SI KUTU BUKU

SI KUTU BUKU
Pagi harinya.


__ADS_3

Cleo dan Rasya menghabiskan malam dengan jalan-jalan dan menikmati makanan yang mereka temui, mereka berdua melepaskan segala kebenaran yang ada dengan rasa yang sangat bebas.


Cleo punya cintanya yang sangat besar kepada seorang pemuda yang telah pergi, sedangkan Rasya, harus menjadi pemuda yang harus ikhlas.


Dia akan menerima semua ini karena kejahatannya di masa lalu yang cukup meresahkan.


Rasya memiliki banyak mantan kekasih yang akan membuatnya pusing tetapi kali ini dia sudah mendapatkan timbal balik yang buruk.


Dia diberikan hukuman oleh semua mantan kekasihnya, Rasya mendapatkan pandangan yang buruk dari para mantan.


Ini bukan sebuah bencana karena akan membawa dirinya ke sebuah perasaan yang bebas serta tidak tertekan.


Hokye Street Food ...


Dua orang itu jalan-jalan ke sebuah street food yang ada di kota, mereka menikmati satu persatu jajanan yang telah disediakan oleh penjual.


Dari rasa asin, pedas serta manis.


Di sana Rasya secara tidak sengaja bertemu dengan mata kekasihnya dan mendapatkan bagian yang cukup membuat Cleo tertawa.


"Oh, jadi kau putus denganku dan kembali kepada mantanmu?" ucap sang gadis yang merupakan mantan kekasih dari Rasya.


Raut wajahnya sangat marah bercampur rindu.


Sang mantan bernama Anita penuh emosi, dia terlihat marah dan ingin menghabisi Rasya.


Namun, Cleo dengan sigap membantu.


"Heh, aku tahu kau membenci Rasya! tapi kau harus tahu bahwa sebenarnya kau membenci orang yang salah," jelas Cleo membela Rasya.


"Ha? apa yang kau katakan? kau itu orang yang sangat di inginkan oleh Rasya, jadi pantas kau mendapatkan tempat yang istimewa di hatinya," cetus Anita merasa heran.

__ADS_1


"Aku suka Gio, bukan Rasya," jawab Cleo dengan tegas.


Dia ingin memberitahukan perasaannya kepada Anita bahwa dia suka Gio.


Mantan kekasih Rasya terkejut, dia mendapati seorang gadis yang sangat suka pemuda culun.


"Dia sangat culun dan begitu jelek, kenapa kau menyukainya?"


Anita sangat menghina, dia tidak menyangka wajah secantik Cleo mau dengan Gio si miskin.


"Alasannya sangat sederhana, karena kau tidak menyukainya," jawab Cleo langsung membalas dengan satu jawaban yang tepat sasaran.


"Haha."


Rasya tertawa, dia tidak menyangka seorang Cleo mengatakan itu kepada mantan kekasihnya yang sangat angkuh itu.


.


.


.


Mereka berdua merasa lega karena tidak ada gangguan dari pihak yang menyebalkan seperti itu.


"Kita makan gulali saja daripada memikirkan mantanmu."


"Ya, oke."


Dua orang memiliki masalah masing-masing kemudian berjalan menuju bapak-bapak yang berjualan gulali, sang gadis berbentuk ayam sedangkan sampah mudah memilih gulali berbentuk bunga.


"Aku suka makan gulali sejak kecil hingga gigiku habis!"

__ADS_1


"Sama, aku juga melakukan hal yang sama, sudah memberikan aku banyak sikat gigi dan pastanya, tapi sama sekali tidak aku gunakan karena aku sering ketiduran ketika makan coklat ataupun gulali."


"Sama, aku merasakan hal yang sama! kita akan ingat kepada orang tua yang menyayangi kita tetapi melupakan kejadian tentang amarah mereka, hari ini aku merasakannya juga. Ibu dan ayahku, tidak suka aku manja dan meminta aku mandiri. Aku akan mendadak menjadi miskin, beli skin care saja tidak mampu!"


"Haha, apakah kau orang yang sangat kaya sehingga pakai skin care?"


"Aku lebih dari kaya raya dan meninggalkan semua harta, demi apa sih aku melakukan semua ini? aku hanya ingin sebuah kebebasan dalam memilih dan menjalani kehidupan sesuai dengan kata hati!"


Keduanya yang cukup hangat sehingga situasi menjadi lebih nyaman satu sama lain.


Rasya dengan rasa yang terpendam sedangkan si gadis punya rasa yang menggebu terhadap Gio, yang sangat dia sukai dengan kesederhanaan yang nyata.


Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 ...


Mereka berdua masih di tempat itu untuk mendapatkan ketenangan.


"Aku tidak mau pulang, tidur di sini boleh kali ya?" tanya sang gadis setelah melewati hari yang bosan di sana.


"Mau jadi gelandangan?" sahut sang pemuda dengan tangan masih memegang satu gulali yang belum habis.


Dia masih menikmati semua itu tetapi di suruh pulang.


"Haha, ide yang bagus."


Sang gadis yang frustasi, mengiyakan saja apa yang dikatakan oleh pemuda itu.


"Serius?"


Sang pemuda terlihat serius, dia mengira Cleo mau berada di sana dalam waktu yang lama.


"Tidak, aku hanya ingin menjadi diriku sendiri. Kau paham kan?"

__ADS_1


Sang gadis ingin di sana untuk menghibur diri, baru saja di tinggal Gio, sangatlah menyedihkan.


*****


__ADS_2