
Di sela sela Zafira tertidur tenang, kata kata yang ia ucapkan terakhir adalah kata "Ibu. "
"Tuan apa sebaik nya kita bawa saja Ibu nya kesini ? setidak nya Zafira bisa sedikit tenang saat nanti tersadar. " Saran Rifki pada Tuan nya.
"Tapi jika Ibu nya di sini, apa dia tidak akan repot ? bukan kah kamu bilang Ibu Zafira tidak bisa berjalan. " Tanya balik Tuan Jendra.
"Iya Tuan, tapi kekuatan besar Zafira adalah Ibu nya. " Jawab Rifki.
"Benar juga, ya sudah kamu jemput Ibu nya dan kamu pastikan dia tidak kekurangan apapun saat di sini. " Ujar Tuan Jendra.
Rifki menatap wajah Tuan Jendra tak percaya.
"Sepeduli ini kah dia terhadap wanita ini ? hebat kamu Zafira bisa mengubah Laki-laki ini, karna kamu Laki-laki ini jadi memiliki hati nurani. " Gumam Rifki dalam hati nya, tak berani berkata langsung pada Tuan nya.
"Kenapa kamu menggelangkan kepala mu terus, kenapa kamu tersenyum sendiri ? " Tanya Tuan Jendra membuyarkan lamunan Rifki.
__ADS_1
"Tidak Tuan, baik lah saya akan menjemput Ibu Zafira secepat nya, saya pamit Tuan. " Ujar Rifki.
"Tapi sebelum saya menjemput Ibu nya Zafira, apa Tuan mau saya antar kan dulu pulang ? " Rifki tidak mau membuat Tuan nya menunggu di saat ia menjemput Ibu nya Zafira.
"Apa ? kamu tidak suka saya di sini ? " Bentak Tuan Jendra membuat Rifki terkejut.
"Tidak Tuan, saya pergi Tuan permisi. " Jawab Rifki ketakutan dan langsung bergegas pergi dari hadapan Tuan Jendra, dan bergegas pergi dari dalam ruangan itu.
Setelah Rifki keluar, Tuan Jendra mendekati Zafira yang sedang berbaring dan memejamkan mata nya.
"Saya janji akan menghukum bajingan itu seberat-beratnya, bukan hanya saat di dalam jeruji besi saja. Tapi saya akan menghukum dia dimana pun dia berada. Saya pasti kan tidak ada satu usaha yang akan menerima dia bekerja, sekali pun itu tukang sampah sekali pun. " Dengus Tuan Jendra sangat marah pada Seno.
Andai Zafira sadar, Zafira bisa melihat jika Laki-laki yang ia anggap sebagai Laki-laki yang tidak punya hati, kini sudah menjadi Laki-laki yang sangat baik hati.
Rifki kini sedang dalam perjalan menuju rumah Zafira, dalam perjalanan Ponsel Rifki berdering. Rifki tahu jika ponsel nya sudah berdering saat Rifki berada dekat dengan Tuan Jendra, tapi ia membiarkan nya karna tidak enak jika mengangkat sambungan telpon di saat sedang mendapati perintah dari atasan nya.
__ADS_1
Kini Rifki mengangkat sambungan telpon itu.
"Hallo ? " Sapa Rifki.
"Kemana saja ? aku menelpon dari tadi. " jawab kesal suara wanita di sebrang sana.
"Sayang, tadi aku sedang berbicara dengan kakak mu. Kamu tahu sendiri jika kakak mu sedang berbicara dia paling tidak suka jika tidak di perhatikan. " Jelas Rifki
"Baik lah, cepat pulang. " Pinta wanita yang menelpon Rifki.
Suara penelpon itu adalah Kinara priharja, rupa-rupa nya Rifki kini sedang menjalin hubungan dengan Adik seorang Tuan Rajendra Priharja dengan diam-diam.
Rifki tahu jika Tuan Jendra tahu, ia berani memacari adik kesayangan nya bisa bahaya, bisa bisa Tuan Jendra akan mengirim Rifki ke daerah kutub Utara agar tidak balik lagi.
Maka dari itu Rifki menjalin hubungan secara diam-diam dengan adik bos nya itu.
__ADS_1