SI KUTU BUKU

SI KUTU BUKU
Waktunya pulang.


__ADS_3

Setelah keluar dari ruang kepala sekolah, Rasya meminta bantuan Cleo untuk memapah Gio menuju mobilnya.


Rasya berjalan menuju ruang kelas, kebetulan ada Cleo di sana.


Rasya mendekat kepada Cleo.


"Kau bisa bantu aku?" pinta Rasya.


"Tidak ada hal seperti itu, aku merasa kau sangat sombong. Aku khawatir Gio akan kau buang ke laut."


"Ada suatu hal yang tidak kau ketahui, aku hanya ingin membantu."


"Ya, jika ingin membantu lakukan yang terbaik!"


Sang gadis menuruti apa yang dikatakan Rasya.


Keduanya berjalan menuju UKS, lalu segera meminta izin kepada ibu guru yang menjaga uks.


"Ibu, kami teman satu kelas Gio, kami ingin membawa Gio pulang."


"Oh ya, tadi dia sudah diperiksa oleh dokter, ada obat yang harus di konsumsi agar cepat sembuh. Kau bisa memberikannya kepada pihak keluarga."


"Baik bu."


Dia dan Rasya memapah tubuh Gio keluar dari ruang UKS.


.


.


.


Mobil Gio ...


"Sudah, kau duduk di depan saja."


"Tidak mau, aku akan menjaga Gio."


"Ya."

__ADS_1


Rasya menyadari hal ini, dia tidak mungkin memaksakan kehendaknya.


Dia sudah ingin berubah.


Rasya lalu tancap gas menuju rumah Gio atas arahan dari Cleo.


Di sepanjang perjalanan, tidak ada obrolan antara dua orang yang dulu saling menyayangi itu.


Sekarang tak ada yang bisa diharapkan, semuanya telah berakhir.


..


Sesampainya di rumah Gio ...


"Berhenti, ini rumahnya."


Cleo menghentikan mobil Rasya dan segara memapah tubuh itu dengan perlahan.


Sang ibu yang sedang ada di halaman rumah, merasa terkejut ketika mendapati anak kesayangannya berada dalam situasi yang cukup mengenaskan.


"Gio!"


Sang ibu lalu membuka gerbang kecil itu dan mempersilahkan tiga orang itu masuk.


Di ruang tamu, Rasya merebahkan tubuh Gio di sofa.


Sang ibu terlihat menangis, selama ini Gio sangat baik dan tidak melakukan banyak kesalahan.


Namun Tuhan memberikan satu hukuman yang sangat luar biasa, ini membuat sang ibu murka.


"Katakan padaku, apa yang terjadi!"


"Ibu, dia di keroyok orang."


"Suruhan istri ayahnya kah? oh iya mantan istri!"


"Ibu, aku anak itu, anak ayah. Maaf kan aku! ini semua karena aku!"


Nyonya Heni diam dan mengusir Rasya.

__ADS_1


"Aku akan bertanggung jawab."


"Aku tidak butuh uangmu!"


"Kau juga ibuku!"


"Aku bukan ibumu, pergi dari sini, aku tak suka kau ada di sini!"


Cleo mengkode agar Rasya keluar dulu.


Rasya paham.


Dia keluar dari rumah nyonya Heni.


Di luar rumah Gio ...


Rasya menelepon sang ayah untuk datang ke rumah Gio.


Dia akan merubah kondisi keluarganya menjadi lebih baik lagi, karena sang ibu semuanya justru hancur.


Dia tidak mau membuat kebahagiaan Gio dan ibu Heni menjadi rusak karena kesalahan ibunya.


"Ayah, ayah bisa datang kemari rumah nyonya Heni. Kakakku dalam masalah."


"Kau yang harus jaga dia, aku tak bisa, aku hanya akan menambah bebannya."


"Tapi ayah!"


"Aku sudah mengirim uang untuk Gio dan Heni ke rekening milikmu, kau berikan padanya."


"Tapi ayah, kau yang akan memberikan semua itu padanya."


"Jangan ada tapi lagi, ikuti apa yang ayah katakan!"


"Baik ayah, apa kau tidak mau bertemu dengan mereka."


"Belum saatnya, aku akan membantu Gio lewat kau."


"Baik."

__ADS_1


Rasya kini sudah berubah, dia tidak akan menjadi orang yang menyebalkan lagi, Rasya yang sekarang adalah Rasya yang memiliki perasaan dan akan menjaga Gio.


*****


__ADS_2