Siapa Aku Di Hatimu?

Siapa Aku Di Hatimu?
Maaf


__ADS_3

"Fitra" ucapku kaget melihat fitra duduk di ruang tamu Ais. "hei Rev, . ucap fitra sambil mengulurkan tangannya. aku pun terdiam melihatnya mengulurkan tangan, tangan yang dulu selalu menggandengku, tangan yang selaku ku cium setiap berpisah dengannya, tangan yang selalu mengusap air mata ku dan tangan yang selalu memelukku. . . " Ais, apaan sih, lu bilang lu sendirian di rumah? ucapku kesal dan mengabaikan uluran tangan fitra dan kemudian duduk. "kok ekspresi lu gitu sih rev, bukannya lu bilang lu butuh penjelasan dari fitra? ucap ais. " hisssshhh . . . mulut lu tuhh ya lemess banget" ucapku kesal. "em. . gue kok yang emang minta tolong Ais buat jemput lu, gue bakalan jelasin semuanya, kita jalan ya . . untuk yang terakhir kalinya. ucap fitra, . " sorry gue ngga bisa, . ucap ku singkat sambil menyilangkan kedua tangan ku di dada. "pleaseee . . gue ngga bakalan temuin lu lagi setelah hari ini, ucap fitra. " udah lah rev, lu selesaiin deh baik baik jangan kayak anak kecil , habis putus marahan . . kan kalian bisa jadi temen. ucap Ais. "lu ngusir gue is? ucapku. " bukan, ya gue ngga mau aja ngeliat lu uring uringan terus, nangis, lu udah kayak orang frustasi tau engga sebulan kemaren. ucap ais. "sekali ini aja, kasih gue kesempatan buat jelasin semuanya" ucap fitra. "ya udah, mana motor lu? ucapku . " gue ngga bawa motor, gue bawa mobil bokap tuhh . . . ucap fitra. .


Aku dan Fitra pun pergi meninggalkan rumah Ais.


"Rev. . . " ucap Fitra. "hmmm . . ! aku pun memandang keluat jendela. " gue minta maaf" ucap fitra. "buat apa" ucapku ketus. "gue tau, ini sangat menyakitkan buat lu dan gue juga selalu bilang kalau semuanya akan baik baik saja, tapi gue malah ninggalin lu. . gue bikin lu nangis dan gue nyakitin lu" ucapnya sambil menatapku. aku pun terdiam tanpa menjawab sepatah kata pun sampai akhirnya kita sampai di tempat favorit kita berdua dulu di sebuah danau yang bisa membuat ku mengingat semuanya tentang fitra. "Rev . . maafin gue yah . . ucap fitra yang kemudian menggenggam tanganku. " why? ucapku tanpa menatapnya sambil menahan air mata. "gue udah jalan sama cessy . . adik kelas gue . . jauh sebelum kita putus" ucapnya. mendengar ucapan itu pun hatiku terasa sakit, . dan dadaku terasa sesak yang kemudian ku beranikan diri untuk menatap wajahnya. . " gue ngga nyangka lu bisa kayak gini ke gue. . setelah semua yang udah kita lewatin berdua, lu tau gimana keadaan gue saat lu tiba tiba ninggalin gue . . hahhh. . . enggak . . . lu bahkan ngga peduli sama gue, saat itu . . hari itu . . gue bener bener hancur . . gue bener bener ngga tau apa salah gue dan lu ngga ngasih penjelasan apapun ke gue . . ucapku sambil menghapus air mata yang tak berhenti menetes. "sorry. . ucapnya singkat . . . tiba tiba drttttt drtttt . . hpku pun berdering . . " hanny" ya nama itu muncul di layar hp ku . . "assalamualaikum ay, ucapnya. . " waalakumsalam, . ucapku sambil mengatur suara yang sedikit melemah karena menahan sakit . "lagi dimana kok lama angkat telponnya? " tanya wishnu. "emm . . . aku lagi main ke tempat ais" ucapku berbohong. "beneran lagi sama Ais . . ucap wishnu . " iya . . . han! ucapku. . "okay, ya udah kalau gitu nanti aku telepon lagi ya ay . . i love you! . . tut tut tut . . telepon pun terputus.


" siapa?? pacar kamu yang baru? tanya fitra. " iya . . . " ucapku singkat. " bahagia selalu ya, jaga diri baik baik, jangan kelewat batas wajar, kalau ada apa apa, kamu bisa cerita sama gue, gue ngga akan kemana mana! ucap fitra sambil mengusap rambutku.

__ADS_1


setelah itu fitra pun mengantarku pulang, "makasih ya udah ngluangin waktu buat ketemu sama aku" ucap fitra. "hmm . ... aku turun, bye . . . ucapku yang kemudian bergegas akan turun dari mobil, namun tiba tiba fitra menarik tangan ku dan memeluk ku. " hei . . .! aku pun berusaha menolak. "sebentar aja rev! ucap fitra . . . dia pun meneteskan air mata di pundakku . ... " lu . . lu nangis, ucapku . . . "enggak, maafin gue ya rev, gue ngga bisa tepatin janji gue buat terus selalu bersama sama lu, gue udah khianatin lu, tapi di hati gue yang paling dalem . . gue masih sayang sama lu, gue masih belum bisa lupain lu, gue cemburu lu udah punya orang lain. . .! ucap fitra. drttt drtttt drttt . . hpku pun berbunyi. "halo iya han, ucapku . . " dimana sih ay, aku ngirim pesan lho dari tadi, kamu lagi sibuk? ucap wishnu . . "iya ini aku juga baru pulang dari rumah Ais, abis ini aku balas ya han, ucapku . . " ya udah, i love you . . .


Aku pun mengusap air mata ku dan melepaskan pelukan Fitra. "sorry, gue harus masuk . . bye . . . aku pun meninggalkan fitra dan masuk ke dalam rumah..


" siapa Rev di luar? tanya eyang yang melihatku keluar dari mobil fitra. "temen revi eyang, ucapku sambil meletakkan tas dan jaket. " kok ngga di suruh masuk, ucap eyang. "dia buru buru eyang, ucapku. " buru buru, kok mobilnya masih parkir di depan gerbang? ucap eyang curiga sambil melihat ke arah luar rumah. "ngga tau, lagi nyari sesuatu mungkin eyang. . ucapku yang kemudian berlalu memasuki toilet . . " Rev tadi papa kamu nelfon, tanya kapan kamu pulang ke rumah? ucap eyang dari dapur. "iya bentar lagi juga pulang" ucapku. .


"yank, sejak kapan fitra sama revi putus? ucap nicko kepada indah. " sebulanan yang lalu lah yank, emang kenapa? tanya indah. . "kok kamu ngga cerita sama aku? ucap nicko. " lhah ngapain aku cerita sama kami, kamu suka sama revi? tanya indah, "ye . . siapa sih cowok yang ngga suka sama dia! ... ucap nicko . . yank ... ihhhh berani ya . . ucap indah sambil mencubit cubit perut nicko . .

__ADS_1


malam harinya


drttttt drtttttt . . " iya han, ucapku. . "assalamualaikum sayang" ucap wishnu .


. "waalaikumsalam han, ucapku " kamu kenapa sih kok suaranya berat gitu, abis nangis? tanya wishnu, "enggak kok, ucapku. . " emmm ay, kamu beneran hari ini cuma main ke rumah teman doang? " tanya wishnu . . "i. . iya han, kok kamu nanya gitu sih" ucapku. "oh okay . . . ya udah kamu istirahat ya, sampai ketemu besok sayang, i love you . . .


"maaf, aku berbohong, sebenarnya aku pergi bersama Fitra"

__ADS_1


__ADS_2