SISTEM VAMPIR ABADI

SISTEM VAMPIR ABADI
026 - ADA YANG TIDAK MASUK AKAL


__ADS_3

Malam hari setelah Andreas dan kedua orang tuanya datang ke rumah keluarga Liones, mereka mengadakan pesta penyambutan kelahiran keluar baru mereka. Seorang anak cantik yang tak lain adik dari Leon.


Pesta itu diadakan cukup meriah, banyak yang datang ke sana, para tamu undangan dari kalangan bangsawan tentunya. Sebuah hal yang cukup mencolok.


Andreas menyadari bahwa selama berada di sana, ada sebuah perbedaan yang mendasar antara keluarga ayahnya dan keluarganya pamannya, seolah ada yang garis pembatas yang berbeda.


Keluarga Liones begitu elegan dan semua orang harus sadar bahwa mereka adalah keluarga bangsawan, meskipun tidak nampak sombong ataupun mengatakan hal seperti itu.


Namun, hal itu sangat nampak sekali. berbeda dengan keluarga Alfred yang sepertinya lebih sadar bahwa mereka hanyalah sekelas baron saja tidak lebih.


Maka dari itu Alfred menganggap bahwa hal itu biasa, tak perlu dibanggakan berlebihan.


Sikap Alfred dan Liones sangat bertolak belakang lagi, melihatkan bahwa keduanya seolah bukan satu garis keturunan. Meskipun beberapa hal mereka sama.


Pesta itu pun berlangsung cukup meriah, semua orang bersenang-senang, tetapi Andreas bosan dengan hal itu, ia pun memutuskan hanya diam saja di balkon sambil menatap keluar mansion untuk melihat pemandangan luar.


Namun, begitu ia melihat keluar, sebuah cahaya terang muncul dari hutan tak jauh dari sana.


Andreas merasakan sebuah mana sihir yang cukup kuat. Andreas yang penasaran pun pergi ke sana untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.


Namun, begitu ia hendak pergi dari sana Leon datang mencegahnya.


“Kau mau pergi ke mana Andreas?” Begitu tanya Leon.


“Aku penasaran dengan cahaya putih terang dari hutan itu, ada apa di sana?” kata Andreas.


“Lebih baik kau jangan pergi ke sana, hutan itu terlarang. Tak boleh ada yang ke sana.”


Leon mencegah Andreas untuk pergi, karena memang selama ini ia tak boleh masuk ke dalam hutan itu yang menurut banyak orang di sana, hutan itu cukup berbahaya.


Andreas tak paham apa maksud berbahaya bagi Leon, bukankah itu hanya hutan biasa, sama seperti hutan pada umumnya.


Lagi pula mereka itu vampir, salah satu Ras iblis terkuat, untuk apa mereka takut pada sebuah hutan.


Habitat mereka kan memang berada di kegelapan dan tempat tempat sunyi-sepi.


“Aku sangat penasaran sekali, Leon.”


Andreas terus memaksa ingin pergi ke sana pada Leon.


“Aku ikut jika kau pergi ke sana. Aku akan memastikan bahwa kau baik-baik saja, karena kau tanggung jawabku selama di sini.”


“Apa orang tuaku mengatakan itu padamu?”


Leon menggeleng.


Jelas saja kedua orang tuanya tak pernah mengatakan hal itu pada Leon, mereka saja yakin bahwa Andreas bisa menjaga dirinya sendiri tanpa bantuan siapapun, bahkan mereka juga tahu seberapa kuat anak mereka itu.


“Baiklah kau ikut, tetapi jangan memaksa untuk kembali lebih cepat,” kata Andrea pada Leon.

__ADS_1


“Tapi kita harus kembali ke mansion sebelum pesta selesai,” ujar Leon.


Andreas hanya mengangguk, lalu mereka pun berjalan beriringan untuk menuju ke hutan itu.


Andreas cukup penasaran dengan hutan itu, apa yang ada di dalamnya, karena mana yang keluar dari cahaya putih itu bukan sihir biasa, sihirnya cukup kuat.


Andreas takut jika terjadi hal yang tidak diinginkan nantinya. Maka dari itu lebih baik ia menjaga dan mengurusnya lebih dulu, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.


Keduanya pun terus saja berjalan masuk ke dalam hutan itu, hingga sampai tempat di mana cahaya putih terang itu berada.


Sebuah tempat yang cukup lapang, mungkin berdiameter beberapa kaki. Di dalamnya ada lingkarang sihir yang tidak begitu asing bagi Andreas, ia sepertinya pernah melihat lingkarang sihir itu.


“Sistem periksa lingkaran sihir ini.”


[Analisis dilakukan ... Analisis didapatkan. Sebuah lingkaran sihir kuno milik manusia]


“Sejak kapan lingkaran sihir ini ada?” tanya Andreas pada Leon.


“Selama ini aku tak pernah pergi ke hutan ini, jadi aku tak yakin kapan lingkarang sihir ini ada di sana.”


Saat keduanya berbicara, Andreas merasa ada sebuah benda yang mendekat, lalu...


“Leon mundur ke belakangku.”


Setelah mengatakan hal itu sebuah barrier sihir aktif, dan tak lama berbagai pedang datang menyerang keduanya.


Tak lama kemudian pedang-pedang itu berhenti, lalu seseorang datang yang melangkah dari kegelapan.


Begitu sampai di depan Andreas dan Leon, orang itu menampakkan wajahnya. Seorang manusia.


Andreas terkejut dengan hal itu, hingga ia bingung. Ternyata ada manusia di tempat seperti ini.


“Ah kalian ternyata.” Begitu kata manusia itu. “Apa yang kalian lakukan malam-malam begini di hutan? Atau memang vampir tinggal di hutan?”


“Siapa dia?” tanya Andreas pada Leon.


“Aku juga tidak tahu siapa dia, tapi yang pasti dia manusia, bukan?” Leon bertanya balik.


Andreas masih diam, tetapi ia sudah menghilangkan barier di dekatnya. Ia terus memperhatikan manusia itu.


Aneh sekali melihat manusia, setelah terlahir kembali yakni sekitar dua belas tahun, baru kali ini melihat manusia.


“Apa yang kau lakukan di sini? Bukankah ini dunia para iblis?” tanya Andreas pada manusia itu.


“Memang, tetapi aku sudah lama berada di sini,” jawab manusia itu pada Andreas.


Kemudian Andreas menanyakan hal itu pada sistem.


[Manusia itu sepertinya satu dari sekian keturunan manusia yang menatap di dunia iblis, karena saat ini beberapa kelompok iblis tidak memakan daging atau meminum darah manusia, jadi mereka bebas]

__ADS_1


[Para manusia itu sebenarnya bagian dari pertukaran dunia dunia, iblis dan juga manusia]


Ucapan sistem itu makin membuat Andreas bingung terus bertanya, bukankah manusia dan iblis dipisahkan oleh sebuah dinding pelindung yang cukup kuat seribu tahun lalu.


Namun, mengapa manusia bisa datang ke dunia iblis.


[Ada sihir kuno yang memungkinkan manusia dan iblis saling terhubung. Sebab setelah Tuan mengorbankan diri, beberapa ratus tahun lalu dinding itu mulai kehilangan kekuatannya]


[Mereka yang memiliki kekuatan hebat, memungkinan untuk membuat hubungan itu. namun, iblis yang biasa bisa pergi ke dunia manusia, tetapi dengan sihir yang benar-benar tinggi]


Meskipun Sistem sudah mengatakan hal itu dengan bahasa yang jelas, tetapi mengapa ia masih belum begitu paham.


Sebab bingung, Andreas pun mengajar Leon untuk pergi dari sana sebelum pesta terjadi. Dan ia bisa mengurus manusia itu jika membuat keonaran nantinya.


Mungkin nanti ia bisa bertanya pada kedua orang tuanya tentang manusia itu agar lebih jelasnya lagi.


Andreas dan Leon pun sampai di pesta itu lagi. Ia menikmati pesta itu sampai selesai, dan sesaat ia sudah melihat bahwa cahaya dari lingkaran sihir itus udah menghilang entah ke mana.


Sepertinya manusia itu juga sudah pergi. Dari apa yang terlihat Andreas yakin bahwa manusia itu tidak menetap di satu wilayah dan biasanya ia berpindah-pindah.


Namun, Andreas yakin bahwa kekuatan manusia itu cukup tinggi, karena ia merasakan aliran mana yang begitu kuat berbeda dengan mana yang dimiliki para iblis.


Hal itu sebenarnya mengganggu Andreas sampai pesta itu selesai, ia harus mencari tahu nanti.


Mungkin itu juga ada hubungannya dengan apa yang terjadi pada dunianya saat ini. karena mungkin ada sangkut pautnya dengan para manusia itu.


Meskipun Andreas tak ingin berpikir hal yang buruk, tetapi biasanya para manusia memang makhluk yang licik seperti dulu saat ingin menyelesaikan peperangan.


Untuk saja dirinya dan Darion sepakat bahwa mereka harus mengorbankan diri demi sebuah perdamaian.


Jika tidak seperti itu mungkin perang akan terus berlangsung dan keegoisan manusia bertambah, sebab manusia memang makhluk yang merasa bahwa dirinyalah sang penguasa.


Malam terus saja melarut, Andreas belum mampu memejamkan matanya, sebab ia masih memikirkan hal itu.


Hingga kemudian Alfred datang memasuki kamar Andreas.


“Kau belum tidur? Ini sudah malam,” kata Alfred mendekati Andreas yang masih berdiri sambil menghadap jendela.


“Ayah aku ingin bertanya hal yang cukup penting,” ujar Andreas.


“Tentang apa?” tanya Alfred.


“Apa para iblis dan manusia masih menjadi musuh? Dan apa manusia itu bergabung dengan para iblis?”


Alfred terdiam sesaat mendengarkan apa yang ditanyakan Andreas itu, tetapi kemudian ia malah mengulas senyum.


“Ayah akan mengatakan semuanya, nanti setelah kita kembali ke rumah. Sepertinya hal itu sangat mengganggu pikiranmu saat ini.”


Setelah mengatakan hal itu tanpa menunggu ucapan dari Andreas lagi, Alfred pun berlalu dari sana.

__ADS_1


__ADS_2