
1 minggu kemudian
Hari ini aku berencana untuk pergi ke rumah Tya sepulang sekolah.
“Hari ini jadikan lu main ke rumah? Tanya tya kepadaku sambil memakan bakso yang ada di depannya. “kalau ada temen mah gue hayuk aja, rumah lu tuh jauh ya’ kalau gue balik sendirian kan gue ngga berani. Ucapku. “ ya udah ntar gue ikutan deh , ,ucap uma yang tiba tiba muncul di hadapan kami. “tuh ajakin sekalian si Erma sama nisa deh kan hari ini kita balik jam 10. ucap Tya.
__ADS_1
Sesampainya di gang rumah Tya.
“eh, mending kita lewat depan rumah indah aja deh, ucapku. “jauh lah Rev, muter muter ntar jalannya. Ucap Uma. “iya udah kita lewat depan rumah gue aja ma, lu tau kan kalau kita lewat situ, kita bakalan lewat depan rumah si Fitra. Jelas indah yang kemudian menarik tangan uma untuk berjalan melewati gang rumah indah. “oh iya, sorry gue lupa. . .heheheh. Akhirnya kita ber empat melewati gang rumah indah. Sesampainya rumah indah. .
“eh ngga mampir rumah gue dulu? Tanya indah. “iya boleh deh yuk mampir rumah indah dulu. . ucap uma. “ya udah gue balik ke rumah gue dulu ya ganti baju, ntar gue samperin lagi kesini. Ucap Tya. “ya udah, cepetan ya jangan lama lama. Ucapku yang kemudian masuk ke rumah Indah. “ibuk , , ,ada Revi sama Uma nih , , ,ucap indah begitu masuk ke rumahnya. “eh, lama ngga main kesini Rev, apa kabar? Ucap mama indah yang kemudian memelukku. “baik tante, maaf ya te, habisnya ujian jadi ngga bisa main jauh. . .ucapku. “yuk makan, tante baru aja selesai masak nih kebetulan” ucap mama indah. “eh iya tante. . .kami pun berjalan menuju meja makan. “tante tinggal dulu ya, ada arisan di tetangga. Ucap mama indah. “ eh, Fitra chat gue nih, ucap indah yang kemudian memperlihatkan isi chat Fitra kepadaku dan Uma. “ngapain dia mau nemuin lu lagi, udah engga usah! Ucap Uma sedikit ketus. “apaan si Ma, ucap Tya yang tiba tiba datang. “tuh si Fitra pengen nemuin Revi, ucap Uma sambil melahap makanan didepannya. “kok dia bisa tau, Revi disini? Tanya Tya. “tadi ada yang liat kita jalan di gang depan terus ngomong deh sama Fitra. Ucap indah. “Lu mau ketemu sama Fitra lagi Rev? Tanya Tya. “awas aja ya kalau Lu mau ketemu lagi sama Fitra!ucap Uma. “sebenernya, seminggu yang lalu gue jalan sama Fitra! Ucapku. “hahhhhh. . .teriak mereka kaget dan melotot ke arah ku seakan ingin menerkam ku dengan pandangan sinis.”wait. . .gue bisa jelasin kok! Ucapku yang kemudian meninggalkan meja makan. “iya, lu emang harus jelasin ke kita sejelas jelasnya, ngga ngerti lagi gue sama pemikiran lu. Ucap Uma.
__ADS_1
“cieh, ucap indah. “apa kabar ind? Tanya wishnu yang telah tiba di depan rumah indah. “baek, yuk masuk ada Tya sama Uma didalem. “lain kali deh, gue mau pinjem Revi bentar ya. . .ucap Wishnu sambil mengedipkan matanya ke arah ku. “lhah, mau kemana kalian? Tanya indah. “mau dikenalin sama nyokap bokap, ucap wishnu. (jantungku pun berdetak saat itu, kenangan pahitku tentang masa laluku bersama Fitra kembali muncul dibenakku, penolakan dari Ibu Fitra kepadaku membuatku takut untuk menemui orangtua Wishnu). “ciehhh , ,udah serius aja nih, .ucap indah. “ya gue ngga pernah main main kok, tenang aj, yuk Ay! Ucap Wishnu. “emmm . . aku ambil tas dulu ke dalem . . .ucapku yang kemudian berbalik memasuki rumah indah. “Ind, gue takut . .ucapku dengan bibir bergetar dan tangan yang mulai dingin. “kenapa lu pucet gitu, ucap Uma. “si Wishnu mau ajakin Revi ke rumahnya. Jawab Indah. “lhah bagus dong Rev, berarti dia serius. Ucap Tya. “tapi gue takut, takut kejadian sebelumnya terjadi lagi. Ucapku dan terlintas (saat itu aku bersama Fitra berkunjung ke rumah Fitra untuk yang kedua kalinya, namun untuk pertemuan kedua tersebut, Ibu dari Fitra mengatakan bahwa “Papa bisa marah lagi kalau kamu masih sama dia” itu lah ucapan Mama Fitra saaat aku baru saja memasuki rumah Fitr, saat itu hatiku sangat hancur, kenapa setelah berjalan hampir 2 tahun, Fitra ngga pernah ngomong kalau orangtuanya ngga setuju kita berpacaran, saat itu juga aku meminta Fitra untuk mengantarku ke rumah Indah dan menangis sejadi jadinya di rumah Indah). “ngga semua orang tua kayak gitu Rev, kamu coba dulu ya. . .ucap Indah menenangkan aku.
Aku pun mulai berjalan menghampiri Wishnu yang sudah menunggu ku. “yuk, keburu sore! Ucap wishnu. “Guys, gue tinggal bentar ya! Ucapku berpamitan dengan mereka. “hari hati Rev, kalau ada apa apa telfon aja! Ucap Uma. “lhah, gue ngga bakalan ngapa ngapain kok, tenang aja. . .! ucap wishnu. Saat perjalanan menuju rumah Wishnu, aku hanya terdiam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. “kamu kenapa Ay? Tanya Wishnu. “hmmm , ,engga, gak papa kok! Ucapku, tangan wishnu pun menarik tanganku dan membuat tangan ku berada di dalam saku jaket Wishnu. “kok tangan kamu dingin, . tenang aja Mama sama Papa ku ngga galak! Ucap Wishnu sambil menggenggam tanganku. “ emmm. . .seriusan? Tanyaku yang kemudian menyandarkan kepala ku di bahu Wishnu. “iya, kamu tenang aja. . .justru mereka yang nyuruh aku bawa kamu ke rumah. Ucap Wishnu yang membuatku sedikit tenang.
Beberapa saat kemudian sampai lah di halaman rumah Wishnu.
__ADS_1
“yuk masuk, ucap wishnu sambil menggandeng tanganku. “itu Papa masih di mushola, ntar ya aku kenalin!ucap wishnu kembali menunjukan keberadaan papanya yang sedang berada di mushola depan rumahnya. “kok sepi han? Ucapku yang kemudian duduk di sofa ruang tamu.. . .”Ma, ada Revi nih ma. .panggil Wishnu kepada Mamanya.Seorang Ibu yang terlihat jutek memakai seragam Coklat dengan jilbabnya. (jutek banget, ya ampun gue mesti ngomong apa ini) ucap ku dalam hati dan. . . .