SI KUTU BUKU

SI KUTU BUKU
Rasya vs Gio


__ADS_3

Toilet laki-laki ...


Gio sudah selesai, dia keluar dari toilet.


Bug!


Seorang murid laki-laki langsung melumpuhkannya.


"Woy! apa ini?" ucap Gio.


"Kau hanya anak culun, kenapa sangat pandai membuat bos kami menjadi marah?"


"Aku tidak paham apa yang kau katakan!"


Gio ingin pergi, tetapi di cegah oleh orang-orang yang berada di belakang orang yang pertama kali menghempaskan Gio.


Hingga Gio babak belur,


"Heh! culun berkacamata! bangun kau!"


Gio mendapatkan tatapan dari seorang murid yang sangat tidak menyukainya.


Dia mengambil kacamata Gio dan menghancurkannya.


"Habis kau Gio! sapa suruh sok ganteng! kau hanya culun tidak berguna, tetapi membuat para gadis ingin lebih mengenalmu terlalu jauh."


Murid itu tak terlihat oleh Gio, matanya tak bisa melihat dengan jelas apa yang ada depan matanya.


Gio perlahan tak bisa menahan bobot tubuhnya, akhirnya Gio ambruk.


Semua murid yang melakukan hal buruk kepada Gio langsung pergi dan meninggalkan Gio di sana.

__ADS_1


.


.


.


Bel tanda istirahat berbunyi ...


Semua murid terlihat berhamburan keluar dari kelas masing-masing, termasuk Rasya dan Cleo yang sejak awal terlihat bersama tak terpisahkan.


"Aku risih Ras," ucap Cleo ketika Rasya merangkul pundaknya.


"Loh, kita kan sudah CLBK," jawab Rasya santai.


"Ini demi Gio, bukan kau!" ucap Cleo penuh kekesalan.


"Loh, demi apapun itu, yang penting kita pacaran lagi. Kau harus mengikuti apa yang aku inginkan. Kalau tidak, Gio akan semakin menderita, ibunya akan aku buat tak memiliki pekerjaan lagi!"


"Haha ... katakan apapun yang kau inginkan, aku tidak peduli!"


Rasya memaksa Cleo balikan, lalu makan bersama di kantin, saling suap makanan, dan kegiatan romantis lain.


Cleo melakukan ini semua demi Gio semata.


Agar Gio bisa bebas dari gangguan Rasya


Namun apa yang janjikan, hanya sekedar janji.


Rasya sempat menghempaskan saingannya.


Kantin ...

__ADS_1


"Kau makan bakso ini dulu, ini sangatlah enak!" pinta Rasya.


Dia bahkan mentraktir banyak orang yang ada di sana, Rasya mengatakan bahwa ini adalah hari jadian mereka.


"Ras, aku sebenarnya tidak setuju dengan apa yang kau katakan. Bagaimana kau mengatakan semua ini kepada teman-teman? aku mau denganmu karena Gio!"


"Sssttt... kau perlu mempertegas apa yang sebenarnya terjadi, aku menjadi seperti ini juga karenamu! aku sudah meninggalkan semua kekasihku, jika aku tidak mendapat kamu berarti Gio juga tidak boleh!"


Rasya menjadi terlalu kelebihan terhadap Cleo, entah itu cinta atau hanya obsesi semata.


Dia telah dimanfaatkan oleh ibunya sendiri.


"Aku? terlalu terobsesi? tidak sama sekali! aku sangat mencintaimu dan benar-benar mencintaimu tetapi kau tidak memahaminya sama sekali! jangan mengatakan apapun selain kata ya. Kau paham cantik?"


Rasya sudah kehilangan akal karena dia memaksakan kehendak kepada Cleo.


"Makan dulu."


"Aku tidak mau!"


"Gio akan menderita, kau masih keras kepala dan ingin dia segera tiada?"


"Kau memang tidak memiliki hati!


"Haha ... kau adalah orang paling menyebalkan yang pernah aku kenal!"


"Haha, ya ya, katakan apapun tetapi aku adalah orang yang berkuasa, sekali aku bertindak semua pasti akan untuk di hadapanku, makan dan habis kan!"


"Aku bisa makan sendiri!"


Cleo bersekolah di sana, seperti sebuah boneka, tidak ada kebebasan, sesungguhnya dia ingin segera pindah, tetapi Rasya pasti akan membuatnya kesulitan.

__ADS_1


*****


__ADS_2