
semenjak malam itu, hampir setiap malam wishnu menelfonku, menanyakan kegiatan ku, menanyakan keadaan hatiku dan kita pun semakin dekat. Sampai pada akhirnya dia meminta izin untuk mengantarkan aku ke sekolah dan sekaligus pertemuan ke dua kita. wishnu menunggu ku di depan gang rumah ku dengan tatapan mata itu . . tatapan mata yang membuat jantungku berdebar. . . " pagi. . . sapanya saat aku menghampirinya. "hei pagi . . " ucapku canggung karena itu kali pertama ku menatap matanya dengan begitu dekat dan dia pun mengantarku ke sekolah. " nanti pulang jam berapa? ucapnya di tengah perjalanan, "belum tau nih hari ini ada praktek masak di sekolah ngga tau sampe jam berapa! ucapku. " ya udah nanti kalau udah selesai chat aku ya, aku jemput! ucapnya. "emmm . . . oke . . " ucapku sedikit ragu. Sesampainya di sekolah, aku pun turun dari motornya dan berjalan memasuki gerbang sekolah, saat akan memasuki gerbang aku kembali menoleh ke arahnya dan ternyata dia masih menatapku dan kemudian tersenyum melihatku . . . deg deg deg . . jantungku berdebar melihay senyumannya.
__ADS_1
"ehemmmmm . . . dianter siapa tuuuuu . . . ??? ucap Uma yang tiba tiba berjalan di sampingku. " eh . . . itu. . emm. . itu. . . kringgggggggggggg bel sekolah pun berbunyi . . .
__ADS_1
hari itu pun terasa sangat cepat . . . . setelah praktek masak usai semua bersiap untuk pulang dan ada pulan beberapa murid yang masih memilih stay di sekolah. " Eh rev yuk jalan main ke rumah Tya, ucap Erma salah satu teman ku. "aduhh . . gue ngga bisa hari ini lagian udah jam segini banget ntar pulangnya ke sorean, lain kali deh kalau balik pagian . . ucapku sambil memainkan hp. " tumben ngga ada semangatnya diajakin ke rumah Tya, ucap Nisa, "udah putus sama Fitra, jadinya udah ngga mau main ke rumah gue lagi, ucap tya menyambar, " ehh lemes banget sih tu mulut ya . . ., kemaren juga gue maen ke tempat loe . . ucapku sambil membalas pesan. "chat ama siapa sih lu, kok senyum senyum gitu! tanya indah . . " emmm . . itu. . emm. . . belum sempat aku menjawab . . handphoneku bergetar dan muncul nama wishnu di layar . . . "assalamualaikum, aku udah di depan nih . . ucap wishnu, " oh . . okay tunggu bentar ya . . . panggilan terputus . . "eh guys, gue balik duluan ya. . ucapku sambil membenahi tas dan menyemprotkan sedikit parfum .. . " di jemput siapa lu? ucap Uma yang berjalan membuntutiku bersama dengan indah dan Tya. "ooohhhhhhhhh. . . . ucap mereka ber 3 bersamaan saat melihat wishnu yang berada di depan gerbang sekolah. " apaan siii . . ., udah ah gue balik bye . . . aku pun berjalan menghampiri wishnu. "sorry agak lama. . . ucapku yang kemudian naik ke motornya. " iyah gpp kok . . . em mau langsung balik atau mau kemana dulu nih . . . tanya wishnu yang mulai mengendarai motornya. "terserah sama kamu aja . . . dan akhirnya kita pun mengelilingi kota M sambil bercanda dan tertawa di atas motor . . .
__ADS_1
" Rev, ada temen kamu di luar" ucap eyang. . . "siapa eyang? ucapku bingung karena memang tidak pernah ada teman ku yang berkunjung ke rumah di malam hari. " eyang juga baru liat, cowok matanya sipit . . " ucap eyang . . deg. .. jantungku tersentuh . . . aku pun merapikan rambut ku, memakai dedikit lotion dan lip balm memakai cardigan dan dengan cepat keluar dari kamar. . .
__ADS_1
"wishnu, . ucapku yang melihat wishnu duduk di depan rumah eyang. " eh . . hai . . . wishnu pun menatapku dengan tersenyum, aku pun duduk di samping wishnu, "kok ngga ngomong kalau mau main ke rumah, lagian tau dari mana rumah aku? tanya ku heran . . " aku sering liat kamu dari lantai atas sekolahku, sambil menunjuk ke arah sekolahnya yang memang berdekatan dengan gang rumah eyangku. " ehh . . . pipiku pun merona, "emmm Rev, aku mau ngomong sesuatu" ucap wishnu yang kemudian menggenggam tanganku, saat itu rasanya suhu tubuh ku berubah menjadi panas dingin . . . "emm . . beberapa hari ini aku selalu kepikiran sama kamu, aku sering kangen sama kamu dan aku juga ngga mau jauh jauh dari kamu, aku tau mungkin ini terlalu cepat . . . dan aku juga tau mungkin kamu belum bisa move on dari mantan pacar kamu, tapi dari lubuk hati aku yang paling dalem . . aku . . aku sayang sama kamu Rev, . . ucapnya sambil menatapku dan mengenggam erat tanganku. . . . . "kok diem Rev, kamu mau ngga jadi pacar aku? " ucapnya . . . saat itu juga jantungku kembali berdebar . . "apa yang harus aku jawab, di satu sisi aku masih belum bisa move on dari Fitra, di sisi lain aku juga belum tau, perasaan apa yang aku rasakan saat ini. . . " Rev kok ngga dijawab? kamu mau ngga, tanya wishnu kembali dengan lembut. . . "enggak" ucapku . . . "hah? wishnu pun melepaskan genggaman tangannya dan menunduk.
__ADS_1