Siapa Aku Di Hatimu?

Siapa Aku Di Hatimu?
say yes . . .


__ADS_3

"maaf ya . . . aku ngga bisa" ucapku lirih, "its okay aku ngerti kok . . " uca wishnu yang kemudian memalingkan padangannya dariku. "aku belum selesai ngomongnya. ucapku, " maksudnya? ucap wishnu yang kembali menatapku. " aku . . ngga bisa nolak kamu . .! ucapku. . wishnu pun tersenyum dan kembali menggenggam tanganku . .


malam itu pun berlalu dan sejak hari itu, kita pun sering bertemu sampai saatnya tiba "06 mei" ya itu tanggal kelahirannya yang tak sengaja ku lihat di kartu SIM miliknya.


"happy b'day . . . han! ucapku (hanny, panggilan sayangku padanya dan " Ay" panggilan sayangnya padaku), sambil memberikan sebuah kotak kepada wishnu. "apaan nih" tanya wishnu, "buka aja han, ucapku.. wishnu pun membuka kotak itu dan kemudian mencium tanganku setelah melihatnya, " makasih ya Ay, i love you" ucapnya. 1minggu setelah hari itu


"Rev besok minggu gue mau jalan sama Nicko, ikutan yuk! ucap indah kepadaku saat jam kosong di sekolah. " mau kemana emang? tanyaku. "ke air terjun xxx , kan kita juga udah selesai ujian, hayuk lah hang out . . udah lama juga kan lu ngga pernah jalan lagi . . ! ucap indah " emm . . tunggu aku tanya wishnu dulu ya, kan lu tau jarak rumah wishnu ke rumah gue aja 45 menit! jawabku. "lu mau ikutan ngga ya'? tanya indah membalikkan badannya dan menghadap ke arah tya. " gue ama siapa, kan lu tau sekarang gue ngga punya cowok! ucap tya.


hari Minggu pun tiba

__ADS_1


"eyang, hari ini aku pergi ya yang! ucapku sambil memakai bedak di depan cermin kamarku. " mau kemana sih cucu eyang? tanya eyang sambil memijat pundakku. "mau jalan eyang sama indah sama wishnu juga, boleh ya yang? ucapku. " jadi, beneran udahan sama Fitra, kok eyang ngga pernah liat Fitra main lagi? tanya eyang. suara motorpun terdengar berhenti di depan rumah dan aku pun bergegas keluar kamar untuk membuka pintu. "hai, udah siap? tanya wishnu. " bentar aku ambil tas dulu ya han! ucapku yang kemudian kembali ke kamar. "eyang, aku pergi dulu ya! ucapku sambil mencium tangan eyang dan eyang pun menemaniku sampai ke pintu. " eyang, kita pamit dulu ya" ucap wishnu yang juga mencium tangan eyang. "iya, hati hati dan jangan pulang sore sore ya" ucap eyang.


sementara itu,


"eh nicko, . pa kabar lu? ucap Fitra yang kebetulan melewati rumah indah dan melihat nicko. " eh Tra, baek baek, mau kemana? tanya Nicko. "biasa lah , sama kayak elu, mau ngapel lah gue" ucap Fitra. "lhah bukannya kita perginya ama lu ya" tanya nicko. "bukan yank, revi udah putus sama Fitra, nanti aku kenalin sama pacarnya yang baru" ucap indah sinis. "Revi udah punya pacar lagi? " ucap Fitra tertegun . "udah, ya udah kita duluan ya . . revi udah nungguin . . bye. . . ucap indah yang kemudian menaiki motor nicko dan meninggalkan fitra.


" seandainya kamu tau, aku masih sayang sama kamu" ucap Fitra dalam hati sambil melihat ke layar hpnya sambil memandang fotoku yang terpajang di wallpaper hpnya.


"Ay, i love you . . . ucap wishnu menggenggam tanganku sambil melihat indahnya air terjun itu, aku pun tersenyum . . karena baru kali ini aku memiliki pasangan yang romantis, yang selalu mengucap " i love you" yang ngga pernah aku dapatkan dari Fitra dan mantan pacarku sebelumnya.. . .

__ADS_1


hari demi hari ku lewati bersamanya . . . dia yang selalu membuatku semakin cinta, dia yang membuat aku jatuh hati dan dia yang sukses membuatku bahagia meski hubungan kita belum lama. Tiba tiba notif di layar handphone ku menyala. "Rev lu lagi dimana? tanya Ais via chat. " di rumah lah gue, kenapa? tanyaku. " gue jemput lu ya, lu main ke rumah gue, biasa gue lago di rumah sendiri nih temenin" ucap Ais. " ya udah, cepetan jemput gue . . .


tak lama kemudian Ais datang . . .


"assalamualaikum eyang, Revinya ada eyang? tanya Ais. " eh Ais, masuk nak . . di kamar revinya. " ucap eyang. Ais pun masuk ke kamarku (Ais adalah salah satu teman sekolahku tapi juga sangat dekat denganku meskipun kita berbeda kelas tetapi aku selalu menceritakan apapun tentangku dengannya, bahkan dia lah orang yang menjadi saksi hubunganku bersama Fitra selama ini. "woy, hayuk . . " ucap Ais. "iya udah hayuk ... ucapku yang kemudian mengambil tas dan jaket. Aku dan ais pun berpamitan dengan Eyang.


Sesampainya di rumah Ais


" jangan kaget ya kalau masuk rumah gue" ucap Ais yang kemudian menggandeng tanganku. , "idihh . . emang ada apaan di rumah lu, kosong gini rumah lu" ucapku . . .

__ADS_1


dan saat aku mulai memasuki rumah Ais, jantungku pun seperti berhenti berdetak . . "kamu". . ucapku lirih . . " hai . . .


"surprise". . ucap Ais


__ADS_2