
Maudy masuk ke ruangan, dia menghampiri Diana yang masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya. "Masih sibuk aja kamu, Na. Gak laper?" ujar Maudy.
"Deadline hari ini Dy. Gak terlalu laper sih, lumayanlah tadi, makan cemilan singkong keju. Wiiiih, kamu mah, beli makan gak bilang-bilang." Sambil melihat kotak makanan di tangan Maudy.
"Oh, ini, tadi Rey yang nganterin, sepaket sama biaya training" ujar Maudy.
"Coba buka dong, penasaran, kelihatannya enak" ucap Diana.
Lalu Maudy membuka tutup kotak bekal makanannya. "Yakin kamu Dy, sanggup makan gituan?" ujar Diana. Menunjukkan wajah eneg, karena melihat makanan Maudy.
"Yakinlah" tegas Maudy.
"Gak berselera gue lihatnya" ujar Diana.
"Ah, kamu mah jahat, bukannya disemangatin temennya" ucap Maudy.
"Uluh, uluh, gendutku marah. Kamu gini aja, udah, jangan diet-diet, ntar gak punya lagi aku temen imut kayak kamu." Mencubit pipi Maudy dengan keras.
"Aawww, gak pakai perasaan banget sih. Aku makan duluan ya, Na" ujar Maudy.
"Iya, Dy." jawab Diana.
"Yaampun, air galon habis lagi, yaudah aku makan ke kantin aja deh, Na, sambil mau beli minum, ikut gak?" kata Maudy.
"Lanjut, lanjut deh, aku masih riweh ni, Dy" ucap Diana.
__ADS_1
Lalu Maudy pergi ke kantin sendirian, membawa bekal makanan yang di berikan oleh Rey. Tak sengaja, aditya melihat Maudy, dia pun mengikuti nya. Sesampai di kantin Maudy duduk di kursi, tepat di sudut jendela. Dia pun membuka bekal makanannya, dan mencoba menikmati bekal yang dibawakan oleh Rey. Ternyata Aditya dari tadi telah memperhatikan Maudy. Melihat ekspresi Maudy ketika melahap makanannya, tiba-tiba Aditya memiliki sebuah ide.
"Kursi ini kosong kan" ucap Aditya. Tanpa menunggu jawaban Maudy, Aditya langsung duduk di hadapannya.
Maudy melihat Aditya dengan heran, sambil mengerutkan keningnya.
"Pak, ini pesanannya" ucap pelayan kantin.
"Terimakasih bu, seblak di kantin ini memang paling mantap. Hmmm, aromanya tuh, emm sedap, kelihatannya sangat lezat, Bu," ujar Aditya. Menghirup aroma kaldu seblak dengan ekspresi yang lebay.
Ucapan Aditya mampu membuat Maudy gagal Fokus. Dia melongo ke arah mangkok seblak di depan Aditya, tanpa disadarinya dia menelan ludahnya, terpesona dengan seblak ceker itu.
Seketika Maudy pun sadar, dia menggeleng-gelengkan kepalanya. "Mmm, sadar Maudy, sadar. Huuuhh, pergilah kau setan penggoda," gumamnya dalam hati. Maudy mencoba menghiraukan Aditya, lalu dia segera menyondokkan makanan ke dalam mulut nya, sebelum makanan itu masuk ke mulutnya dia teralihkan dengan sikap Aditya.
Maudy melihat Aditya dengan sedikit kesal, lalu dia berniat menyuap makanannya kembali, tapi teralihkan lagi. "Waaahhh, cekernya enak banget, emmm" ujar Aditya.
Maudy merasa sangat kesal dengan sikap Aditya, lalu dia menutup kembali bekal makanannya dan pergi meninggalkan Aditya.
"Hey, hey, mau kemana, gak jadi makan?" tanya Aditya. Sambil menyendok makanan kemulutnya.
***
"Ngapa kamu, Dy? Ditekuk gitu mukanya, udah selesai makannya? tanya Diana.
"Ya belum lah, tersentuh aja belum, nih, kamu lihat, masih utuh kan". Menunjukkan kotak makanannya.
__ADS_1
"Kenapa? gak suka?" tanya Diana.
"Bukan, tapi tadi ada orang nyebelin, godain gue pake seblak" ucap Maudy
"Hahahahahhahha, ngakak aku dengernya. Oh, ya. Aku mau pesan makanan online nih, mau gak?" tanya Diana.
"Ah, kamu, Na. Sama aja kayak orang nyebelin di kantin tadi" ucap Maudy.
"Yakin gak mau? toko mie ramen kuh lagi ada cashback 50% nih. Jarang-jarang loh" ujar Diana.
"Ah, yang benar, lu, Na. Jadi goyah iman gue. Mana udah lama gak makan ramen, emm, kayaknya enak, Na. Orderin aku satu ya" ucap Maudy.
"Hahaha, mental diskonan, denger diskon aja langsung lemah iman. Yaudah, aku pesenin. Terus gimana dengan diet kamu?" tanya Diana.
"Hmmm, gampang, dietnya mulai besok aja" ujar Maudy.
-----------‐--------------------------‐----------------------------------------------
Hei pembaca, terimakasih sudah support aku untuk menulis selama ini. Novel ini adalah karya pertamaku, aku sadari masih banyak kekurangan didalamnya. Silahkan tinggalkan krisan (kritik dan saran) di kolom komentar ya.
By the way, author mau tanya nih. Kira-kira ada gak yang sama kayak Maudy, lemah iman kalau udah denger kata discount, cashback, harga spesial ?😂. Hadeuuhh.
Support me : like, favorite, vote, dan berikan komentar membangun. Terimakasih semuanya, terlove deh.
Selamat membaca,
__ADS_1