SI KUTU BUKU

SI KUTU BUKU
Tiga hari yang menyedihkan.


__ADS_3

Tiga hari kemudian ...


Gio melewati hari-harinya yang hampa, hampir hari ini dia tidak bisa menelpon ataupun melihat wajah dari Cleo.


Harapan sudah hancur.


Dia tak bisa mendapatkan Cleo.


Di dalam kelas dia juga tidak fokus, membuat ibu guru menghukumnya.


Gio yang berkaca mata dan rajin, tiba-tiba saja melamun dan tidak mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru.


Bahkan Ibu Gio harus dipanggil, oleh karena nilai dari laki-laki itu sudah turun drastis.


Hukuman Gio, diminta untuk membersihkan perpustakaan selama satu minggu, setelah itu ibunya harus datang dan memberikan perjanjian bahwa Gio harus kembali kepada prestasinya yang dulu.


Di perpustakaan ...


Gio mendapatkan ledekan dari teman-temannya, tetapi dia cuek.


Hingga seorang gadis bertanya kepada Gio.


"Kau Gio?" tanya sang gadis.

__ADS_1


"Iya, kenapa?" jawab Gio heran.


"Kenalin, aku Maya."


"Oke, aku Gio. Ada apa ya?"


"Aku membutuhkan bantuanmu karena ada beberapa tugas yang tidak bisa aku lakukan."


"Oh, kalau kau membutuhkan bantuanku nanti saja ya, aku masih ada beberapa pekerjaan. Semua ruangan belum aku bersihkan."


"Oke, ini nomor ponselku kau simpan ya! hubungi aku setelah selesai pekerjaannya."


Sang gadis memberikan kertas dengan nomor ponsel yang tertera di sana.


Saat si gadis pergi, tiba-tiba ada lima orang datang ke sana dan langsung membuang sampah di sana.


Lima orang yang merupakan murid laki-laki itu, tidak tidak tanggung-tanggung melakukan aksinya.


Sampah yang berasal dari sebuah tempat sampah yang sudah penuh, langsung dimasukkan ke dalam area perpustakaan sehingga membuat kondisinya menjadi bau.


Guru yang biasa mengawasi kebetulan tidak ada di sana jadi tidak ada yang mau menegur 5 laki-laki itu


Gio diam saja karena tidak mau ada perkelahian karena dia pasti akan mendapatkan hukuman yang lebih.

__ADS_1


Namun, laki-laki yang seperti bos itu mendekati cium Gio.


"Kau tidak boleh seperti ini Gio, gurumu telah memberikan kesempatan untukmu membersihkan perpustakaan, tetapi kau sama sekali tidak bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik."


"Aku tidak ada urusannya dengan kalian berlima, biarkan aku bersih-bersih."


Seorang laki-laki mendorong Gio dan terlihat mengatakan kata-kata kasar kepada Gio.


Gio diam, dia langsung mendapatkan beberapa pukulan di wajahnya.


"Heh! anak ingusan, jangan pernah kau mendekati Cleo jika tidak mau berurusan dengan bos kami!"


Gio baru menyadari bahwa ada mata-mata di sekolahnya, dia harus waspada jika bertemu dengan seorang Cleo, bukan hanya masa depannya yang mengkhawatirkan tetapi juga ibunya.


"Aku sama sekali tidak mendekati siapapun bahkan Cleo, sudah 3 hari ini aku tidak bertemu dengannya karena Cleo sedang merawat kekasihnya."


"Bagus! sepertinya kau adalah murid laki-laki yang sangat baik dan pandai sehingga tidak perlu mendapatkan banyak kata-kata, kok sudah paham jika harus keluar dari zona orang-orang yang kaya raya seperti kami."


"Iya, aku memahami apa yang kakak kelas katakan, kalian tidak perlu mengkhawatirkan ku terlalu berlebihan karena aku sama sekali tidak menyukai Cleo."


"Haha ... kau mengatakan sesuatu yang sangat ingin aku dengar, aku sudah merekamnya ya, jika kau sampai mengingkari apa yang kau katakan sendiri, bukan hanya kau yang mendapatkan hukuman dari kami tetapi ibumu juga!"


"Aku tidak masalah sih kah mendapatkan hukuman dari kalian tetapi jika ibuku mendapatkan hal yang sama, awas aja kalian aku akan membalasnya!"

__ADS_1


*****


__ADS_2