Silvi (Jadilah Ibuku)

Silvi (Jadilah Ibuku)
tenanglah mas


__ADS_3

Mulyadi pun terus menerus bergerak , hingga akhirnya dia pun meraih kepuasannya, Menik hanya bisa terdiam karena tubuhnya terasa begitu sakit.


"maaf ya, aku tadi lepas kendali," kata Mulyadi yang memeluk tubuh wanita itu.


"iya mas,"


Menik terlelap dalam pelukan pria itu, dan besok Mulyadi akan membawa wanita itu berobat.


di rumah Silvi dan Khairi, terlihat Silvi baru selesai mandi keramas, bahkan dia sedang sibuk mengeringkan rambut panjangnya.


"mama... aku sudah di jemput Mbah," panggil Via.


"baiklah kak, tunggu sebentar," kata Silvi yang keluar dan menemui mertuanya.


sedang suaminya masih asik rebahan di ranjang karena kelelahan setelah menikmati waktu bersama istrinya.


"loh nduk, mana suamimu? masih sore kok sudah tak kelihatan," tanya Bu Wati.


"anu Bu, mas Khairi sedang tidur karena kelelahan,"jawab Silvi malu-malu


"ya sudah tidak apa-apa, kalau begitu ayah dan ibu akan berangkat bersama dengan via ya, dan kalian besok saja ke sana, orang Khairi juga tau tempatnya," kata pak Indra.


"inggeh ayah," jawab Silvi yang mengantar kepergian mertua dan putrinya.

__ADS_1


mereka semua akan pergi ke tempat saudara yang akan mengadakan pernikahan di kota malang.


jadi mereka berangkat duluan, karena mereka ini masuk daftar keluarga inti.


sedang Khairi dan Silvi akan datang sebagai tamu undangan, karena permohonan dari khairi yang tak ingin merepotkan diri saat di sana.


setelah mereka pergi, Silvi masuk kembali ke dalam rumah, dan wanita yang bekerja di rumah mereka juga sudah pamit pulang.


"apa semua sudah pergi sayang?" tanya Khairi yang kini malah manja dengan istrinya.


"sudah dong, oh ya apa mas ingin makan sesuatu, karena aku tadi belum sempat masak loh," kata Silvi yang merasa bersalah pada suaminya itu.


"santai saja, oh ya apa aku boleh tanya sesuatu, apa kita bisa melakukannya lagi, aku benar-benar ingin," kata Khairi yang langsung mengendong istrinya itu seperti mengendong karung gabah.


keesokan harinya, Khairi sudah bersiap berangkat dan tak lupa mereka juga membawa baju ganti untuk menginap juga.


sedang di sisi lain, Menik sudah di bonceng oleh Mulyadi untuk bersiap bertemu dengan dokter yang akan mengecek mata dari wanita itu.


sesampainya di klinik, Menik langsung melakukan pemeriksaan seksama.


dan Mulyadi menunggu dengan harap cemas, karena nanti akan langsung di lakukan tindakan jika memungkinkan.


sedang Khairi dan Silvi terlihat terus bercanda selama di perjalanan, dan pria itu membawa mobil Jeep yang baru di servis.

__ADS_1


karena jalur yang akan mereka lalui itu cukup berbahaya, jadi mereka takut jika ada apa-apa.


mereka berhenti beberapa kali untuk istirahat atau sekedar menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.


"apa masih jauh mas?" tanya Silvi yang sudah sedikit lelah


"kamu lelah ya, tinggal beberapa kilo meter lagi, sabar ya sayang, oh ya kita makan dulu yuk, sudah jam makan siang juga," kata Khairi.


"boleh, tapi aku ingin makan sesuatu yang ringan saja, itu ada penjual pecel pincuk mas," kata Silvi yang sangat menyukai masakan satu itu.


dia langsung memesan dan menikmati nasi pecel daun Semanggi dan juga kerupuk puli sebagai pelengkap,


Khairi yang aneh, akhirnya juga ikut jatuh cinta dengan makanan yang di sukai istrinya itu.


setelah makan pecel,mereka kini melanjutkan menuju ke tempat saudara.


meski sedikit telat tak masalah, toh itu juga tak di sengaja karena jalanan memang sedang sangat macet.


Silvi sudah di perkenalkan pada semua orang, dan Khairi juga menyapa para tetua di keluarga.


mereka rehat sebentar sambil bercanda di rumah yang di singgahi, dan via baru bisa tidur setelah melihat kedua orang tuanya.


pasalnya semalaman gadis itu rewel karena tak ada ibu sambung di sisinya untuk menemani gadis itu tidur.

__ADS_1


sekarang Via sudah lelap, dan Silvi sedang memeriksa laporan dari toko Frozen food yang kini omsetnya terus meningkatkan dari hari ke hari.


itu seperti rezeki yang datang setelah dia memiliki keluarga baru, dan Via seperti magnet kebahagiaan untuk Silvi.


__ADS_2