
Setelah lebih dari 1 Tahun lamanya aku tak bertemu dengan kedua orang tuanya, hari ini aku menyiapkan diri untuk bertemu lagi dengan mereka. 5 jam perjalanan cukup membuat aku kelelahan di dalam bus, namun semua itu hilang setelah aku melihat seorang laki laki yang sangat ku sayangi dulu, ya wishnu telah menungguku di terminal bus. “capek ya! Ucap Wishnu yang menghampiriku. “capek lah jauh banget gila’! ucapku yang kemudian duduk di ruang tunggu. “duh kasian! Ucap wishnu sambul mengusap pipiku, blushhhhh pipiku pun memerah. “udah malem banget nih, cari penginapan dulu ya! Ucapku. “ngapain cari penginapan, tidur di rumah aja lah! Ucap Wishnu. “ngga enak lah gue, apalagi udah jam segini, ntar fikiran orang gimana. Ucapku, “udah hayukkk. . . wishnu pun menggenggam tanganku dan membawa ku untuk memasuki mobilnya. “kita makan dulu ya! Ucap Wishnu. “jam segini emang masih ada yang jualan? Tanyaku. “masih lah, seafood di deket rumah! Ucap Wishnu. . . drtttt drtttt drttt . . . Taufiq Calling, “iya beib! Ucapku. “udah sampai? Tanya taufiq, “udah kok beib baru aja sampai! Ucapku, “oh ya udah kalau gitu, istirahat ya besok kalau balik langsung telfon aku aja, nanti aku anterin ke kota G! ucap Taufiq. “iya, ya udah bye. . . aku pun menutup telponku. “ siapa, pacar kamu! Tanya wishnu yang juga sibuk dengan layar hpnya. “hmmm. . . jawabku,
Sesampainya di warung makan,
“kamu mau makan apa Rev? Tanya wishnu. “udang asam manis aja! Ucapku. Sambil menunggu pesanan datang, aku dan wishnu sama sekali tak berbicara dan hanya mengusap layar hp kami masing masing, canggung itulah yang kami rasakan saat ini, drttt drtttttt drttt “kak Eka calling”, “halo, sapaku. “lagi dimana? Tanya kak Eka, “lagi di kota N kak! Ucapku, “ngapain? Tanya kak Eka datar, “mmm. . . papa temen aku sakit jadi aku mau jenguk! Ucapku. “kalau gitu minggu depan kamu ikut aku ke kota J, ucap kak Eka. “hah, nagapain kak? Tanyaku bingung, “ketemu sama nyokap bokap gue lah! Jawab kak Eka. “hah, kok ngajakin aku! Ucapku. “udah ngga usah banyak tanya, besok kalau mau balik kabarin aku, aku jemput di kota S! ucap kak Eka yang kemudian menutup telponnya.
__ADS_1
“siapa lagi? Tanya Wishnu, “itu temen! Ucapku, “ohh, makan dulu! Ucap Wishnu, kami pun menyantap pesanan kami dan setelah selesai kami pun bergegas menuju rumah Wishnu. “jalan ini, akhirnya aku bisa kembali menginjakan kaki ku di tempat ini lagi bersama dia, dia seseorang yang sukses membuatku tak bisa berpaling dari siapapun, bahkan sampai detik ini, rasa ini masih ada untuknya, mata itu, tatapan itu, perlakuan manisnya, tutur katanya yang membuat hatiku tenang, Tuhan apa yang Engkau rencanakan sebenarnya, Engkau pertemukan lagi aku dengan dia! Ucapku dalam hati. “yuk masuk, mama sama papa udah tidur, kamu langsung masuk kamar aku aja, inget kan sama kamar aku, ngga pindah kok! Ucap Wishnu. Aku pun melangkahkan kakiku memasuki rumah wishnu dan berjalan menuju kamar wishnu, namun ada yang berbeda disana, ada nama perempuan lain di tembok kamarnya tertulis dengan jelas, “Love Jenny”, padahal dulunya ada nama ku tertulis jelas di tembok yang sama, aku pun hanya bisa tersenyum kecut dan terdiam melihat nama itu. Melihatku terdiam di depan pintu kamar wishnu membuat wishnu mendekatiku dan melingkarkan tangannya di perutku, yah dia memelukku dari belakang, jantungku pun terpacu, “kok ngga masuk Ay? Ucapnya. “nama pacar kamu ya, ucapku yang kemudian melepaskan diri dari pelukan wishnu. “hmmm. . .! ucap wishnu singkat. Malam itu kulalui dengan kembali membuka memory masa laluku bersama Wishnu di kamar ini, dulu setiap aku berkunjung di rumah wishnu, aku dan wishnu selalu menghabiskan waktu di kamar ini, bermain games, bermain gitar dan bertukar fikiran.
“kenapa lu jam segini belum tidur? Ucap kak Eno yang melihat kak Eka masih duduk di depan ruang TV. “ngga bisa tidur gue! Ucap kak Eka. “kenapa? Berantem sama Rivia? Tanya kak Eno yang kemudian duduk di samping kak Eka. “enggak, gue mah ngga pernah berantem sama dia, dia mah anaknya nurut! Ucap Kak eka. “terus mikirn apa? Tanya kak Eno. “revi! Ucap kak Eka singkat. “oh iya tadi gue sempet papasan sama Revi, katanya dia mau ke kota N, ada saudara dia disana? Tanya kak Eno. “bukan saudara, itu rumah mantannya! Ucap kak Eka. “mantannya? Ucap kak Eno. “iya, tau lah bro bingung gue juga, kepikiran terus sekarang jadinya! Ucap kak Eka yang kemudian menenggak air mineral di depannya. “kenapa sih lu, lu masih cinta sama Revi? Tanya kak Eno, “itu mah lu ngga usah tanya juga udah tau jawabannya kan! Ucap kak Eka. “ya mana gue tahu, orang lu juga udah tunangan sama Rivia! Ucap kak Eno. Kak Eka pun tersenyum simpul, nyatanya sampai sekarang gue belum bisa lupain Revi, gue masih sayang sama tu anak! Ucap kak Eka yang kemudian berdiri dan meninggalkan kak Eno. “kalau masih sayang kenapa lu tinggalin, **** lu jadi orang, ketinggian gengsi! Ucap kak Eno.
“apa kabar nak Revi? Tanya papa Wishnu kepadaku setelah aku menyalami kedua orang tua Wishnu. “kabar baik om, alhamdulilah! Ucapku yang kemudian duduk di ruang tamu bersama papa Wishnu. “kok udah lama ngga main kesini? Tanya papa wishnu, “mmm. . .iya sibuk kerja om! Ucapku. “kata wishnu sekarang revi kerja di kota G ya? Tanya papa Wishnu, “iya om! Jawabku, “ini sarapan dulu Rev, maaf ya mama nanti ada acara jadi ngga sempet masak buat sarapan! Ucap mama Wishnu yang menghampiri dengan membawa 1 bungkus makanan. “oh iya tante, maaf ngrepotin! Ucapku, “enggak, ya udah di makan dulu! Ucap mama wishnu yang kemudian meninggalkan kami kembali. “ya udah di makan, papa ke dalam dulu ya! Papa wishnu pun meninggalkan ku di ruang tamu. Tak lama wishnu pun datang dan “yuk makan di kamar aja! Ucap Wishnu. Aku pun berdiri dan berjalan menuju kamar wishnu.
__ADS_1
“besok masuk apa? Tanya wishnu kepadaku. “besok masuk pagi, makanya ntar sore gue pamit balik ya! Ucapku. “yah kan baru ketemu bentar doang, emang lu ngga kangen sama gue! Tanya Wishnu. “enggak, sekarang kan kita udah punya kehidupan masing masing! Ucapku sambil memakan makanan di depanku. “Tapi gue masih mau memperbaiki semuanya sama kamu! Ucap wishnu dengan menatapku sendu. “hishhh. . . udah deh jangan ngebikin gue baper! Ucapku. “ sekali lagi, aku mau kita kembali seperti dulu, maafin aku yang tiba tiba ningalin kamu, maafin aku yang udah nyakitin kamu, maafin aku . .dan aku janji ngga akan ninggalin kamu lagi! Ucap wishnu dengan menggenggam tanganku seakan dia benar benar menyesali semuany. “mmm sekarang lu udah punya jenny, gue juga udah punya orang lain, gue ngga mau ada hati yang tersakiti karena kita! Ucapku sendu. “gue bakalan mutusin jenny buat kamu, aku janji! Ucapnya dengan menatap mataku. “jangan, gue ngga mau ngerusak hubungan orang lain dan aku juga belum bisa ninggalin orang yang sayang sama gue saat ini, maaf! Ucapku yang kemudian berdiri dan berjalan menuju toilet.
“Tuhan, berikan aku yang terbaik dan semoga keputusanku adalah yang terbaik, kamu kuat Rev, kamu ngga boleh kecewain laki laki yang sudah berjuang untukmu, ingat dia pernah meninggalkan kamu! Ucapku dari dalam hari sambil menatap tajam kaca yang ada di hadapanku.
Aku pun berpamitan dengan kedua orang tua Wishnu, “om tante, Revi pamit dulu ya maaf udah ngrepotin. Ucapku yang kemudian mencium punggung tangan mereka. “kok cuma sebentar, baru dateng tadi malem! Ucap papa Wishnu. “iya om, besok pagi kerja soalnya! Ucapku. “ya udah kalau libur main main kesini aja kalau pulang ke kota Y kejauhan! Ucap mama Wishnu. “eh iya tante, ya udah pamit ya om tante, sampai ketemu lagi! Aku pun menaiki motor wishnu dan kami pun melaju menuju terminal bus. “mmmm gue pamit ya! Ucapku mengulurkan tangan. “hati hati ya! Ucap wishnu yang kemudian menarik tanganku dan memelukku erat. Detak jantung itu bisa kudengar saat ini, ini lah yang aku rasakan 1 tahun yang lalu, saat pertama kali wishnu memelukku.
__ADS_1