Siapa Aku Di Hatimu?

Siapa Aku Di Hatimu?
kedatangannya


__ADS_3

Jumat pagi


Hari ini aku berangkat ke pabrik bersama dengan kak Eno karena sejak hari rabu kak Eka mengambil cuti untuk pulang ke kota J mengurus dokumen untuk pernikahan.


Sesampainya di tempat parkir mobil, terlihat beberapa gerombolan Qc berbincang di depan mobil kak Aditya. “kak, gue duluan ya! Aku membuka pintu mobil dan bergegas berjalan meninggalkan mobil kak Eno.


“lama lama gue curiga ama lu No, sebenernya calon suaminya Revi tuh, Eka apa lu sih, tiap hari kok sama lu terus! Ucap kak Aditya.


“rev! sapa kak Nia


“ hai bumil, cantik banget, cewek nih pasti calon anaknya yak! Ucapku mengusap perut buncit kak Nia


“kayaknya sih gitu, ntar kalau cewek gue namain kayak nama lu lah! Ucap kak nia yang kemudian menggandeng tanganku untuk masuk ke dalam gedung divisi 1.


Aku dan kak Nia berpisah di depan pintu loker.


“pagi kak! Sapaku kepada kak Anna yang sudah duduk di meja adm dengan menyantap bubur ayam.


“pagi, sarapan dulu rev! ucapnya


“Kak, gue ke ruangan sebelah dulu ya! Ucapku sambil menunjuk ruangan kerjaku sebelumnya untuk menemui kak Iman.


“iya sekalian ambil laporan revisinya iman ya rev!


Aku pun meninggalkan ruang adm dan berjalan menghampiri kak Iman di ruangan sebelah.


“tumben nih kesini! Ucap beberapa operator mesin melihatku masuk ke ruangan.


“tumben lu kesini, biasanya juga ana! Ucap kak eno yang baru keluar dari Lab dan berjalan disampingku. “kak ana masih sarapan, lagian udah lama banget gue ngga kesini!


\=\=


Kota B


Dering telpon yang tak berhenti membangunkan kenzi dari mimpi indahnya.


“duh ngapain sih ni orang pagi pagi! Kenzi membuka matanya dan menekan tombol hijau di hpnya.


“apaan sih kak, masih pagi!


“sekarang juga lu pulang ke rumah, anterin mama ke rumah sakit, gue ada meeting pagi ini ngga bisa gue tinggalin! Ucap Eza tegas kemudian menutup panggilan teleponnya.


Kenzi bergegas mencuci muka dan meninggalkan apartementnya.


“Za, biar gue yang ke rumah sakit ya temenin mama, lu ngga usah mikirin apa apa dulu, lu fokus meeting sama dewan direksi! Kak fera menepuk bahu kak Eza dan berlalu dari pandangan Eza.


\=\=


Pukul 12:30


Drtttt drttttt


Kenzi calling. . .


“rev, telepon tuh! Ucap kak Anna kepadaku.


“kenzi! Aku pun menekan tombol hijau dan


“hai kak! Sapa kenzi


“iya ken, gimana lu udah mau otw kesini? Tanyaku


“sorry ya kak, gue ngga jadi kesana, mungkin lain kali, emmmm. . . mama di rawat di rumah sakit! Ucapnya


“mama? Sakit apa ken? Aku pun menghentikan aktifitasku dan mendengar penjelasan kenzi mengenai penyakit mamanya.


Setelah panggilan terputus, aku memutuskan untuk pergi meninggalkan ruang admin karena kak anna juga sudah terlebih dahulu meninggalkan ruangan untuk istirahat.


Sesampainya di kantin


“Rev, sini! Teriak kak Mila dari mejanya.


Aku pun berjalan menghampiri mereka.

__ADS_1


“jam segini baru keluar lu? Ucap kak Nia


“iya kak tadi masih ada urusan sebentar!


“eh si Eka kemana Rev, kok udah beberapa hari ini dia ngga pernah jaga di ruangan kita! Ucap kak Mila


“lagi ambil cuti pulang ke kota J, ngurusin dokumen!


“wah bentar lagi dapet undangan nih kita! Ucap kak Nia


“doain ya kak! Ucapku


Mendengar percakapan itu, raut wajah Rifia berubah menjadi sendu dan berpamitan untuk kembali ke ruangan.


\=\=


Pukul 16:00


“Rev weekend mau kemana lu! Tanya kak Anna sembari membereskan berkas berkas yang ada di mejanya. “belum ada planning sih kak! Jawabku.


“shopping yuk Rev, temenin gue! Ajak kak Anna. “mmm, boleh!


Aku dan kak Anna meninggalkan ruang admin dan berjalan meninggalkan gedung.


“rev! teriak kak enno dari tempat parkir.


Aku dan kak anna menghentikan langkah kami, “mau kemana? Tanya kak enno yang berjalan menghampiri kami.


“gue minta anterin dia ke mall bentar! Ucap kak Anna. “ya udah gue anterin aja, yukk! Ucap kak Eno


Tanpa berfikir panjang aku dan kak anna berjalan menuju mobil kak Eno.


\=\=


Sesampainya di mall, kami pun berjalan memasuki satu persatu brand yang ada di mall terbesar di kota G. Sedangkan kak Enno memilih untuk menunggu kami di salah satu tempat makan yang ada di depan mall.


“lhah itu bukannya mobil si eka! Kak Enno memperhatikan sebuah mobil yang baru saja masuk di tempat parkir mall.


Benar saja penglihatan kak Enno tidak salah, kak Enno pun merogoh saku celananya dan mencari nama kak Eka pada ponselnya, namun panggilan dari kak Eno tak mendapat respond.


“iya No, bentar lagi ya! Ucap kak Anna.


“lu dimana sekarang? Tanya kak enno dengan nafas terengah engah.


“di lantai 3! Ucap kak anna


“oke, lu disitu aja jangan kemana mana! Panggilan terputus


“kenapa kak? Tanyaku, Kak Anna hanya menaikkan bahunya.


“mm kak, gue ke toilet bentar ya! Aku berjalan meninggalkan kak anna menuju toilet.


\=\=


Tak lama kak Enno pun menemukan kak Anna.


“mana Revi? Tanya kak enno. “revi lagi ke toilet bentar No, lagian kenapa sih, aneh banget lu! Ngapain juga lu lari lari! Ucap kak anna sambil terus memilih milih baju dihadapannya.


“bakalan ada perang dunia ke-4 kalau kita ngga cepet cepet temuin revi, sekarang lu taruh tuu baju, kita susul revi ke toilet “ kak Enno menarik pergelangan tangan kak anna tanpa meminta persetujuan kak Anna terlebih dahulu.


Disaat kak Enno dan kak Anna menyusulku ke toilet, aku sudah terlebih dahulu keluar dari toilet dan kembali ke salah satu brand dimana aku meninggalkan kak anna sebelumnya.


“lhoh, bukannya tadi disini, kemana lagi kak anna, udah ah gue bayar belanjaan gue dulu aja! Aku berjalan menuju kasir untuk membayar beberapa baju yang telah kupilih sebelumnya.


“silakan belanjaannya kak! Ucap kasir itu setelah selesai bertransaksi.


“makasih ya kak! Aku pun memasukkan dompet ke dalam tas sambil terus berjalan dan bruggghhhhhh. .. .


“eh sorry sorry kak, maaf ya. . . . ! aku pun memungut beberapa belanjaan yang terjatuh dari seseorang yang telah kutabrak, beberapa baju bayi berserakan di lantai.


“reviiiii! Ucapnya


Mendengar namaku disebut, aku pun mengangkat kepalaku, “Ayu! Haiiii apa kabar! Ucapku yang kemudian berjabat tangan.

__ADS_1


“wah udah semakin gede ya perutnya! Aku pun mengusap lembut perut Ayu.


“Yu’, gimana kalau baju ini! Ucap seseorang dari arah belakang dan aku pun menoleh kebelakang. “kak Eka! Ucapku.


“sayanggg! Kak Eka pun menghampiriku dan memelukku erat.


“kamu kok bisa disini juga! ucapku. “emmm iya, ituuu. . . mmm Eno ngasih tau kalau kamu lagi disini! Ucap kak Eka setelah melihat kak Eno dan kak anna berjalan ke arah kami.


“ehmmmm. . . .! rev, lu udah ambil tadi bajunya! Ucap kak Anna. “eh kak, iya udah nihh, tadi gue pikir kak anna masih nyari nyari jadi gue bayar duluan deh! Ucapku. “ya udah gue bayar baju gue dulu ya! Ucap kak anna.


“mmm, kamu udah makan sayang? Tanya kak Eka. “belum sih, tadi sih rencana habis belanja mau makan sama kak anna! Jawabku.


“ya udah kalau gitu kita makan ya habis ini! Ucap kak Eka.


“oh ya, lu kesini sama siapa? Tanya ku kepada Ayu yang kini berdiri diantara kami. “emmm, gue kesini sendiri! Ucapnya


“oh ya udah sini biar gue bawain belanjaan lu, jangan bawa berat berat! Aku pun mengambil beberapa kantong belanjaan dari tangan ayu.


“sini sayang biar aku aja yang bawain! kak eka mengambil alih dari tanganku.


“Rev, kita jadi makan kan? Ucap kak anna yang telah menyelesaikan transaksinya di kasir. “jadi dong kak, yukk!


Kami pun berjalan bersama menuju tempat makan.


“udah berapa bulan sih Yu’? tanyaku. “emmm, 7 rev! jawab ayu. “suami lu ngga ikut kesini yu’? tanya kak anna. “enggak kak, lagi banyak kerjaan! Jawabnya.


Setelah berbicara panjang lebar, kami pun memutuskan untuk meninggalkan mall.


Kak enno mengantar ayu dan kak Anna sedangkan kak eka dan aku pulang ke rumah.


\=\=


Keesokan harinya


Aku sudah bersiap untuk menemani kak Eka bertanding futsal, “pagi sayang! Sapa kak eka yang sudah terlebih dahulu duduk di meja makan. “kak hari ini aku temenin sebentar ya, ngga bisa lama, aku mau ke rumah tante! Ucapku.


“oh ya udah kalau gitu kamu bawa aja mobilnya, biar eno kesini jemput! Ucap kak eka.


“enggak, ngga usah aku anterin kamu aja dulu! Aku berjalan menuju ruang tamu untuk memakai sepatu dan menyiapkan sepatu futsal kak eka.


Kami pun berangkat menuju lapangan futsal dan disepanjang perjalanan, kak Eka menggenggam erat tanganku, menciumi punggung tanganku dan terus menatapku.


“kamu kenapa sih kak? Ngga biasanya kayak gini! Ucapku.


“kangen lah sayang, kan 2 hari ngga ketemu, kamu ngga kangen sama aku! Ucap kak Eka.


“jangan lebay deh kak, Cuma 2 hari juga, kan kita pernah ngga ketemu 2 bulan!


\=\=


Hari ini acara pertunangan Icha, orangtua ku pun hari ini tiba di rumah tante, namun aku tak memberikan kabar itu kepada kak Eka karena memang aku tak ingin mengganggu waktu Kak eka bersama teman temannya.


“Rev, eka mana? Tanya eyang mendekatiku yang sedang duduk di halaman rumah. “emm, kak Eka lagi ada urusan eyang ngga bisa kesini! Ucapku. “tapi kamu baik baik aja kan sama eka? Tanya eyang. “emmm, untuk saat ini masih baik eyang, entah besok atau lusa! Jawabku dengan tatapan kosong.


“revi dengerin eyang, manusia memang hanya bisa berencana, tapi ingat rencana Tuhan itu akan jauh lebih indah dan lebih baik dari rencana kita, jadi apapun yang akan terjadi dalam kehidupan kamu nanti, itu adalah yang terbaik untuk kamu! Eyang menggenggam erat tanganku seakan eyang tau apa yang sedang terjadi dalam kehidupanku.


“ehmmm, Rev, gimana dokumen dari Eka udah siap semua? Tanya mamaku yang kini bediri disampingku. “udah ma, nanti tinggal masukin ke KUA aja! Ucapku. “ya udah, dokumen kamu juga udah mama bawain, nanti mama kasih ke kamu ya! Mama mengusap pucuk kepalaku kemudian kembali masuk ke dalam.


“masuk yuk eyang! Ajakku kepada eyang.


Hari ini aku meminta izin untuk menginap di rumah tante dan tidak pulang ke rumah kak eka, kak Eka menyetujuinya karena memang sudah lama aku tak bertemu dengan keluargaku.


\=\=


Minggu sore


Kota B


“gimana keadaan mama Za! Tanya kak fera yang kini duduk di samping kak eza di ruang tunggu. “udah baikan kok Fer, thanks ya udah bantuin gue jagain mama! Ucap kak Eza menepuk bahu kak Fera. “santai aja kali Za, lagian gue udah anggep mama kayak orangtua gue sendiri. Ucap kak Fera.


“ehemmm. . . hemmm, kenzi tiba dengan membawa 2 bungkus bubur ayam. “nih pesenan lu! Kenzi menyerahkan bubur ayam itu kepada EZa.


“Za, mama mau ketemu sama kamu! Ucap papa kak eza dari dalam ruangan, Kak Eza meletakkan bubur ayamnya dan bergegas masuk ke dalam ruangan.

__ADS_1


Menggenggam erat tangan mamanya dan duduk di samping ranjang mamanya. “Za, gimana sudah kamu fikirkan permintaan mama kemarin? Ucap mama kak eza dengan lirih. “iya ma, nanti Eza ngomong sama Fera ya ma! Mama ngga usah mikirin apa apa, EZa pasti akan nurutin semua keinginan mama!


Kak eza mencium punggung tangan mamanya, “terima kasih ya sayang, terima kasih udah mau dengerin mama, mama tau kamu cintanya sama Revi, tapi untuk apa, Revi sudah mau menikah dan sebentar lagi menjadi milik orang lain, kamu harus bisa terima kenyataan ini dan mama yakin, suatu hari nanti kamu bisa mencintai Fera. Ucap mama kak Eza.


__ADS_2