Siapa Aku Di Hatimu?

Siapa Aku Di Hatimu?
#94


__ADS_3

KOTA G


“tante, Revi ke rumah temen bentar ya di blok depan! Aku berpamitan kepada tante dan mengeluarkan motor menuju rumah kak Nia,


“nah tu dia dateng yang di tunggu tunggu!


Halaman rumah kak nia di penuhi motor dan juga mobil kak eno terparkir di depannya. Aku pun masuk kedalam rumah kak Nia dan meletakkan beberapa paper bag yang berisi oleh oleh.


“dijemput siapa dari bandara? Naik pesawat kan! Tanya kak eno


“tadi ketemu sama temen gue jadi dianterin sekalian ke rumah tante! Jawabku.


“makan ya rev, gue ambilin, tadi kita kita yang masak di jamin mantep banget deh rasanya!


“udah makan tadi gue kak, nanti aja lah! Aku pun duduk di samping kak Eno. “Eka ngga tau lo balik hari ini? Tanya kak Eno.


“enggak, kan gue bilang cuti 3 hari, ini baru hari ke 2, besok sih dia taunya gue balik kesini!


“oh pantes!


“pantes apa!


“ya tadi gue liat Eka sama Ayu pulang bareng tapi ngga pulang ke rumah ngga tau kemana! Ucap kak andri. “oh gitu! Aku pun mengambil buah yang ada di depanku dan memakannya.


“lo ngga cemburu? Tanya kak mila


“enggak, ya mungkin lagi mau beli apa gitu! Aku dengan santainya menjawab pertanyaan kak mila, “kan gue udah bilang Mil, Revi nih sebenernya ngga cinta sama Eka, dia tuh ngga akan pernah cemburu kita komporin kayak gimana pun! Ucap kak nia


Kak nia mengeluarkan hape dan mengajak kami berpose untuk mengambil foto dan mengunggahnya di akun sosmed miliknya, tak lama kak eka menelfonku setelah melihat unggahan foto dari Kak Nia

__ADS_1


Aku berdiri dari tempatku dan masuk ke dalam kamar kak Nia untuk mengangkat telpon Kak eka,


“iya Kak!


“kamu udah pulang?


“iya kak, baru aja!


“kok ngga langsung pulang ke rumah, ngga ngabarin aku juga kalau pulang hari ini!


“iya maaf


“dimana sekarang kamu?


“di rumah kak Nia


“ya udah tunggu disitu aku jemput


“siapa? Eka ya! ucap kak nia, “iya! aku pun menyandarkan kepalaku di bahu kak Eno.


Tak lama Kak eka kembali menelpon


“kamu tunggu disitu dulu aja ya, aku masih anterin Ayu beli susu buat Yuka, ntar balik dari sini langsung aku jemput!


“oh gitu, ya udah!


Aku pun kembali meletakkan hape di lantai. “kenapa, ngga jadi pulang? Tanya kak Iman


“Kak eka masih keluar sama Ayu!

__ADS_1


“Revi revi, kalau gue jadi lo, udah gue tinggalin tu eka, udah suka ngatur ngatur, suka jalan sama cewek lain sesukanya dia, bawa mantannya pulang ke rumah lagi! ucap kak nia.


“tau lu, kan masih banyak yang suka sama lo, kenapa juga lo milih Eka, udah bagus tuu dulu lo putus sama dia, eh sekalinya balikan malah tunangan! Sambung kak Iman


1 jam kemudian mobil Kak eka tiba di depan rumah Kak nia dan menelponku untuk segera keluar dari rumah kak Nia.


Aku masuk ke dalam mobil Kak eka setelah berpamitan dengan semuanya, “Kak, ke rumah tante dulu ya, tadi aku taruh barang barangnya disana”


Kak eka hanya terdiam dengan muka masam, sesampainya di rumah Tante pun Kak eka tak banyak bicara, hingga aku memutuskan untuk segera berpamitan.


Sesampainya di rumah terlihat beberapa tamu memenuhi ruang tamu, namun Kak eka tak menghiraukan dan bergegas naik ke kamarnya.


Sedangkan Mami, beliau memperkenalkanku dengan beberapa temannya dan juga beberapa orang yang akan mengurus pernikahanku nanti dengan Kak eka yang tinggal menghitung hari.


Kami berbincang cukup lama, sampai akhirnya mereka berpamitan.


“Mi, Revi ke kamar dulu ya!


Mami hanya menganggukan kepala karena masih ada beberapa orang yang sedang berbincang dengan Mami.


Aku pun masuk ke kamar dengan perlahan karena pintu kamar sedikit terbuka dan terlihat Kak Eka sedang tidur terlelap.


Setelah menghabiskan beberapa menit di dalam toilet, aku keluar dari toilet dan Kak eka sudah tidak ada di ranjangnya dengan pintu kamar tertutup.


“di jemput Eno tadi dari bandara?


Aku yang mengira kak eka tidak berada di kamar pun terkejut dan membalikkan badan ke arah sumber suara.


“enggak, aku naik taksi kok! Jawabku tanpa berani menatap kak eka dan kembali memakai skin care.

__ADS_1


Mendengar jawabanku, Kak eka pun keluar dari kamar dengan membanting pintu.


Malam itu aku dan kak eka tak berbicara sepatah kata pun sampai kak eka memilih tidur di ruang keluarga lantai 2.


__ADS_2