggan menjawab hingga Luhan menghela napas. "Aku tidak menyangka vampire level A seperti kalian melakukan hal bodoh seperti tadi."
"Jika aku tidak menemukan kalian, aku yakin kalian akan menjadi bahan tontonan murid day class."
Ucapan Luhan hanya menjadi angin lalu bagi keduanya. Untuk itu Luhan hanya menegur mereka sebisanya. "Kali ini ku maafkan! Lain kali, aku sendiri yang membunuh kalian. Bukan begitu Taeyeon?" Seru Luhan dengan seringaianya.
Di satu sisi Taehyung terkejut melihat tatapan guru baru itu, ia mengamati Taeyeon yang menatap tajam ke arah Luhan. Sebenarnya siapa guru itu? Bagaimana ia bisa mengenal Taeyeon?
__ADS_1
"Kau bisa pergi sekarang!" Kata Luhan membuat Taeyeon dan Taehyung berbalik. "Taeyeon! Aku ingin berbicara sebentar kepadamu." Ujarnya yang membuat Taehyung melanjutkan jalannya sementara Taeyeon kembali berbalik menatap Luhan.