
Sesampainya di rumah sakit kaka Eka pun menanyakan kamarku kepada receptionist dan bergegas mencari kamarku. Saat itu aku sedang tidur terlelap, dan lagi lagi aku mencium aroma badan kak Eka menusuk hidungku. Aku pun membuka mata dan melihat kak Eka duduk disamping ranjangku sambil menciumi tanganku. “kak Eka! Ucapku lirih, “eh udah bangun! Ucap kak Eka, “kok kak Eka malah kesini, tau darimana aku di rawat disini! Ucapku. “tadi kakak nelpon terus yang angkat perawat, jadi kaka langsung kesini! Ucapnya. “aku ngga papa kak, udah kakak balik aja, kan mau ke rumah Rivia! Ucapku. “ke rumah Rivia bisa lain kali! Ucap kak Eka. “apaan sih kak, kasian Rivia tau, kan udah nungguin mami sama papinya kak Eka! Ucapku. . . “ehemmmm, , , mami pun berdehem dan aku pun baru menyadari jika ada seseorang yang sedang memperhatikan kami. “eh kenalin nih mami! Ucap kak Eka yang kemudian mengajak mami mendekatiku. “eh maaf ya tante ngga liat kalau ada tante disitu, ucapku yang kemudian mencium tangan mami kak Eka. “iya gak papa, mami juga pernah muda kok, kalau udah ketemu pujaan hati ya orang lain ngga keliatan, ucap mami yang kemudian duduk di kursi sebelah ranjangku. “mami apaan sih! Ucap kak Eka. “gimana badannya udah enakan? Tanya mami yang kemudian menggenggam tanganku menggantikan kak Eka. “alhamdulilah tante, udah lebih baik dari pada tadi. Ucapku lirih, “makan ya mami suapin, biar cepet sembuh! Ucap mami yang bersiap mengambil mangkuk makanan yang telah disediakan rumah sakit. “eh ngga usah tante, nanti aku makan sendiri aja! Ucapku yang kemudian berusaha bangun namun tak sanggup. “tuh kan, kamu masih beum bisa makan sendiri, sini mami suapin, buka mulutnya. . . Mami pun menyuapiku dengan penuh ketulusan dan saat itu aku teringat dengan mama yang menyuapiku beberapa tahun lalu, aku merindukan mama, aku sangat rindu ma, tapi aku bisa apa, mama tak menyukai kehadiran aku di sana, ma aku butuh mama sekarang, Revi sakit ma, Revi sendirian disini, ma. . . Revi akan cari uang sebanyak banyaknya untuk mama seperti yang mama mau, tapi Revi juga butuh kasih sayang mama disini. Ucapku dalam hati
Flashback
__ADS_1
“ma, Revi mau kuliah ya! Ucapku saat aku kembali ke rumah setelah kelulusan. “kuliah, kamu kan punya adek cowok, biarin mereka aja yang kuliah Rev, kamu kan perempuan buat apa sekolah tinggi tinggi toh nantinya juga cuma jadi ibu rumah tangga, udah kerja aja bantuin papa mu cari uang buat adek adek kamu! Ucap mama dengan nada tinggi. “tapi ma revi pengen kuliah, nilai Revi juga ngga mengecewakan kok mah! Ucapku yang masih berusaha meminta untuk kuliah. “denger ya Rev, kalau kamu mau kuliah, kamu kerja, tabung itu hasil kerja kamu buat kuliah. Ucap mama.Saat itu aku berfikir ucapan mama benar, aku masih memiliki 2 orang adik yang butuh biaya besar dan aku memilih untuk bekerja hingga sekarang, bahkan tidak sampai disitu. Setelah aku mengubur impian ku untuk kuliah, setiap bulan mama meminta uang jatah yang terkadang bisa membuatku pusing karena meminta dengan jumlah yang besar, mama bilang itu semua untuk membayar hutang selama aku sekolah. Dengan papa pun aku tidak begitu dekat, papa sering memukulku ketika aku tak menuruti ucapan mama, papaku type lelaki tempramental, dan itulah sebabnya mama menyuruhku untuk pindah ke kota M meneruskan sekolahku.
Flash back off
__ADS_1
Disepanjang koridor rumah sakit Mami menggenggam erat tanganku dan kak Eka mendorong kursi roda yang kupakai. “Mi. . . ucap kak Eka, “hmmm! Jawab mami. “Eka sayang mi sama cewek yang mami gandeng dari tadi! Ucap kak Eka, dan ucapan itu sukses membuat pipiku memerah, “kalau sayang ya di jaga, jangan disakitin apalagi milih cewek lain! Ucap mami. “mami setuju kan aku sama Revi! Ucap kak Eka. “kalau mami mah terserah sama anaknya, kan kalian juga yang jalanin nantinya! Ucap mami. “ngga usah bercanda dong kak, nanti gue baper! Ucapku. “ngga bercanda Rev, dari dulu juga kan kaka ngga mau putus sama kamu, kamunya aja yang ngehindar dari kakak! Ucap kak Eka.
Tak lama kami pun sampai di depan mobil kak Eka dan kak Eka pun membuka kan pintu mobil untukku dan untuk mami. Kemudian kami bergegas meninggalkan rumah sakit. “Eka itu playboy, suka ganti ganti cewek, mami sampai bingung yang mana lagi ceweknya sekarang ! ucap mami tiba tiba dan aku pun hanya tersenyum, “tapi dia mulai berubah ketika menceritakan 1 nama perempuan kepada mami, dai bilang perempuan itu sangat baik, mirip sama mami pehatiannya dan kamu tau siapa perempuan itu? Ucap mami kepada ku. “siapa tan, eh Mi? Tanyaku. “ Revi Angela” ucap mami, blushhhhhh. .. hembusan Ac mobil seperti menembus kulit hingga jantungku, “tuh kan mami mulai bocorin kan! Ucap kak Eka. “kan ini emang bener kalau kamu sangat mencintai gadis ini! Ucap mami. “ya tapi ngga usah diceritain yang aneh anehnya! Ucap kak Eka. “Nak, mau ya jadi calon menantu mami? Ucap mami dan aku pun spechless mendengar ucapan mami.
__ADS_1