Secret In The Lot Empire

Secret In The Lot Empire
Luhan Plan


__ADS_3

Taeyon mendengar ulah Taehyung yang melukai Hyesun dari sepupunya, gadis itu sedikit demi sedikit telah menunjukan kekuatannya, menandakan bahwa ia harus berhati-hati.


"Apa yang kau pikirkan, sepupu?" tanya pria itu kepada Taeyeon.


Wanita yang telah selesai meneguk cairan merah menggeleng. Ia lebih memiih untuk bungkam daripada menjawabnya.


"Apa karena berita yang baru ku katakan?"


Taeyeon tidak menjawab dan malah mendengus sebal menatap sepupunya.


"Sebenarnya apa yang membuatmu semakin lama? Kau tahu sebentar lagi pernikahan mereka akan terjadi. Jika mereka menikah, kesempatanmu akan hilang untuk selamanya." Jelasnya.


Taeyeon mengangguk pasrah, ia sendiri menyadari bahwa dirinya terlalu lama mendapatkan target.


"Apa kau benar-benar ingin membantuku?" Tanya Taeyeon yang membuat mereka bertiga kebingungan. Oh, jangan lupakan si kembar yang tadinya tak mengerti maksud dari nonanya.


"Aku akan menemuinya secepatnya." Jelas Taeyeon.


Sepupu Taeyeon tersenyum.


"Twins!" Panggil Taeyeon pada si kembar. "Tolong kalian awasi gadis itu!."


***


Hyesun tersadar dari pingsannya, ia hanya mengingat bahwa ia berniat mencari Hyemi di taman, lalu tak sengaja bertemu dengan Taehyung dan merasa pergelangan tangannya terbakar.


Hanya itu.


Mengingat tangannya terbakar, dengan cepat ia bangun dan menatap kedua pergelangan tangannya yang terlihat baik-baik saja.


Mimpi macam apa itu


"Mungkin aku hanya bermimpi." Serunya.


Perkataan Hyesun membuat Chanyeol menoleh pada asal suara, ia lega jika matenya telah sadar. "Apa ada yang sakit?" Tanya Chanyeol panik,Hyesun memandanginya dengan heran.

__ADS_1


"Ada apa?" Tanya Hyesun.


"Kau tidak ingat?" Bukan menjawab, Chanyeol bertanya balik. Hyesun menaikan alisnya, ia benar-benar bingung.


"Kau pingsan setelah menyembuhkan dirimu sendiri." Jelas Chanyeol. Gadis itu semakin menaikan alisnya dengan maksud 'apa yang kau katakan'


"Kau memiliki sebagian dari kekuatanku, Hye. Tanganmu mengeluarkan kobaran api yang menyembuhkan pergelangan tanganmu." Jelas Chanyeol.


Hyesun memandang pasangannya dengan tatapan aneh. "Itu tidak masuk akal."


"Itu kenyataannya Hye, bagaimana pun kau telah meminum darahku yang membuat sebagian kekuatan ku mengalir pada tubuhmu." Jawabnya.


"Kukira itu hanya mimpi."


"Tapi aku bersyukur kau baik-baik saja." Seru Chanyeol serayamemeluk Hyesun.


"Apa ada sesuatu yang kau inginkan?" Tanya Chanyeol.


Hyesun tersipu malu dan taring kecilnya tiba-tibu muncul membuat Chanyeol menyeringai.


"Aku haus."


***


Ia juga bisa membunuh Taeyeon.


Bagaimana pun juga, Sehun memiliki dendam kepada Taeyeon atas kematian kedua orang tuanya dan saudara


kembarnya yang masih dinyatakan menghilang.


Pintu tiba-tiba terbuka membuat lamunan Sehun terpecah.


Angela dan Baekhyun muncul setelahnya. Gadis itu menatap Sehun dengan pandangan berharap walaupun Baekhyun sendiri tak yakin dengan keputusan Angela.


Sebenarnya Angela tidak ingin melakukannya, lima puluh banding lima puluh antara iya atau tidak. "Bagaimana kabar mu, Hun?" Tanya Angela yang membuat Sehun enggan menjawabnya.

__ADS_1


Tanpa bertanya pun seharusnya Angela tahu bagaima kondisi pria itu. "Aku kemari masih seperti tawaran yang ku ajukan. Kau bisa terbebas menjadi vampire level E dan dapat membunuh Taeyeon. Bagaimana?"


"Apa kemungkinan buruknya?" tanya Sehun.


"Kemungkinan kau tidak akan selamat." Kata Angela. "Jika kau menolak, aku-"


"Aku menerimanya." Jawaban tegas Sehun membuat keduanya bungkam.


"Kau yakin?" Tanya Baekhyun yang diangguki oleh Sehun.


"Kau tak menyesal?" Tanya pria itu lagi, setidaknya ia hanya memastikan jika Sehun tidak main-main dengan keputusan yang dibuatnya.


"Bukankah penyesalan itu selalu datang belakangan?" Tanya Sehun. Ia tersenyum untuk kali pertama kepada mereka.


"Selamat bergabung dengan kami, Sehun." Ujar Angela yang mendekat ke arah Sehun. Tak butuh waktu yang lama, Angela dengan senang hati duduk disamping Sehun dan menyibak rambutnya.


"Kau bisa melakukannya sekarang."


Tanpa babibu Sehun mengigit Angela seperti yang sudah direncanakan. Ya, ia meminum darah Angela.


***


Kelakuan mereka bertiga kali ini tidak dapat ditolerir, baik Luhan maupun Ahreum pusing dibuatnya. Kini ketiga muridnya berada diruangan Ahreum, setelah Luhan menemukan ketiga murid night class yang menyelinap masuk ke dalam perpustakaan rahasia milik para guru.


Jhope, Jimin dan Suga.


Biasanya Ahreum tak akan memusingkan keusilan mereka bertiga sampai saat Luhan menemukannya. Tentu saja menemukan mereka diperpustakaan milik para guru yang menyimpan banyak rahasia.


Perpustakaan itu adalah perpustakaan yang dibangun oleh Park Joongi -ayah dari Park Chanyeol-


"Sebenarnya apa yang kalian bertiga lakukan diperpustakaan rahasia milik para guru?" Akhirnya Ahreum membuka suara setelah semuanya cukup lama terdiam.


Melihat keseriusan Ahreum, Luhan pergi meninggalkan ruangan itu dengan memberi privasi pada mereka berempat.


"Bukankah kalian punya mulut untuk menjawab." Seru Ahreum dengan nada tegasnya.

__ADS_1


Luhan menggeleng mendengar suara Ahreum dari luar ruangan. "Wanita itu tak akan ada yang mau menjadikannya istri."


Pria itu berjalan menuju asrama night class, ia masih punya urusan lain. Menemui Baekhyun.


__ADS_2