Siapa Aku Di Hatimu?

Siapa Aku Di Hatimu?
pulang


__ADS_3

“kak, kak Revi mana? Tanya kenzi yang baru saja masuk ke dalam apart. “ngapain lu nyariin Revi? Tanya kak Eza. “kan lu bilang kak Revi tinggal disini! Ucap kenzi yang kemudian mengganti bajunya.


“lhah lu udah tau revi tinggal disini, kenapa lu pulang kuliah balik kesini, bukannya balik ke rumah? Tanya kak Eza sambil memetik gitar yang ada di tangannya. “kan gue mau mengenal calon kakak ipar gue lebih dalem sebelum dia balik ke kota G! ucap kenzi.


\=\=


Kota G


“vi, mama mau ngomong sebentar boleh! Ucap mama Rivia. “iya ma, aku ganti baju dulu ya! Ucap Rivia. Tak lama Rivia pun keluar dari kamarnya dan duduk di ruang tamu rumahnya. “kenapa ma! Ucap Rivia. “tadi, orang tua Rifki udah dateng ke rumah! Ucap mama rivia. “terus! Ucap rivia datar. “mereka mau kalian cepet cepet nikah! Ucap mama Rivia. “buat apa ma nikah sama orang yang ngga kita suka! Ucap Rivia. “vi, kamu dan rifki itu. . . “kenapa ma, apa karena aku pernah hamil sama Rifki, aku harus nikah sama dia? Ucap Rivia.


“vi, mama mohon sama kamu, kamu harus fikirin ini baik baik! Ucap mama Rivia yamg kemudian berdiri dari tempat duduknya. “kasih waktu Rivia ma, Rivia ngga mau nikah karena tepaksa, mama tau kan, sampai sekarang laki laki yang Rivia mau bukan Rifki! Ucap Rivia. “mama tau Vi, tapi sekarang keadaannya udah beda, kamu tau orang yang kamu cintai akan menikah dengan orang lain dan saat ini ada laki laki yang mau bertanggung jawab atas diri kamu, kamu harus fikirin itu juga vi! Ucap mama.


\=\=


Pukul 20:00


Aku pun mengetuk pintu apart kak Eza


“biar gue aja kak yang buka! Ucap kenzi yang kemudian membuka kan pintu. “eh ken! Aku pun melepas sepatu dan menaruhnya di rak.


“kak cobain deh, . ucap dinda yang kemudian menghadangku dengan membawa semangkuk sup buah. “bikin sendiri? Ucapku. “iya, kurang manis ngga? Ucap dinda. “udah, enak kok! Ucapku yang kemudian duduk di pantry apart.


“darimana aja! Ucap kak Eza yang kemudian menghampiriku. “eh kak, cobain deh! Ucapku sambil menyuapi kak Eza. “ehemmmm, . . .hemmm. . . . ! kenzi dan dinda pun berdehem melihatku menyuapi kak Eza. Aku pun mematung setelah menyadari baru saja menyuapi kak Eza.


“emm gue masuk dulu ya! Ucapku yang kemudian meninggalkan pantry dan masuk ke dalam kamar. “aduhh bego banget sih gue, berani beraninya nyuapin kak Eza! Ucapku lirih yang kemudian mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi.


“kenapa muka lu bang, kok jadi merah gitu! Ucap kenzi menggoda kak Eza. “apaan sih lu! Ucap kak Eza yang kemudian meninggalkan pantry dan kembali duduk di balcon apart.


\=\=


Semenjak hari itu, hubungan ku dan kak Eka semakin membaik, begitu juga dengan keluarga kak Eza. Setiap pulang ke apart, mama kak Eza telah menyiapkan hidangan makan malam untuk kami. “Rev, tante denger dari Fera, kamu besok pulang ke kota G, bener itu? Tanya mama kak Eza disela makan malam kami. “iya tante! Jawabku. “kenapa ngga lanjut kerja disini aja? Tanya mama kak EZa.


“udah Eza tawarin ma, tapi dianya ngga mau! Ucap kak Eza. “ya udah kamu fikirin lagi aja ya nak! Ucap mama kak Eza. “ma, kenapa mama ngga suruh kak Eza buat nikahin kak Revi aja sih dari pada nawarin kerjaan! Ucap kenzi tiba tiba. Aku pun menatap kenzi tajam, “ngomong apa lagi nih bocah! Ucapku dalam hati.


“tunggu dia mutusin tunangannya dulu baru kakak lamar dia! Ucap kak Eza yang kemudian meninggalkan meja makan. “hah, ni kakak adek kalau ngomong ngga bisa liat sikon apay a! ucapku dalam hati.

__ADS_1


\=\=


“kapan Revi balik? Tanya kak Eno. “besok siang! Ucap kak Eka. “kenapa ngga sekalian bareng sama kita aja hari sabtu! Ucap kak Eno. “dari kantor dapetnya tiket hari jumat! Ucap kak Eka.


“terus hubungan lu gimana sama Revi? Tanya kak Eno. “gue bakalan percepat tanggal pernikahan gue sama dia! Ucap kak Eka. “Revinya mau? Tanya kak Eno. “gue usahain ngomong sama dia, gue ngga bisa kehilangan dia! Ucap kak Eka.


“lu selesaiin urusan lu sama diana, daripada ntar ada salah paham lagi! Ucap kak Eno. “iya, gue bakalan selesaiin sama diana setelah pulang dari sini. Ucap kak Eka.


\=\=


Keesokan harinya


Aku pun keluar dari kamar dengan menarik koper dan tas ransel di punggungku. “kamu balik hari ini? Tanya kak Eza. “iya kak, nanti siang! Ucapku.


“lu gimana sih kak, staffnya mau balik kok ngga tau! Ucap kenzi sambil memakan sandwich didepannya. “lu hari ini ngga kuliah kan ken? Tanya kak Eza. “enggak tapi gue ada janji sama dinda, kenapa emangnya? Tanya kenzi.


“anterin Revi ke bandara! Ucap kak Eza. “eh ngga usah repot repot, aku naik taksi aja ke bandara kak! Ucapku. “enggak repot, lu bisa kan ken! Ucap kak eza dengan tatapan tajam kea rah kenzi. “iya iya gue anterin kak! Ucap kenzi.


Tak lama aku dan kak Eza pun berangkat ke pabrik bersama. “udah ngga ada yang ketinggal kan? Tanya kak Eza di perjalanan. “enggak kok kak, oh ya kak, makasih ya untuk bantuan kakak selama aku disini! Ucapku. “sama sama, oh ya aku masih nungguin tanda tangan kontrak kamu ya disini! Ucap kak Eza.


Kak Eza pun membuka kotak yang berisi jam tangan. “wah kebetulan nih, batrey jam saya mati! Ucap kak Eza. “maaf ya kak, mungkin harganya ngga seberapa! Ucapku. “makasih ya Rev! ucap kak Eza yang kemudian mengusap poniku dan memakai jam tangan pemberianku.


10 menit kemudian mobil kami tiba di depan parkiran depan Gedung. Terlihat beberapa karyawan berjalan berlalu Lalang di depan mobil kami. “rev, boleh saya minta satu permintaan sebelum kamu pergi! Ucap kak Eza. “apaan kak? Ucapku heran. “boleh saya peluk kamu, sebentar aja! Ucap kak Eza.


“hah! Aku pun terkejut dengan permintaan kak Eza, tak menunggu jawaban dari ku, kak Eza pun menarik tanganku kemudian memelukku erat. “nanti kalau Eka nyakitin kamu, kamu harus inget, saya masih nunggu kamu disini! Ucap kak Eza. Mendengar itu, jantungku pun berdebar, seakan tak percaya bahwa selama ini ucapan kak Eka kepadaku tak pernah main main.


\=\=


Tak lama aku dan kak Eza turun dari mobil. “saya duluan ya pak! Ucapku canggung yang kemudian memasuki Gedung dan kak Eka pun telah menungguku di lobby. “pagi sayang! Ucap kak Eka. “pagi, kok kamu masih disini, bukannya ke Lab! Ucapku. “nanti kan kamu pulang duluan, nih kunci rumah, kamu pulang ke rumah lagi ya! Ucap kak Eka. “iya, ya udah sana ke Lab! Ucapku.


Aku pun berjalan menuju ruanganku. “Rev hari ini lu free kerjaan ya, lu berangkat bandara jam berapa? Tanya kak Fera. “2 jam lagi kak! Ucapku. “duh sedih deh gue, ngga kerasa udah 2 bulan aja lu disini! Ucap kak Fera. “ihh jangan gitu dong kak, jadi sedih kan gue! Ucapku.


Kak Fera pun menghampiriku dan memelukku, “lu sering sering maen kesini dong Rev nanti! Ucap kak Fera. “iya kak, nanti pasti gue bakalan sering main kesini! Ucapku. “oh ya, gue abis ini ada meeting sama atasan sampai jam 12, gue minta tolong masukin data itu ya sebelum lu pergi! Ucap kak Fera. “okay kak! Ucapku.


\=\=

__ADS_1


Pukul 10:01


+628 XXX calling. . .


“halo! Sapaku.


“kak, gue udah di lobby ya! Ucap kenzi.


“kenzi! Ucapku


“iya ini gue kak! Ucap kenzi


“oke bentar lagi gue ke lobby ya! Ucapku yang kemudian mematikan telepon.


“nelfon siapa dek? Tanya Rosa. “kak Revi! Ucap kenzi dingin. “Revi, Revi anak kota G itu? Tanya kak Rosa. “hemmm. . . ucap kenzi singkat.


“ken, yukk! Ucapku. “lu mau kemana jam segini? Tanya kak Rosa. “mau ke bandara kak, hari ini last day aku training! Ucapku. “oh gitu, bagus lah kalau gitu jadi Eza ngga ada alasan nolak gue ajak makan lagi! Ucap kak Rosa yang kemudian berjalan meninggalkan ku dan kenzi.


“udah gila ya tuh orang, masih aja ngejar ngejar kak Eza! Ucap kenzi. “ya udah yuk ken! Ucapku yang kemudian berjalan meninggalkan Gedung.


“sayang! Kak Eka pun berlari menghampiriku, “lhohh kok kamu malah keluar! Ucapku. “hati hati ya! Ucap kak Eka. “iya, ya udah aku berangkat ya! Ucapku yang kemudian mencium tangan kak Eka dan berjalan masuk ke dalam mobil kenzi.


“siapa kak? Kok cium tangan segala! Ucap kenzi. “itu tunangan gue! Ucapku yang kemudian memakai sabuk pengaman. “hah, tunangan kakak disini juga? tanya kenzi. “iya baru kemarin senin! Ucapku.


“pantesan muka kak Eza kecut tiap lu balik kerja telat! Ucap kenzi. “ken, lu ngga jadi ke rumah dinda? Tanyaku. “jadi lah ntar habis nganterin lu dari bandara! Ucap kenzi. “sorry ya ken, gara gara gue, rencana lu jadi berantakan! Ucapku. “santai aja kali kak! Ucap kenzi


Sesampainya di bandara, kenzi membantu ku mengangkat koper dan meletakkannya di troli. “thanks ya ken! Ucapku. “iya sama sama kak, oh ya boleh minta waktunya bentar ngga sebelum check in kak! Ucap kenzi. “apaan ken? Tanyaku.


Kenzi pu mengambil hp, merangkulku dan cekrekkkk, dia pun mengambil foto. Plakkkkkk. . . “aduhh! Kenzi pun menoleh dan “apaan tu tangan pake ngrangkul ngrangkul segala! Ucap kak Eza yang muncul tiba tiba. “lhah, ini mau gue kirim ke lu buat laporan, kalau gue nganterin tuan putri lu ini sampai bandara dengan selamat! Ucap kenzi.


“lhoh kak bukannya ada meeting? Ucapku. “halah ngga masalah meeting mah ngga penting yang penting ketemu kakak! Ucap kenzi. “hati hati ya, kalau udah sampai rumah kabarin! Ucap kak Eza yang kemudian mengusap poniku. “oh ya kak, nih mama bawain kakak bekal! Ucap kenzi memberikan tas yang berisi bekal.


“ucapin makasih buat tante ya ken, ya udah gue masuk, yang rajin kuliahnya! Ucapku kepada kenzi. “kak, aku berangkat ya, sekali lagi terima kasih untuk semuanya! Ucapku. Kak Eza pun membalasnya dengan senyuman dan aku pun berjalan masuk ke dalam bandara.


\=\=

__ADS_1


__ADS_2