Secret In The Lot Empire

Secret In The Lot Empire
Extra Part 2 - Watching Movie


__ADS_3

Rose telah berumur lima tahun, gadis cantik duplikat Park Chanyeol ini mulai mempelajari hal-hal yang menyenangkan seperti menonton film, belajar menghitung, dan menggambar.


Kedatangan Jungkook yang tiba-tiba membuat Rose menatap pamannya dengan senang. “Paman.” serunya sembari mengangkat tangan dengan maksud ingin digendong.


Melihat itu Jungkook tersenyum dan meraih Rose. “Rossy, dimana ayah dan ibumu?”


“Ibu memasak, sedangkan ayah sedang menonton tv.”


Mendengar hal itu membuat Jungkook tersenyum. “Bagaimana jika kita menonton film, paman membawa kaset dvd baru.” Jelasnya yang diangguki Rose walau sebenarnya gadis itu tak mengerti apa itu kaset dvd.


Mereka memasuki ruang tengah dan terlihat Chanyeol yang duduk dengan tenang.


“Hi, hyung.” Sapanya sembari menurunkan Rose. Gadis kecil itu memilih untuk duduk disalah satu sofa.


Chanyeol menaikan alisnya melihat kedatangan Jungkook. “Darimana kau?”


Jungkook tak menjawab dan hanya menunjukan sebuah kaset dvd dengan judul ‘Train To Busan’


“Kau membelinya?”


“Ku dengar para manusia menyukai film zombie ini.” Jawabnya. “Sebaiknya kita menonton bersama.” Ajakan Jungkook membuat Chanyeol menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


“Bagaimana jika Rossy takut?” Tanya Chanyeol. “Aku tak mau bertanggung jawab jika Hyesun marah-marah.” Jelasnya sembari menatap putrinya yang serius memerhatikan pamannya.


Gadis cilik itu bahkan menunggu film yang diputar oleh pamannya.


Bukannya memberi jawaban, Jungkook bersikap seolah ia tak peduli. Vampire itu tetap memasukan kaset DVD itu dan mulai menonton. Menghabiskan waktu beberapa belas menit membuat Rose duduk mengikis jaraknya. Ia kini duduk disebelah ayahnya karena takut. Bahkan sesekali gadis cilik itu bersembunyi dilengan ayahnya.


“Rossy, kenapa?”


Gadis kecil itu menggeleng dan menutupi wajahnya. Chanyeol tersenyum menahan gemas melihat putrinya yang takut menonton film horor. Sementara Jungkook memilih menikmati filmnya dalam diam.


“Rossy takut?” Tanya Chanyeol. Ia mengusap kepala putrinya pelan.


“Dengar, Rossy tak perlu takut. Zombie bukan makhluk sungguhan seperti kita.” Chanyeol menasehati. “Mereka hanya manusia yang menggunakan make up.”


Gadis kecil itu tersenyum dan menggangguk. Ia merasa mengenal sesuatu yang berbau make up. Oh benar, ibunya seringkali menggunakan make up.


“Seperti ibu?” tanyanya meyakinkan.


Chanyeol mengangguk. “Iya seperti ibu.”


Rose mendelik takjub. Ia merasa jika ibunya melakukan sesuatu yang hebat. “Jadi ibu seperti zombie?”

__ADS_1


Pertanyaan Rose membuat Jungkook menoleh. Vampire itu berusaha menahan tawanya akibat percakapan konyol dari ayah dan anak itu. Tak selang lama beberapa pisau berterbangan membuat Chanyeol bergidik menoleh ke


arah dapur. Beruntung pisau-pisau itu hanya lewat disebelahnya.


“Kau mengatakan apa tadi?” Seru Hyesun, wanita itu terlihat kesal.


Entah sejak kapan Hyesun tengah berdiri dibelakang kursinya. Chanyeol hanya bisa menatap sang istri dengan senyum tak berdosanya. “Eh sayang, itu tadi- anu-“


Ia menoleh menatap Rose yang sudah menghilang dari pangkuannya dan menatap Jungkook yang telah memangku Rose.


“Kau-“


Sebelum mengenai Rose, Jungkook mengambil alih pangkuan Rose dari Chanyeol. “Aku takut Rossy terkena pisau, hyung.” Katanya menahan tawa.


Hyesun berdeham.  “Jadi, bisa kau ulangi apa yang kau katakan tadi?”


Chanyeol menatap istrinya takut, nampaknya ia salah berbicara.


Jungkook beranjak dari bangkunya. “Rossy, ikut paman yuk. Paman punya permen darah.” Gadis kecil itu mengangguk dan ikut berteleport bersama Jungkook.


Keduanya menghilang mengabaikan keributan yang dibuat oleh Chanyeol dan Hyesun.

__ADS_1


__ADS_2