
Setelah berkeliling kota mereka pun akhirnya sampai di rumah.
Begitu sampai di sana, ternyata ayah mereka tidak ada di tempat.
Menurut Ibu Andreas ayah mereka sedang pergi untuk mengurus suatu hal yang cukup penting.
Namun, Lalita tak mengatakan ke mana perginya dan melakukan apa.
Sedangkan Andreas tidak memikirkan hal itu, karena mereka memang orang tua yang mungkin masih mengurus pekerjaannya atau ada urusan yang sangat penting hingga mereka lakukan bersama.
Setelah itu Andreas pun duduk bersama dengan Lalita, ia menceritakan bahwa ia baru saja pergi berkeliling kota dan kepustakaan.
Hingga ia mendapatkan buku yang menurutnya cukup bagus yang selama ini yang ingin Ia baca.
Andreas menunjukkannya pada Lalita hingga membuat Lalita sedikit kebingungan.
Kenapa Andreas begitu tertarik dengan buku tentang peradaban manusia itu.
Suatu hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan pada anak iblis seusianya.
Namun, Lalita tahu bahwa Andreas berbeda pada anak seusianya yang dia cukup istimewa dengan banyak hal yang bisa ia lakukan.
"Apa yang menyenangkan dari buku ini?" tanya Lalita pada Andreas.
"Sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan pada Ibu, tentang hal ini," jawab Andreas.
"Tentang apa itu, Nak? Katakan pada Ibu." kata Lalita.
"Tapi Ibu jangan terkejut." Lalita mengangguk.
Lalu kemudian Andreas mengatakan bahwa ia bertemu dengan seorang manusia di dalam hutan beberapa waktu lalu.
Manusia itu sepertinya tidak ketakutan dan dia merasa biasa dengan hal tersebut.
Lalu kemudian Andreas mencari pembahasan tentang manusia.
Hanya itu satu buku yang ia dapatkan di perpustakaan yang menceritakan tentang manusia.
Lantas ingin tahu dari manusia itu seperti apa, Karena yang selama ini ia tahu bahwa manusia itu memiliki dunia yang berbeda dengan para iblis. Dunia yang ada di luar pelindung sihir.
Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Andreas, Lalita tidak merasa bahwa ia terkejut dengan apa yang Andreas tahu.
Ada sesuatu yang ingin Andreas katakan tetapi tak sempat ia katakan karena mungkin hal itu akan membuat Andreas sedikit bingung dan terus bertanya-tanya.
Lalu Lalita mengatakan bahwa mereka akan membahasnya nanti setelah sampai di rumah bersama dengan Alfred sang ayah.
"Tapi kenapa Ibu?" tanya Andreas setelah mendengar ucapan Lalita itu.
__ADS_1
"Supaya dirimu lebih bisa belajar dan mengerti, jika di sini waktu akan terbatas."
Apa yang dikatakan Lalita itu sama seperti apa yang dikatakan Alfred tempo hari saat Andreas ingin tahu tentang para Manusia itu.
Andreas hanya bisa mengangguk mendengar apa yang dikatakan Lalita, ia tak bisa memaksa Lalita untuk bercerita.
Nanti juga ada waktunya ia mengetahui semuanya.
Setelah itu ia pun mengatakan pada Lalita ingin keluar dan menikmati bacaannya sembari menunggu sang ayah pulang bersama dengan pamannya.
"Jika kau lapar cari saja Ibu, ya."
Andreas mengangguk mendengar perkataan Lalita itu.
Andreas langsung berlalu pergi dari saja untuk menuju halaman samping mansion, di mana ia duduk di bawah sebuah pohon yang rindang dan begitu sejuk, apalagi jika ada angin pelan.
Ia membaca buku dengan tenang di sana, apalagi sedikit menjauh dari jalanan di mana pasti banyak orang-orang yang berlaku lalang di sana.
"Ah ternyata kau di sini," ujar Leon mendekati Andreas yang masih berada di tempat yang sama.
"Ada apa?" tanya Andreas.
"Aku mau kau mengajariku tentang sihir kuning, aku lihat saat kau menggunakannya dan akun penasaran," kata Leon.
"Untuk apa kau lakukan itu?" Andreas bertanya lagi, karena tumben sekali ada yang tertarik dengan sihir kuno.
"Karena kakiku sudah sembuh, aku berniat ingin berlatih sihir lagi dan mengembangkannya. Aku ingin masuk kemiliteran sihir kerajaan." Begitu ucap Andreas yang membuat terlihat bingung.
"Kau ingin masuk militer kerajaan? Apa itu tak masalah untukmu? Maksudku kau penerus keluargamu kan."
"Aku sudah mengatakan hal itu pada Ayah dan Ibu, mereka mendukungnya. Meskipun mereka belum memberiku izin untuk bergabung di sana."
Militer kerajaan itu berbeda dengan tentara atau prajurit kerajaan.
Sebab militer kerajaan hanyalah diisi oleh orang-orang tertentu yang berasal dari para bangsawan, arena telah mereka menjadi seorang militer kerajaan mereka akan dianggap memiliki pangkat yang berbeda dari prajurit pada umumnya.
Biasanya militer kerajaan mengurusi masalah kerajaan, seperti halnya tinggal di istana, melindungi Raja, Perdana Menteri, maupun masalah kerajaan lainnya.
Mereka begitu istimewa dan kadang juga digelari sebagai militer suci.
Sebab mereka adalah orang-orang terpilih yang berbeda daripada orang pada umumnya.
Leon ingin masuk menjadi bagian dari militer kerajaan itu.
Meskipun setahu Andreas Leon adalah penerus dari ayahnya untuk keluarganya nanti.
Jika ia masuk ke dalam Militer kerajaan, maka ia akan mengabdi kepada kerajaan dan tidak lagi berada di wilayahnya.
__ADS_1
Padahal hanya dirinya satu-satunya anak laki-laki dari keluarga yang ada saat ini Andreas tak tahu apa yang diinginkan Leon.
Kemudian Andreas mengatakan pada Lion Bukankah jika sudah bergabung dengan militer kerajaannya tidak lagi menetap di wilayahnya.
"Tidak begitu maksudnya. Aku akan melakukan pendidikan selama di istana, berlatih menjadi seorang militer sampai umurku 20 tahun. Setelah itu aku akan kembali lagi ke wilayahku, setelah aku siap menjadi seorang pengganti Ayah. Selama itu aku pasti akan bertambah kuat dan hebat. Menjadi seorang pemimpin berarti aku juga harus mengurus wilayahku jika aku lemah maka akan bersalah terjadi nantinya."
Mendengar apa yang dikatakan Leon itu Andreas pun mengerti maksudnya.
Yang dikatakan Leon adalah ia hanya ingin berlatih untuk menjadi lebih kuat lagi nantinya bukan, menjadi militer kerajaan yang sebenarnya.
Andreas setuju dengan hal itu karena memang mungkin itu tujuan yang baik supaya nanti ketika ia memimpin wilayahnya tidak ada masalah yang akan terjadi.
Seperti yang dikatakan Leon sendiri bahwa menjadi pemimpin yang lemah itu akan beresiko karena wilayahnya akan berdampak dalam konflik nantinya.
"Jadi kau mau kan melatihku?" sambung Leon sembari bertanya.
"Apa itu tidak masalah untukmu? Bagaimana kata orang-orang nanti, aku melatih seorang vampir penyihir dengan kekuatan yang hebat bahkan menjadi salah satu lulusan terbaik dari menara sihir? Apa mereka tidak akan melihatku yang seolah berlagak atau malah meremehkanmu?"
Andres menanyakan hal itu bukanlah sebab, karena bagaimanapun tingkat bangsawan Andreas dan Leon sangat berbeda.
Jika ia melatih Leon maka ia yakin orang-orang akan mengatakan sesuatu hal yang buruk entah terhadap dirinya atau pada Leon.
"Aku tidak peduli apa kata orang, karena aku saat ini berlatih dan aku tahu bahwa kau lebih kuat daripada aku jika nanti aku menjadi lebih hebat mereka pasti akan kagum padamu yang seorang guru."
Andreas mengerti apa yang dikatakan Leon, itu ia pun akhirnya setuju untuk mengajari Leon cara menggunakan sihir kuno nantinya.
Ia sebenarnya tak pernah memiliki seorang murid pun selama ini, karena ia sibuk dengan kehidupannya.
Meskipun biasanya Ia juga mengajari Edmund dan Raquel bagaimana caranya menggunakan sihir.
Jadi sepertinya hal itu tidaklah asing baginya hanya saja keduanya tidak pernah meminta untuk diajari bagaimana caranya menggunakan sihir kuno ,mereka lebih peduli bagaimana caranya bersih itu bekerja, dan bagaimana caranya menggunakannya.
Hal yang sangat beda terjadi sebenarnya, sebab keduanya sudah dikaruniai mana sihir yang begitu kuat, jadi hal wajar.
Apalagi saat ini sudah banyak yang menggunakan sihir modern atau sihir modifikasi.
Agar beberapa orang yang sebelumnya tidak bisa menggunakan sihir saat ini bisa melakukannya dengan cukup mudah.
Meskipun sebenarnya harus berlatih apalagi jika dasarnya mereka memiliki mana sihir dalam tubuh mereka itu akan jauh lebih mudah.
Kemudian Andreas juga mengingat bahwa ia ingin menjadi seorang penyihir tinggi di menara sihir.
Maka mungkin itu juga salah satu jalan untuknya bisa menjadi seorang guru dan nantinya orang-orang akan memandangnya lebih baik.
Hingga ketika ia menjadi guru tidak ada lagi perdebatan yang terjadi di sana tempat di mana para anak-anak bangsawan berkumpul.
"Kita akan berlatih mulai besok, tapi mungkin aku hanya bisa melatihmu dua hari saja. Sebab setelah itu aku harus pulang Ayah mengatakan bahwa surat panggilan dari menara sihir menyuruh kami kembali ke sekolah."
__ADS_1
Leon mengangguk dengan apa yang dikatakan Andreas itu dua hari cukup untuk memperkenalkan dirinya dengan sihir kuno yang selama ini ingin Ia pelajari.