SISTEM VAMPIR ABADI

SISTEM VAMPIR ABADI
013 - BELAJAR SIHIR PERPINDAHAN


__ADS_3

Kehidupannya sebagai seorang siswa sebenarnya membuat Andreas bosan, tetapi ia harus melakukan hal itu untuk mencapai sebuah keseimbangan dunia, menciptakan perdamaian yang selama ini ia harapkan.


Meskipun ia seorang raja iblis masa lalu yang begitu kuat dan hebat, tetapi ia tetap saja ingin membuat sebuah perdamaian, sebab peperangan akan terus membuat siapapun sengsara, tidak hanya para manusia, tetapi juga iblis.


Namun, ketika ia sudah mengorbankan dirinya untuk mati, ternyata dunia juga belum damai, malah dunia berubah dengan sendirinya, hal yang tak pernah ia pikirkan selama ini selama menjadi seorang iblis.


Seribu tahun setelah kematiannya ternyata tak pernah ia pikirkan, merubah kehidupan iblis menjadi sesuatu yang berbeda.


Ia bukannya tak menyukai hal itu, ia menyukainya karena beberapa hal lebih baik, tetapi keresahannya selama ini tak merubah apapun.


Dunia tetap dalam keadaan belum damai, manusia dan iblis sepertinya masih terlibat masalah yang cukup panjang, sedangkan konflik internal antar kaum iblis terus saja bergejolak dan terus memanas.


Andreas tak tahu harus memulai dari mana untuk menghentikan semua itu, ia tak tahu harus mendamaikan sebelah mana lagi, karena saat ini ia bukan lagi seorang raja iblis.


Melainkan hanya anak kecil yang tak boleh melakukan apapun sembarangan, sepertinya ia harus menunggu waktu yang lama untuk hal itu.


Namun, ia akan memulai lebih cepat. Mencari tahu dulu sejarah yang sebenarnya. Apa yang terjadi selama seribu tahun lalu. Hingga kerajaan berubah drastis


Peninggalan-peninggalan dirinya bahkan tak terlihat, kerajaannya, istananya, semua hartanya tak tersisa sama sekali. Hal itulah yang membuat Andreas bingung, bahkan ia tak bisa menemui William sebagai penasehatnya dulu.


Ia bahkan belum sempat bertemu dengan keturunan William dan menanyakan kemana kakek buyutnya itu pergi? Benarkah William sudah tiada sejak lama lalu merombak semua hal yang ada di kerajaannya?


Jika benar hal itu terjadi, alasan apa yang membuat dirinya sampai merubah tatanan kerajaan yang Andreas miliki dan seolah menghilangkan jejaknya sebagai raja iblis terkuat yang mampu menguasai setengah benua iblis.


“Apa ada cara untukku bisa berkomunikasi langsung dengan William?” tanya Andreas pada sistem yang ia miliki. “Atau kira-kira bagaimana caranya untuk menghidupkan kembali William?”


[William tidak bisa kembali dihidupkan, karena ia sudah mengalami siklus kematian. Namun, ada satu cara yang Tuan bisa gunakan, cara itu terkait dengan garis keturunannya]


Andreas mendengarkan perkataan dari sistemnya.


[Setiap iblis memiliki tujuh inti jiwa, setiap satu generasi akan memiliki satu inti jiwa pecahan. Jika saat ini masih tiga generasi William Koltrava, berarti Tuan masih bisa berkomunikasi dengannya]


[Tuan hanya harus bertemu dengan keluarga Koltrava dan membawanya ke siklus dunia berbeda]


Andreas baru mengingat hal itu, berarti keturunannya saat ini pastinya masih memiliki bagian inti dari William.


“Apa yang harus aku lakukan sekarang, sistem?" tanya Andreas lagi pada sistemnya.


Lalu sistem itu mengatakan pada Andreas bahwa ia harus berlatih sihir perpindahan supaya ia bisa lebih cepat sampai di ibu kota kerajaan tanpa harus terbang.

__ADS_1


Karena jika ia terbang ke sana dan tiba-tiba pasti semua orang akan bingung lalu ia akan menjadi perbincangan.


Hal itu akan menjadi lebih repot nantinya karena ayahnya adalah bagian dari kerajaan.


Andreas mengerti apa yang sistem katakan ia pun memutuskan untuk berlatih menggunakan sihir perpindahan yang pastinya juga akan dibantu oleh sistem.


Sebab seandainya sistem langsung memindahkan tubuh Andreas itu pastinya akan berdampak pada tubuh Andreas.


Sebab Andreas sepertinya belum pernah menggunakan sistem perpindahan itu dalam radius yang cukup jauh, mungkin ia bisa terbang dengan kecepatan yang luar biasa tetapi tidak dengan perpindahan.


Setelah itu Andreas lalu berlatih menggunakan sihir perpindahan.


Sihir yang selama ini tidak pernah ia pelajari, karena ia tidak berpikir bahwa sihir itu cukup berguna.


Sebab dengan kecepatan yang ia miliki saja sudah cukup untuk membuatnya mencapai tujuan tertentu.


Bahkan dengan kecepatan terbangnya yang luar biasa sejak menjadi raja iblis ia bisa mencapai satu tempat dalam hitungan detik.


Namun, nyatanya sekarang ia membutuhkan sihir berpindahan, ia belum pernah mempelajari hal itu juga belum pernah membaca hal-hal terkait mantra sihir perpindahan.


Maka dari itu selain bantuan sistem Ia juga membaca beberapa buku yang ada di perpustakaan menara sihir.


Saat Andreas sibuk mencari buku mantra sihir itu ternyata Luana menyadari apa yang Andreas lakukan, hingga Ia pun bertanya pada Andreas.


"Apa yang kau lakukan di sini, Andreas?" tanya Luana pada Andreas.


"Ah Profesor, ini aku sedang mencari buku mantra sihir perpindahan," jawab Andreas.


"Sihir perpindahan? Untuk apa?" tanya Luana lagi.


Kemudian Andreas mengatakan bahwa ia selama ini tak pernah belajar tentang sihir perpindahan maka dari itu ia sangat tertarik untuk mempelajarinya.


Luana sendiri tak yakin bahwa buku seperti itu ada karena ia sendiri Bahkan tidak bisa menggunakan sihir perpindahan.


Namun ia teringat satu buku yang sudah cukup lama tak ia Buka buku itu berisi mantra-mantra sihir kuno dan juga rapalannya.


Luana kemudian mengambil buku itu dan memberikannya pada Andreas bentuknya memang Sudah usang karena cukup lama tak dipakai.


"Kau bisa mencarinya di sini, meskipun aku tak yakin hal itu ada." Kata Luana sembari memberikan buku itu pada Andreas.

__ADS_1


"Aku akan membacanya dulu di sini, nanti jika tak ada aku akan mengembalikannya pada, Profesor."


Setelah mengatakan hal itu Andreas pun membawa buku itu untuk ia baca di perpustakaan.


Andreas membuka setiap lembaran buku itu untuk mencari sihir yang dimaksud karena memang buku sihir itu tidak memiliki daftar isi yang memungkinkan ia langsung menuju halaman tersebut.


Lembar demi lembar Andes buka ia berharap langsung menemukan mantra sihir itu meskipun sebenarnya buku itu adalah buku kuno karena dari tulisan dan juga beberapa mantra sepertinya dia belum pernah mempelajarinya.


Meskipun dikatakan kuno tetapi mungkin usianya belum lebih dari 1000 tahun karena 1000 tahun yang lalu para iblis maupun penyihir tidak begitu menggunakan mantra untuk menciptakan material dasar dalam penyihir.


Jangankan untuk membuat sihir perantara sihir pun mereka tak pernah menggunakannya hanya tangan dan paling sering mereka menggunakan senjata misalnya, tongkat, anak panah ataupun pedang.


Setelah membuka buku itu sedikit demi sedikit akhirnya ia menemukan pembahasan tentang sihir perpindahan.


Ia membaca mulai dari awal paragraf hingga paragraf terakhir sampai ia ingat apa yang dikatakan buku itu tentang mantra sihir yang akan ia pelajari.


Sedikit membingungkan tapi ia tahu maksudnya setelah itu ia meminta sistem untuk memindai semua isi dari bagian pembahasan mantra sihir perpindahan.


[Pemindai dilakukan, isi buku mantra sihir bagian mantra sihir perpindahan disalin]


Setelah mendapatkan semua Ia pun akhirnya memberikan kembali buku itu pada Luana.


"Apa kau menemukannya?" tanya Luana sesaat setelah ia mengembalikan buku mantra sihir kuno itu.


"Saya menemukannya, tetapi sepertinya terlalu sulit untuk dipelajari," jawab Andreas berbohong.


Setelah mengatakan hal itu pada penyihir tinggi Andreas pun berlalu pergi dari sana.


Sedangkan Luana masih merasa kebingungan dengan apa yang sebenarnya ingin Andreas cari.


Karena tidak mungkin tiba-tiba Andreas ingin mempelajari sihir perpindahan tanpa alasan yang jelas, meskipun ia tak mungkin menanyakan hal itu pada Andreas, karena ia tak ingin ikut campur tanpa Andreas sendiri yang mengatakan padanya.


Andreas keluar dari perpustakaan setelah mendapatkan apa yang ia cari, ia akan mempelajarinya nanti setelah kelasnya berakhir hari itu.


Mungkin masih ada waktu sampai pemilihan calon siswa baru yang akan mengikuti turnamen setiap semesternya.


Karena menurut kedua temannya pemilihan para calon siswa yang mengikuti turnamen akan dilakukan satu bulan sebelum turnamen itu berlangsung supaya mereka ada latihan lebih baik lagi.


Andreas tak berlatih jika memang ingin menang turnamen, bahkan ia bisa mengalahkan mereka sekaligus dengan mudah namun kini ia harus mengikuti alurnya agar semua apa yang ia rencanakan berjalan dengan baik.

__ADS_1


__ADS_2