Secret In The Lot Empire

Secret In The Lot Empire
It's Coming


__ADS_3

Chanyeol tersenyum melihat gadisnya yang menyudahi acara minumnya. Sebenarnya ia begitu khawatir, namun ada sesuatu yang harus diurus terlebih dahulu. Bagaimana cara mengendalikan kekuatan Hyesun yang tiba-tiba muncul.


Ia yakin cepat atau lambat, Hyesun akan menjadi murid night class seperti dirinya. Melihat perubahan pada raut muka Chanyeol membuat gadis itu menatapnyakhawatir.


"Ada apa?" Tanyanya khawatir. "Apa aku mengigitmu terlalu keras?"


Pertanyaan Hyesun membuat pria itu tidak bisa menahan senyumnya. Entah apa yang dilakukan gadis itu, ia punya cara tersendiri untuk membuat Chanyeol tersenyum.


"Kau tidak pernah menyakitiku." Jawabnya yang menerbitkan senyuman Hyesun.


Gadis itu terdiam lama, sekali lagi ia meminum darah dari tubuh Chanyeol.


"Ada apa?" Hyesun menggelengkan kepalanya dan tersenyum. "Kau tidak dapat membohongiku, Hye." Tuturnya.


"Aku hanya takut." Chanyeol menaik alisnya. "Apakah ini menandakan aku bukan manusia lagi?"


Hyesun bukanlah manusia dan vampire murni, gadis itu hanyalah half human half vampire, lebih tepatnya vampire level B.


Melihat diamnya Chanyeol, Hyesun mengerti apa maksudnya. "Jadi benar ya, aku bukan manusia lagi."


"Maafkan aku, Hye." Ujar Chanyeol sembari memeluk matenya.


Hanya itu yang dapat dikatakan oleh Chanyeol.


***


Setelah keluarnya Taehyung dari ruangan Angela, pria itu tidak segera kembali menuju kamarnya melainkan pergi keluar asrama. Mendengar nasehat Jin sebelumnya membuatnya yakin, bahwa bagaimanapun ia tak dapat


mengambil hati Angela.


Entah apa yang merasuki pikirannya, tiba-tiba muncul siluet Minhee di otaknya. Ia mengingat awal pertemuannya dengan gadis itu saat menolongnya yang terluka.


Sungguh tak terduga jika gadis itu menyukai dirinya.


Bagaimanapun ia tahu jika Minhee menyukai dirinya. Ia hanya bersikap sewajarnya, ia juga tak ingin memberi harapan kepada Minhee untuk terus menyukai dirinya. Dan sekarang ia merasakan apa yang dirasakan oleh Minhee.


Mereka berbeda, Taehyung adalah vampire dan Minhee manusia. Perbedaan itu mengingatkannya pada Angela dan Suho.


Panjang umurnya, Taehyung tanpa sengaja menemukan gadis itu terdiam di bangku taman. Gadis itu terlihat sedang termenung memikirkan sesuatu.


‘Kira-kira apa yang dipikirkannya?’


Suara langkah kaki Taehyung tak membuat gadis itu terganggu, bahkan Minhee masih tetap terdiam hingga pria itu memilih berdeham.


Gadis itu terlonjak kaget saat mendapati Taehyung tengah duduk disampingnya. Ia menahan napas sejenak sebelum menghembuskannya lagi. "Su-sunbae." Serunya membuat Taehyung enggan menjawab.


Minhee yang baru menyadari sikapnya membuat rona di pipinya muncul. "Apa yang membuat sunbae kemari?"


Minhee mulai memberanikan diri untuk bertanya sementara Taehyung, pria itu hanya menatap gadis itu melalui sudut matanya.


"Aku telah membuat banyak kesalahan dalam hidupku." Ujarnya tiba-tiba yang ditatap heran oleh Minhee.


"Kematian orangtua ku, dan retaknya persaudaraan kami juga karena kesalahanku." Terangnya yang membuat gadis itu salah tingkah.

__ADS_1


Minhee tak mengerti mengapa Taehyung tiba-tiba menceritakan masalah pribadinya kepadanya, ia merasa tak seharusnya mendengarkan kalimat yang diucapkan oleh Taehyung.


"Su-sunbae apa kau baik-baik saja mengatakan hal ini kepadaku?" Tanyanya yang membuat Taehyung tersenyum tipis.


Pertama kalinya ia melihat senyuman tulus Taehyung, bukan seringaian yang biasanya muncul semenjak bersekolah di lot empire high school.


Taehyung bisa mendengar suara degup jantung Minhee dengan jelas, ia tersenyum menatap Minhee. "Aku tahu semuanya." Seru Taehyung yang membuat pipi Minhee merona.


"Ma-maafkan aku sunbae, seharusnya-"


"Kau tak perlu meminta maaf. Seharusnya aku yang meminta maaf mengenai perasaanmu kepada ku." PotongTaehyung.


Mendengar kalimat Taehyung, entah mengapa Minhee merasa seperti ditolak oleh pria itu. Bahkan ia sendiri tak bisa menyembunyikan matanya yang sedang berkaca-kaca.


Apakah ia benar-benar ditolak?


Melihat reaksi Minhee membuat Taehyung merasa bersalah, seharusnya bukan kalimat itu yang diucapkan oleh Taehyung.


Dengan buru-buru, Taehyung memeluk Minhee hingga gadis itu terkejut. Bahkan gadis itu tidak bisa berdamai dengan suara jantungnya saat Taehyung memeluknya.


"Maaf baru mengatakannya sekarang, terimakasih telah menolongku saat itu." Ujarnya tulus.


Taehyung segera melepaskan pelukannya dan menghapus airmata yang ia tak tahu sejak kapan Minhee menangis.


"Jika semuanya sudah selesai, tunggulah aku!" Seru Taehyung yang mendapat tatapan tak percaya.


Mungkinkah?


"Kuharap kau masih mau menungguku." Serunya yang tanpa sadar diangguki Minhee.


Taehyung menyuruhnya untuk menunggu, apakah itu artinya ia mendapat kesempatan?


Dibalik itu mereka tak menyadari, jika Jungkook tersenyum menatap Taehyung dan juga siswi day class. Ia bukan tersenyum menyeringai, melainkan ia tersenyum ketika Taehyung mengatakan penyesalan mengenai keluarga mereka.


Mungkin gadis itu dapat menyembuhkan luka hati Taehyung.


***


Kini Sehun tengah mengerang kesakitan dengan napas yang tersenggal-senggal. Pria itu tengah berada di asrama night class seperti yang mereka sepakati sebelumnya.


Angela, Baekhyun dan Lay hanya bisa menatap Sehun dengan cemas.


Mereka takut jika Sehun gagal pada tahap penyempurnaan dirinya. Sehun akan menjadi vampire level-B setelah meminum darah Angela.


"Kurasa Sehun masih dalam tahap penyempurnaan." Seru Lay membuka pembicaraan.


"Untuk sementara ini, rahasiakan Sehun dari Taeyeon termasuk murid night class lainnya." Seru Angela yang membuat Baekhyun mengangguk. "Setelah ini aku masih harus menemui Heechul dan Ahreum." Lanjutnya.


Malamnya seperti yang telah disepakati, Baekhyun dan Lay menyembunyikan keberadaan Sehun di asrama night class. Kedua vampire itu tengah menunggu Sehun untuk sadar.


"Apa kau yakin ini akan berhasil?" Seru Lay membuka percakapan. Pria Byun itu lebih memilih untuk diam daripada


menjawabnya, ia sendiri ragu dan takut jika Sehun tidak bisa bangkit dari darah Angela yang ia minum.

__ADS_1


"Aku takut setelah ini akan ada perang yang besar." Seru Lay membuat Baekhyun menoleh heran.


"Apa maksudmu?"


"Entahlah, aku punya firasat buruk setelah ini." Jawab Lay sembari menatap Sehun yang terbaring lemah diranjangnya.


***


Pria bermarga Lu itu masih berpenampilan dengan rapi walau pikirannya sudah kacau. Ya, ia hendak menghampiri asrama night class sebelum Angela mendatangi Ahreum dan Heechul untuk membicarakan perihal Sehun yang tengah berproses menjadi vampire level B.


Ia menatap Ahreum yang terlihat panik setelah Angela mengatakannya. Sejak itu pula Heechul segera membuat surat yang menyatakan Sehun adalah murid night class mulai malam ini kepada dewan petinggi.


"Kau begitu gegabah." Seru Ahreum melirik Angela dengan tatapan tak suka.


"Kami tidak punya cara lain lagi sebelum Sehun benar-benar berubah menjadi vampire level E." Terangnya yang


membuat Heechul bungkams.


Luhan pun sebenarnya setuju daripada Sehun harus berubah menjadi vampire yang menjijikan. Level E adalah vampire yang brutal dan harus segera dibasmi.


"Tapi kau tak seharusnya memindahkannya ke asrama night class." Ujar Ahreum. "Bagaimana jika Taeyeon berulah lagi, tidakah itu cukup menjadi bukti bahwa sahabat mu telah membunuh keluarga Ooh." Jelas Ahreum.


Angela tersenyum, ia tak bisa menyalahkan sindiran Ahreum. Memang benar, Taeyeon dulunya sahabat dekat mereka. Vampire level A itu enggan menjawab dan membuat Ahreum menatapnya dengan geram.


"Kau-"


"Ahreum, cukup!" Seru Heechul mulai membuka suara.


"Tapi-"


"Mulai sekarang Sehun akan tetap dalam pengawasan mu walau ia sepenuhnya tengah menjadi murid night class." Jelas Heechul yang mendapat tatapan kesal dari Ahreum.


***


Kembalinya Hyesun ke kamar membuat Hyemi menatapnya dengan heran, sebenarnya kedua gadis itu memiliki banyak pertanyaan. Namun, mereka enggan menanyakan hingga Hyemi memberanikan diri.


"Hye." Panggilnya pelan.


Hyesun menoleh. "Ya?"


"Ada yang ingin ku tanyakan." Jawaban Hyemi membuatnya tak tenang. Ia merasa jika Hyemi akan banyak bertanya mengenai dirinya.


"Mengenai apa?"


"Kau dan Chanyeol sunbae." Jawabnya dengan pelan.


"A-apa?"


"Mengenai kau dan Chanyeol sunbae." Katanya. "Sebenarnya, waktu itu aku mendengar Chanyeol sunbae mengajakmu menikah.”


Hyesun masih bungkam.


"Apa itu benar?"

__ADS_1


__ADS_2