SI KUTU BUKU

SI KUTU BUKU
Restoran : Sweet Moment


__ADS_3

Kedua itu terlihat masuk ke dalam restoran.


Cleo satu meja yang dekat dengan jendela yang cukup besar.


Dia sengaja memilih duduk di sana karena bisa melihat pemandangan dari dalam.


"Cukup strategis," ucap Cleo dengan senyum yang merekah.


Rasya tak mampu mengalihkan pandangannya, dia terlalu fokus akan kecantikan yang ada di depannya.


"Heh? kau sudah melihat apa?" tanya Cleo yang tersenyum.


Senyumnya makin manis saja.


"Haha, aku tidak melihat apapun, hanya lapar saja!"


Sang pemuda sangat pandai menutupi apa yang sebenarnya terjadi, sungguh luar biasa Rasya ini memang.


Setelah sekian lama, banyak hal yang tidak dia sadari, seperti senyum dari Cleo.


Dulu dia sangat senang dengan candaan yang dilontarkan oleh Cleo, atau humor receh buatannya.


Setelah ada insiden itu, Rasya hampir lupa ada hal semacam itu di dunia ini.


Cleo sudah sangat lapar dan meminta seorang pelayan menghampiri.


"Beri aku makanan paling enak di tempat ini!" pinta sang gadis dengan percaya diri.


"Oke nona, siap!" jawab sang pelayan dengan rasa bahagia.

__ADS_1


Lalu sang pelayan berjalan pergi menuju dapur untuk mengambil pesannya, sebelum pesanannya datang, dia dan Rasya terlihat saling curi pandang.


"Ada apa?" tanya sang gadis.


"Hm, tidak ada apa-apa, memangnya kenapa?" jawab pemuda tampan itu.


"Aku rasa kau mulai suka padaku."


Kata-kata itu terlontar begitu saja dari mulut seorang Cleo.


Dia merasa aneh saja, tujuannya hanya membuat sang pemuda menjadi malu, hanya saja apa yang dia katakan jutsru membuat situasi canggung semakin nyata.


"Ehm, tidak."


Rasya hanya menjawab dengan itu saja, dia merasa bahwa hidupnya menjadi lebih berwarna karena adanya Cleo.


"Oh oke."


Beberapa menit berlalu, keduanya habiskan dengan bermain ponsel, padahal hanya scroll sosmed tidak jelas.


Hingga hidangan mulai datang.


"Silahkan ini nona," ucap pelayanan itu.


Dia memberikan banyak makanan di sana.


Membuat dua orang yang ada menjadi lebih bersemangat dalam makan hari ini.


"Terima kasih tuan."

__ADS_1


"Sama-sama nona, jika ada yang bisa dibantu, nona panggil saja saya!"


"Oke. siap!"


Sang pelayan kemudian pergi dan dua orang yang semula jauh, menjadi akrab karena keadaan.


"Ini enak sekali, daging ayam yang super lembut, juga daging sapi yang empuk. Aku suka," ucap Rasya.


"Iya Ras, ini sama persis dengan apa yang kau buatkan untukku, kau dulu cara membuat sebuah masakannya sangat aku suka yaitu daging sapi bumbu pedas," sahut Cleo dengan penuh semangat.


"Haha ... masih ingat saja, aku kan jadi malu!" cetus sang pemuda.


"Hehe, aku hanya mengatakan sesuai dengan apa yang aku ingat, kau itu selalu memalukan! baru juga dikatakan sudah makan banyak."


"Ya aku memang memalukan karena suka makan banyak."


Dua orang yang dulunya merupakan sahabat, lalu menjalin hubungan, setelah itu menjadi orang yang benar-benar tak saling mengenal.


Lalu, balik lagi menjadi sahabat.


Hidup memang penuh misteri dan membuat keduanya akan kembali.


Rasya dan Cleo menikmati setiap hidangan yang ada, keduanya sama dalam satu tawa yang indah.


Saat jadi pasangan justru, mereka jarang makan di restoran, Cleo lebih suka main ke rumah Rasya karena udah itu akan memasak makanan yang sangat lezat yaitu daging sapi bumbu pedas.


Sebuah hidangan mahakarya yang paling enak buatan mantan kekasihnya.


*****

__ADS_1


__ADS_2