
"Bagaimana Neron?" Erick ingin mengetahui pendapat Neron, karena tidak mungkin dia melepaskan anak yang berbakat seperti Neron untuk bergabung dengan 2 pasukan yang lain, jadi kapten Demon Slayer itu langsung mengajak anak itu bergabung, Erick percaya jika Neron bergabung dengan pasukannya, pasukan Demon Slayer akan semakin Kuat.
"Tunggu dulu Erick" Gerald yang berada dipinggir lapangan berjalan menuju temannya "Neron baru selesai bertarung dan dari kondisi yang aku dengar darimu, anak itu pasti masih kelelahan jadi jangan menawarkan sesuatu padannya terlebih dahulu, tunggu sampai dia bisa beristirahat"
"Memangnya kenapa? Kan aku yang menemukannya" tanya Erick tidak peduli.
"Aku berterima kasih karena kamu yang menemukannya, tapi sekarang anak itu berada dibawah pengawasanku, jadi jangan menawarkan sesuatu secara tiba-tiba kepadanya"
Ceithrein yang berada dipinggir lapangan berjalan kearah Neron, "Kemampuanmu semakin hebat Neron tapi mereka berdua berdebat karena memperebutkanmu" kata Ceithrein yang matanya merah karena habis menangis.
"Iya kamu benar Ceith, aku harus menghentikannya"
['Dasar Manusia, selalu saja bertengkar karena sesuatu'] kata Artaros dengan malas dari dalam tubuh Neron.
"Hentikan" Neron berusaha menengahi mereka berdua "aku masih belum mengetahui siapa Anda jadi Paman Erick, aku tidak bisa langsung menerimanya"
Mereka berdua berhenti berdebat dan menoleh kearah Neron.
"Perkenalan diriku tadi kurang lengkap ya" Erick Tertawa sambil menggaruk bagian belakang kepalanya "Neron perkenalkan sekali lagi, Aku Erick Neovord Kapten Demon Slayer yang sekarang dan salah satu dari Gold Imperial Knight" kata Erick dengan bangga.
Perkenalan dari Erick membuat Neron sedikit terkejut, dia tidak menyangka orang yang membawanya kesini adalah kapten dari pasukan Demon Slayer.
Neron mengangguk seolah mengerti dan kemudian dia berkata "Maaf paman Erick, aku tidak bisa menerima tawaran dari Anda"
"Hah... kenapa?" Erick terkejut ada yang menolak tawarannya, biasanya orang-orang akan menerima tawaran seperti itu, tapi anak didepannya menolaknya dengan mentah "Apa karena pekerjaan ini berbahaya atau kamu takut dengan Iblis? Tanya Erick memastikan.
['Dia memancingmu'] komentar Artaros
"Tidak, bukan seperti itu, aku hanya ingin bebas tidak terikat dengan apapun, aku hanya ingin hidup dengan menjadi diriku sendiri tanpa harus dikenal sebagai sesuatu" Perkataan dari Neron membuat Erick menghela nafas.
"Baiklah tapi aku tidak akan menyerah untuk mengajakmu bergabung"
"Bagaimana kalau aku membantu anda Paman jika ada misi, tapi aku tidak akan bergabung dengan Demon Slayer" Neron berusaha memberikan penawaran.
"baiklah tapi misi dariku tidak mudah loh"
"Aku akan selalu siap untuk mengerjakannya"
Setelah mereka berdua tenang, hari juga hampir malam jadi jika mereka ingin pergi membeli baju maka mereka harus pergi sekarang. Ceithrein kemudian menarik tangan Neron dan kemudian berlari menuju gerbang.
"Ayah Ayo, nanti keburu malam" anak perempuan itu sudah tersenyum tapi dia tetap saja memegang tangan Neron.
"Paman terimakasih banyak" kata Neron kepada Erick yang hanya dibalas lambaian tangan olehnya.
Gerald yang merasa ketinggalan juga berlari mengejar putrinya dan juga Neron.
Sekarang mereka tiba ditempat yang banyak orang, rumah dipinggir jalan memenuhi pandangan Neron, ini sangat berbeda dengan saat dia tinggal di desa, semua rumah yang ada disini terlihat bagus, besar dan juga kokoh.
"Bagaimana menurutmu?" tanya Ceithrein.
"Negara ini besar" itulah tanggapan Neron
"Bener kan? Aku juga berpikir begitu"
"Hey jangan jauh-jauh nanti kalian tersesat" kata Gerald yang sudah menyusul mereka berdua.
"Ayah saja yang lambat" kata Ceithrein dengan tersenyum.
Negara ini besar dan dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu Distrik Selatan, Barat, Utara dan Central. Setiap Distrik dikelompokkan berdasarkan tempat. Distrik Barat adalah tempat pedagang dan juga para Adventure, Sekolah sihir Siria berada di distrik Utara dan tempat mereka saat ini Distrik selatan, adalah distrik yang ditempati oleh demon slayer, sedangkan Distrik Central adalah tempat para bangsawan, imperial knight dan juga Istana yang ditempati oleh keluarga Kerajaan.
__ADS_1
Jadi mereka Sekarang harus pergi di Distrik barat untuk membeli beberapa barang untuk Neron.
"Ayah, kenapa kita tidak pergi menunggangi kuda saja biar cepat?" tanya Ceithrein
"kita jalan pelan-pelan saja biarkan Neron merasakan suasana disini" kata Gerald dengan lembut.
Neron merasakan suasana yang berbeda, jika dibandingkan dengan di desa yang damai disini banyak sekali orang sehingga ramai, dan saat mereka berpapasan dengan Gerald, ada yang menyapanya atau memberi hormat.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka melewati gerbang yang memisahkan antara Distrik Barat dan Selatan, Mereka bertiga melewati gerbang perbatasan itu dan Suasananya menjadi lebih ramai.
"Kita akan membeli dimana ayah disini banyak sekali orang yang berjualan?" tanya Ceithrein penasaran.
"Kita jalan saja dulu sambil melihat-lihat" kata Gerald yang memperhatikan keadaan sekitar.
Banyak suara dari para pedagang membuat suasana didistrik barat menjadi ramai.
"Kalian berdua Ayo ikuti aku" kata Gerald menuju kesebuah toko, dan kedua anak kecil itu mengikutinya dari belakang.
"Selamat datang di toko Gana silahkan pilih apa yang kalian mau" kata pemilik toko itu dengan ramah.
"Kami sedang mencari pakaian untuk anak ini" kata Gerald sambil menunjuk Neron "Neron pilihlah baju mana yang kamu sukai" Lanjut Pria itu.
Neron tidak ingin menyusahkan Gerald dengan pilihannya apalagi anak itu tidak terlalu mengerti tentang pakaian, karena menurutnya semua pakaian itu sama aja yang penting bisa dipakai jadi Neron hanya mengatakan "Bisakah paman saja yang memilihnya? Aku tidak terlalu pilih-pilih soal pakaian".
"Baiklah" Gerald mengangguk setuju.
"Kalau begitu ayo Neron kita pergi melihat pakaian yang ada disini" kata Ceithrein dengan semangat dan menarik tangan Neron untuk melihat pakaian yang ada di toko itu.
"toko ini bagus dan pakaiannya juga banyak" kata Ceithrein terpukau melihat isi toko itu.
Neron melihat banyak sekali pakaian disini, ada yang sangat bagus yang membuat Neron berpikir seperti pakaian para bangsawan ada juga yang biasa saja, dan dalam pikirannya Neron berharap semoga saja paman Gerald memilih pakaian yang sederhana', karena anak itu lebih menyukai pakaian yang seperti itu dan juga agar tidak banyak memakan dana.
"kemana?" Neron bertanya karena Ceithrein yang tiba-tiba menarik tangannya keluar toko.
"itu disana" kata Ceithrein yang menunjuk kearah penjual sesuatu diseberang toko baju.
Mereka berdua berlari keluar dan menghampiri penjual itu dan melihat apa yang dijual disana.
"Lihat apa menurutmu ada yang cocok untukku?" tanya anak Perempuan itu sambil melihat banyak aksesoris disana.
"Yo anak muda pilihlah yang kalian sukai" kata penjual itu dengan tersenyum.
"Yang ini" kata Neron sambil menunjuk kejepit rambut berbentuk semanggi berdaun 4.
"apa alasannya?"
"Sama dengan warna matamu dan juga rambutmu cocok dengan warnanya, jadi aku pikir ini yang paling cocok" kata Neron dengan wajah datar tapi dia mengatakannya dengan jujur.
"Bisakah kamu membantuku memakainya" kata Ceithrein dengan wajah yang imut.
"Baiklah" Neron merasa sikap anak perempuan itu semakin manja apalagi kepada dirinya.
['Maaf mengganggu kencan kalian, tapi apa kamu merasakannya bocah?'] Tanya Naga hitam dengan wajah serius meskipun Neron tidak bisa melihatnya.
['gergrgrgr Aura ini mengerikan'] Kata Loirus dengan tampilan yang menakutkan, karena merasakan kehadiran sesuatu yang membuat serigala itu teringat dengan sesuatu yang mengerikan.
"Aku juga merasakannya, sense" kata Neron menggunakan telepati, meskipun dia bisa merasakannya, tapi setelah menggunakan teknik sense, Aura dari seseorang itu sangat pekat seperti bau darah yang menyengat. "Aura apa ini?"
['Iblis'] kata Artaros dengan singkat.
__ADS_1
"Hey Neron kenapa kau diam saja?" tanya Ceithrein penasaran melihat tingkah Neron, anak itu kemudian memberikan jepit rambut yang dia pegang kepada Ceithrein dan berlari kearah asal Aura pekat itu. Melewati beberapa orang dan berbelok kesebuah gang yang gelap dan sempit, Neron bertemu dengan dua orang pria yang sekitar umur 20an, salah satunya badannya agak berisi dan yang lainnya kurus, mereka berdua memakai pakaian yang sederhana.
"dimana? Auranya menghilang" kata Neron sambil mencari kesegala arah.
"oioi anak kecil, dimana ibumu? Apa kau tersesat?" Tanya salah satu orang itu berusaha menakut-nakuti Neron dengan tampangnya.
"Hah" Neron menatapnya tajam dan membuat orang itu berpikir 'apa-apaan tatapannya itu, tidak seperti anak kecil'.
['Hawa keberadaanya menghilang tapi tadi dia ada disini'] kata Loirus.
"Ya, benar-benar menghilang" kata Neron menyetujui pernyataan Loirus lewat telepati.
"Hey bocah kau tidak dengar ya?, aku jadi marah karena sikapmu ini" Neron tidak memperhatikan mereka berdua karena berfokus pada asal Aura yang mengerikan tadi "kau ingin mati ya" salah satu orang itu menuju kearah Neron dengan kesal.
"Coba saja kalian menyentuh anak itu" kata seorang pria dari pintu masuk gang.
"hii... Komandan Imperial knight" kata mereka berdua bersamaan, kedua orang itu takut dan segera lari sambil mengatakan bahwa mereka tidak melakukan apa-apa.
"Aku khawatir karena Ceithrein bilang kamu tiba-tiba lari, tapi untung saja tidak ada apa-apa yang terjadi, ada apa?" kata Gerald memberitahu Neron dan kemudian menanyakan kenapa dia tiba-tiba berlari kearah sini.
"Tidak.....tidak ada apa-apa" kata Neron sambil tetap memperhatikan gang yang kosong itu.
Gerald penasaran tapi dia merasa Neron tidak akan memberitahunya "yasudah kalo begitu, ayo kita kembali, Ceithrein sudah menunggu".
...----------------...
Setelah mereka kembali untuk mengambil pakaian Neron dan juga menjemput Ceithrein, Mereka melanjutkan dengan mencari penginapan untuk mengistirahatkan tubuh mereka dan juga untuk mengisi perut yang kosong, sebelum mereka pergi ke Distrik Central besok.
"Kenapa tadi kamu tiba-tiba lari Neron?, kamu bilang tidak akan meninggalkanku lagi" Tanya Ceithrein dengan wajah yang cemberut.
"Yah ada sesuatu tadi jadi aku harus pergi" Neron berusaha menjelaskan.
"ini" Ceithrein memberikan jepit rambut yang dia beli kepada Neron "pakaikan!" perintah anak itu.
Neron hanya menghela nafas, dia tidak bisa menolaknya.
"Bagaimana menurutmu?" tanya Ceithrein.
"kamu Terlihat cantik itu Cocok denganmu" kata Neron memuji Ceithrein dengan jepit rambut barunya.
"Hehehe terimakasih" kata anak Perempuan itu dengan senang. "Tapi kamu harus menuruti permintaanku karena sudah meninggalkanku" lanjut Ceithrein sambil mengarahkan jari telunjuknya kearah Neron. "kamu harus menemaniku tidur".
"Baik-baik" anak laki-laki itu hanya pasrah tidak bisa menolaknya.
Ceithrein kegirangan dan berbaring dikasur didalam kamar, "kamu juga tidur disini Neron".
Neron mendekatinya kemudian duduk, setelah beberapa waktu anak perempuan itu langsung tertidur.
"Sepertinya dia lelah" kata seorang pria yang masuk keruangan, "jadi sekarang apa rencanamu Neron?" tanya komandan Imperial knight itu.
"Aku ingin masuk akademi sihir" kata Neron dengan wajah datar tapi mata yang penuh tekad.
"Baiklah, aku bisa membantumu untuk masuk kesana" Gerald menyetujuinya.
"Tidak paman, aku bisa masuk dengan menggunakan uang paman, tapi aku akan mengambil pekerjaan darimu seperti yang aku lakukan dengan Paman Erick" Neron menatap Gerald dan mulai berbicara lagi "tapi aku tidak akan terikat dengan Imperial knight, jadi apa paman mengizinkannya?"
"Boleh saja, padahal aku sangat ingin kamu bergabung dengan Imperial knight tapi karena kamu sudah menetapkan rencanamu aku akan mendukungnya..dan aku nantikan kerja kerasmu" meninggalkan kata-kata itu Gerald pergi dari kamar penginapan, meninggalkan Neron dan Ceithrein disana.
['Kau telah menolak 2 penawaran yang bagus, tapi aku yakin dengan jalan yang kau pilih bocah']
__ADS_1
"Mungkin perjalanannya akan berat, jadi bisa bantu aku, art dan Lou" kata-kata itu terdengar dimalam yang sunyi dan Neron tau kedua Monster didalam tubuhnya itu akan membantunya.