SISTEM VAMPIR ABADI

SISTEM VAMPIR ABADI
037 - GERHANA MATAHARI TOTAL


__ADS_3

Andreas, Edmund, dan juga Raquel saat ini berjalan menuju bukit di mana mereka akan menyaksikan gerhana matahari total, yang dikatakan akan terjadi pada tengah hari ini.


Sesuatu yang mungkin tidak pernah Edmund dan Raquel lihat.


Namun, bagi Andreas hal itu sudah sering dulu dia lihat, karena hidupnya yang panjang dia tahu bagaimana siklus gerhana matahari itu bagi para kaum vampir.


Siklus gerhana matahari adalah satu hal yang sangat menakutkan, karena mereka tidak bisa melakukan apapun saat terjadinya gerhana matahari itu.


Sebab para vampir akan merasa lemah dan cirinya adalah mana seolah terhenti sesaat, tetapi sekitar 30 menit sampai satu jam hal itu kembali seperti sediakala dan kekuatan mereka bertambah berkali-kali lipat.


"Apa kalian tahu para bangsawan pergi ke tempat duke untuk membicarakan hal ini?" tanya Raquel kemudian.


"Tentu saja, memangnya ada apa?" tanya balik Andreas.


"Sepertinya mereka tengah membicarakan sesuatu hal yang penting tentang gerhana itu."


Sembari berbicara Mereka pun akhirnya sampai di atas bukit dan dengan jelas bisa melihat arah matahari itu.


Sepertinya dari sana mereka bisa melihat gerhana matahari itu akan terjadi Sebab di atas bukit itu tidak ada penghalang apapun Baik pohon ataupun bangunan.


Lalu kemudian mereka bertiga duduk di sana di bawah sebuah pohon untuk menutupi mereka dari teriknya matahari sebelum dimulai gerhana itu.


"Yang aku dengar juga begitu katanya Gerhana ini terjadi seribu tahun sekali dan setelah gerhana ini kubah pelindung dunia iblis akan terbuka," kata Edmund.


"Apa maksudnya terbuka?" tanya Andreas bingung.


"Kau tak tahu?" tanya Raquel meyakinkan pertanyaan Andreas.


Andreas hanya bisa menggeleng dengan pertanyaan Raquel itu.


Raquel pun mengatakan dengan apa yang ia tahu bahwa dunia iblis dilindungi sebuah kubah sihir yang begitu hebat.


Namun, katanya kuba itu akan menghilang sesaat setelah terjadinya gerhana matahari total yang membuat dunia iblis dan dunia manusia tidak ada penghalang lagi.


Andreas yang Mendengar hal itu sedikit bingung ternyata apa yang dikatakan sistem itu benar bahwa saat ini sihir yang telah Ia berikan pada kubah itu sudah melemah dan mereka semua tahu bahwa kubah itu akan menghilang dalam waktu dekat atau bahkan lebih tepatnya saat setelah gerhana matahari ini terjadi.


Pantas saja seolah para iblis Tengah bingung karena ini mungkin bagi mereka suatu hal yang sangat sulit terjadi sebab selama ini mereka sudah hidup bersama dengan kubah itu.


"Kalian tunggu di sini," ujar Andreas kemudian.

__ADS_1


"Kau mau ke mana?" tanya Raquel.


"Aku akan pergi, sebentar saja. Kalian tunggu saja."


Setelah mengatakan hal itu Andreas pun berlalu terbang dari sana ia meminta titik koordinat pada sistem Di mana posisi sebenarnya dari kubah pelindung yang akan terbuka itu.


[Bagian tenggara dari Kerajaan Tuan]


"Bawa aku terbang ke sana, sistem."


Kemudian Andreas pun terbang ke sana dengan bantuan dari sistem dan Tak lama kemudian Ia pun sampai di tempat yang dituju.


Andreas turun dan melihat bahwa ada bagian yang berlubang di sihir pelindung itu ketika Andreas menyentuhnya.


Mana sihir dari kubah itu terlihat melemah dan bagian lubangnya perlahan juga mulai membesar hingga membuat rongga yang akan mudah dijangkau baik manusia ataupun iblis yang keluar masuk dari sana.


"Apa yang harus dilakukan?" tanya Andreas pada sistem miliknya. "Kita harus memperkuat pelindung ini, bukan?"


[Membuat pelindung sebesar itu tidaklah mudah tuan. Jika hanya skala rumah ataupun Mansion mungkin dalam waktu singkat tapi untuk skala satu benua itu membutuhkan mana yang cukup banyak dan pasti akan menguras sihir Tuan itu sendiri]


"Jadi tak ada yang bisa dilakukan?"


Sebab menurut sistem jika saat ini ia tidak bisa melakukannya.


Padahal dia ingin sekali melindungi orang-orang yang ada di dunia iblis itu agar tidak terbawa dalam masalah lainnya lagi.


[Butuh waktu yang lama untuk Tuan bisa mengumpulkan mana sebesar itu. Dulu Ketika tuan membuat pelindung juga harus mengorbankan diri dengan kekuatan Tuan yang berada di puncak saat itu. Kini hal itu seharusnya juga sama]


[Jika Tuan ingin membuat sebuah kubah pelindung, Tuan tidak perlu mengorbankan diri, tetapi harus mengumpulkan mana yang begitu besar]


Andrea sebenarnya paham dengan apa yang dikatakan oleh sistem itu, tetapi ia hanya meyakinkan saja siapa tahu sisa bisa membantunya untuk membuat kubah pelindung.


"Baiklah mari kita kembali."


Saat setelah mengatakan hal itu tiba-tiba saja hari menjadi gelap yang membuatnya langsung bergegas menuju kedua temannya.


Andreas terbang dengan kecepatan yang cukup tinggi dan tak lama kemudian Ia pun sampai di tempat teman-temannya berada di sana, ternyata gerhana matahari sudah mulai puncaknya dan dunia menjadi gelap seperti dulu saat matahari berwarna merah saat ini matahari dan tertutup dengan bulan tak menampakkan sinarnya ke dunia itu.


"Andreas tubuhku terasa lemah, sepertinya mama sihirku terkuras," ujar Raquel pada Andreas.

__ADS_1


"Tenanglah Raquel." Setelah mengatakan hal itu Andreas membuat sebuah pelindung sihir untuk Raquel. "Kau tidurlah di dalam sini ... Kau tidak lemah Edmund?"


"Tidak, aku kan kaum werewolf. Aku tidak berdampak dengan itu. Kau sendiri bagaimana?"


"Aku tidak mengalami apapun, aku aman."


Setelah mengatakan hal itu pada Edmund, Andreas pun terbang ke atas untuk melihat keadaan sekeliling kota. Dari atas sana, entah mengapa matahari terasa cukup panas, tetapi ia membuat tubuhnya beradabtasi dengan hal itu.


Dari atas sana ia bisa melihat sekeliling kota, orang-orang tengah menyaksikan gerhana matahari total itu, termasuk dengan Lalita sang ibu, sepertinya Lalita tak berdampak dengan hal itu.


Sebagai vampir tua ia pasti sudah anti dengan hal itu. beberapa orang yang terlihat mereka banyak berjatuhan, dan mungkin tak sadarkan diri.


Selain itu ia juga bisa melihat dari tempatnya saat ini bahwa kubah pelindung sihir nampak perlahan mulai menghilang dengan sendirinya, naik terus-menerus.


Sepertinya pengorbanannya dulu sudah tak berarti lagi sebab kubah pelindung yang harusnya membuat sebuah perdamaian, bilang hilang begitu saja. entah apa yang sebenarnya terjadi. Seharusnya manusia juga memiliki sebuah kubah, tetapi jika dilihat mereka tak ada di sana.


Dan mengapa selama ini Andreas baru menanyakan hal itu, harusnya sudah sejak lama dirinya penasaran.


Selama beberapa tahun ia hidup ia tak pernah terpikirkan tentang hal itu, bahkan sampai kubah pelindung benua iblis itu berubah dengan sendirinya.


“Sistem apa manusia tidak memiliki kubah pelindung mereka? Harusnya Dario membuatnya, bukan?” tanya Andreas pada sistem miliknya.


[Tidak Tuan. Setelah Tuan mengorbankan diri dan membuat kubah pelindung itu, Dario tetap hidup, ia tak mengorbankan dirinya, yang berarti kubah pelindung manusia sampai saat ini tidak pernah ada]


Andreas terkejut mendengar hal itu, apa maksudnya Dario tidak membuat kubah pelindung itu? bukankah ia sudah berjanji untuk membuat kubah itu bersama-sama supaya dunia menjadi lebih damai?


Pantas saja kubah pelindung yang harusnya bertahan selama-lamanya, kini hanya mampu bertahan seribu tahun, sebab dalam kubah pelindung itu hanya ada mana sihirnya.


Sial sekali Andreas merasa dibohongi, harusnya sejak awal ia tak mempercayakan hal itu pada manusia.


Mereka memang makhluk yang licik dan berusaha untuk mencari kebahagian mereka sendiri.


Padahal sejak awal Andreas berkorban juga supaya tidak ada perpecahan antara dua ras itu, tetapi nyatanya ia dikhianati oleh makhluk biadab itu.


Andreas tak habis pikir mengapa Dario sampai melakukan hal itu, padahal ia yakin Dario sangat menyayangi rakyatnya, harusnya ia juga melakukan hal yang sama seperti dirinya.


Sayangnya Dario sama liciknya dengan mereka dan ia pun tak ingin melakukan hal itu.


Andreas tak tahu harus melakukan apa, ada rasa sakit hati dan kecewa didirinya dengan apa yang terjadi. Ingin sekali ia membalaskan dendam dengan perlakukan mereka sampai saat ini, tetapi sepertinya hal itu tak akan terjadi dalam waktu dekat.

__ADS_1


__ADS_2