
Gerbang rumah Ryo ...
Ryo memberikan satu koper bajunya, memberikan uang senilai 10 juta untuk untuk hidup Rasya.
"Ini terlalu banyak dan aku tidak mau menerimanya," ucap Rasya.
Dia memahami apa yang dirasakan oleh temannya, jadi akan selalu membantu kapanpun.
"Ryo, aku tidak bisa mengatakan apapun kepadamu selain terima kasih, kau selalu membantu ketika aku membutuhkanmu, kau adalah orang yang paling baik, maaf ya, aku selalu merepotkan.
Rasya benar-benar tidak ingin merepotkan, tetapi Ryo memaksa dan dia ingin memberikan lebih, dia juga memberikan satu pun saya miliknya untuk bisa menghubungi Rasya.
"Aku tahu kau sedang berjuang demi kebahagiaan keluargamu, Cleo sudah menceritakan segalanya, dia takkan harus menelan kekecewaan karena Gio tidak mau menjadi kekasihnya, dia bilang karena ingin kau bahagia!"
Gio memang baik, dia akan memberikan kebahagiaannya kepada orang yang sangat dia cintai. Dia tidak tega jika ada orang seharusnya mendapat hak, harus pergi.
"Gio, dia baik kepadaku tetapi aku sangat jahat. Aku berharap dia bisa bahagia dengan Cleo."
__ADS_1
"Kau harus menyatukan mereka berdua."
"Iya, aku akan menyatukan mereka berdua."
.
.
.
Kosan cewek ...
"Hiks, Anggi, aku harus bagaimana sekarang ketika orang yang aku cinta ternyata sama sekali tidak memahami perasaanku! justru dia mengira aku adalah seorang yang bisa diatur dan mendapatkan kebahagiaan tanpa Gio. Huaaa... aku makin sedih ketika dia merelakan aku bersama Rasya, aku tidak mau bersama Rasya! aku hanya ingin bersama Gio dan selamanya seperti itu!"
Sang gadis tak mau menjadi orang lain, dia hanya ingin mencintai Gio semata.
Namun pada kenyataannya dia tidak bisa melakukan itu.
__ADS_1
Anggi memberikan dukungan yang sangat luar biasa kepada dirinya.
Cleo sangat beruntung akan hal ini dan menjadi orang yang begitu bersemangat meskipun masih rapuh ketika teringat akan kisah cintanya yang sangat menyedihkan.
"Kau fokus pada sekolahmu saja daripada memikirkan hal-hal yang seperti itu, contoh kalian bertiga itu satu kelas jadi tidak boleh saling bermusuhan."
"Iya, mungkin saatnya aku harus fokus kepada sekolahku karena ayah dan ibuku pasti akan mengajak jika aku lebih fokus ke arah yang lain, aku pergi dari rumah karena ditantang oleh Ibu dan ayahku! mereka mengatakan ketika aku pergi dari rumah tidak bisa melakukan apapun, padahal aku bisa!"
"Nah, ibu dan ayahmu itu adalah orang yang kaya raya tetapi mereka memberikan pendidikan yang mandiri kepadamu, sama ini kok juga ikut bekerja denganku. Meski hanya berjualan secara online tetapi kau mendapatkan uang yang cukup untuk membayar sekolah, aku juga tidak akan melakukan hal yang buruk ataupun mencurangi kau, kau akan mendapatkan jatahnya sesuai, bahkan aku memberikan lebih padamu.
"Iya, kau adalah orang terbaik yang pernah aku kenal, aku sangat bahagia mengenalmu yang sederhana ini tetapi pejuang sejati!"
"Iya, jangan terlalu memujiku nanti aku besar kepala!"
"Haha, ya aku paham."
Dua sahabat itu dengan sangat bahagia karena bisa kerjasama dalam mencari uang juga bekerja sama dalam menjaga perasaan masing-masing, menjadi tempat curhat yang pas untuk kegundahan yang ada.
__ADS_1
*****