SISTEM VAMPIR ABADI

SISTEM VAMPIR ABADI
049 - MENUNJUKKAN SIAPA DIRINYA


__ADS_3

Bayangan tentang peperangan itu ada dalam pikiran Andreas ternyata itu barulah bayangannya sedangkan, setelah membunuh raja manusia itu ia kemudian memanggil seorang iblis dan memintanya untuk pergi kembali ke menara manusia dengan menyerupai raja manusia.


Para manusia tidak tahu bahwa raja mereka telah mati bahkan saat iblis yang menyerupai raja manusia itu kembali ke menara manusia ia juga menyebarkan berita bahwa para iblis kalah-tolak dan juga para iblis sedang ketakutan karena para manusia benar-benar hebat.


Iblis yang menyerupai raja manusia itu berhasil menyebarkan berita omong kosong tentang pihak iblis di mana pihak iblis sebenarnya sedang berusaha untuk memperkuat pertahanan mereka bahkan Andreas kemudian langsung menunjukkan dirinya dengan mengingatkan para pasukan tentang peperangan yang terjadi seribu tahun yang lalu.


Andreas kemudian tidak ingin berbaik hati lagi walaupun ia banyak belajar di sekolah iblis bahwa walaupun mereka adalah iblis tetapi keseimbangan antara manusia dan iblis juga harus terjadi.


Andreas tidak ingin memikirkan hal itu lagi ia kemudian segera membentuk pasukan kerajaan iblis yang terkuat pada saat peperangan 1000 tahun yang lalu itu.


Andreas yakin pada manusia tidak akan berkutik karena mereka adalah manusia lemah yang seharusnya tahu diri mengapa Tuhan membiarkan mereka hidup di bumi yang bahkan iblis tidak bisa hidup di situ.


Memang kami hidup berdampingan tetapi mereka sama sekali tidak pernah bersyukur bahwa mereka derajatnya sedikit lebih tinggi dari mereka.


Setelah membentuk pasukan Andreas sudah cukup siap tetapi para pihak manusia bahkan tidak melakukan apapun karena raja manusia yang nyatanya adalah seorang iblis itu terus mengatakan pada para manusia bahwa iblis sekarang sedang ketakutan dan akan dihukum oleh Tuhan.


Sehingga para manusia hanya bersantai dan juga tidak berlatih untuk melawan iblis yang sebentar lagi akan berperang bersama mereka. Masuk dalam perangkap iblis membuat manusia itu tidak tahu apa-apa sedangkan raja manusia selalu saja tersenyum melihat kebodohan para manusia.


Sedangkan Andreas yang lainnya juga tidak hanya kerajaan mereka juga berlatih setiap harinya menunggu waktu itu tiba dan perang suci itu akan terlaksana dan mereka akan menguasai dunia ini.


Tetapi Andreas juga tidak pernah berpikir untuk menguasai dunia ia hanya ingin membuat suatu kebenaran bahwa ia tidak mencari gara-gara dengan pihak manusia dan para manusia hina itu yang menyebarkan berita bohong itu.


Ini sudah masuk hari ke tiga ratus enam puluh lima pun berakhir, pasukan iblis benar-benar sudah kuat dan juga mereka benar-benar sudah siap untuk melawan pasukan dari para manusia.


Sedangkan berita dari raja manusia yang adalah iblis itu mengatakan bahwa manusia sama sekali tidak melakukan apapun selama beberapa tahun belakangan ini bahkan mereka hanya terus hidup seperti biasanya dan mereka tidak pernah terpikir akan ada peperangan.


Andreas tersenyum senang mendengar berita itu dan ia kemudian segera latihan untuk terakhir kalinya hari ini agar pada akhirnya besok mereka bisa berperang dan memusnahkan para manusia itu.

__ADS_1


Hingga hari yang dinanti-nanti Andreas pun tiba besoknya dia dengan pasukannya yang begitu sangat gagah dan juga begitu sangat banyak langsung saja pergi ke daerah manusia lebih tepatnya mereka semua berkumpul di depan menara manusia.


Seperti apa yang ada dalam bayangan Andreas saat itu ia melihat para manusia yang saat itu sedang bersantai-santai langsung berlari masuk ke dalam menara bahkan ada beberapa orang yang begitu terkejut sampai kehilangan nyawa mereka dan saat itu juga mati di tempat.


Andreas tertawa senang Iya tahu ini adalah kelewatan batas karena menakuti para manusia itu tetapi ini adalah perang yang sangat tidak bisa dilewatkan melihat manusia yang sudah ketakutan seperti itu tidak membuat Andreas begitu saja memundurkan pasukan ia dengan teriakan yang begitu sangat menggelegar dan tembakan api ia kemudian berteriak


"SERANG!"


Pasukan iblis kemudian menyerang menara manusia tanpa pandang bulu dan juga tanpa melihat anak-anak wanita maupun baik-baik kecil mereka kemudian terus berperang melawan manusia.


Perang suci ini terus berlangsung dan manusia yang saat itu tidak punya persiapan tentu saja berjatuhan tetapi karena manusia begitu sangat banyak mereka terus berupaya untuk melawan para iblis ada yang terus menembakkan panah dan kemudian terus memakai pedang mereka.


Para orang-orang yang mahir berkuda keluar dengan kuda mereka masing-masing dan kemudian melawan para iblis.


Andreas hanya bisa melihat dari kejauhan peperangan ini terjadi Iya begitu sangat senang pada akhirnya ia bisa membalaskan dendamnya tetapi Andreas akhirnya sadar bahwa ini semua salah. Tetapi kemudian seseorang menempuh pundaknya dan berkata.


"Mereka pantas mendapatkannya"


"Ya! Mereka sangat pantas!"


Andreas mengatakan hal itu dan melihat bagaimana peperangan terjadi. Andreas tidak ingin berdiam saja di tempat sehingga ia kemudian dengan kudanya masuk ke dalam menara manusia di sana ia melihat ada raja manusia di sana.


Salah satu anak yang pernah membuat hatinya sakit duduk dengan begitu sangat patuh di bawah kaki raja manusia tetapi saat Andreas turun dari kudanya ia segera tertawa dengan suaranya yang begitu sangat terdengar menakutkan.


"Tolong selamatkan aku… tolong selamatkan aku…"


Berbeda dengan anak yang waktu itu Andreas temui sekarang ia malah ketakutan bahkan ia berkeringat dingin dan juga Andreas hanya bisa tertawa dan berkata pada anak itu.

__ADS_1


"Lihatlah betapa Tuhan begitu baik pada iblis … Ha Ha Ha!"


Andreas tidak ingin membuat semuanya menjadi drama lagi dan juga menyedihkan kemudian ia segera menarik pedangnya dari saku dan dengan sekali Tarik, kepala anak itu kemudian terguling di lantai.


Raja manusia itu kemudian berubah menjadi sosok iblis dan membuat Andreas tersenyum kepadanya.


"Kita sudah berhasil membuat manusia ini sadar"


Peperangan ini sebenarnya tidak harus terjadi tetapi pada manusia itu terlalu sombong dan juga berpikir bahwa mereka adalah makhluk yang paling sempurna dan juga paling baik.


Bahkan mereka selalu berpikir bahwa iblislah yang merusak semua kebaikan di dunia tetapi hal itu malah membuat pihak iblis merasa tersinggung dan juga merasa diri mereka telah dihina.


Tentu saja iblis tidak akan membiarkan hal itu dan hal inilah yang terjadi peperangan suci ini terjadi, peperangan antara manusia dan juga iblis.


Padahal manusia sudah hampir kalah telak tetapi mereka masih saja berusaha untuk melawan para iblis yang bahkan jumlah mereka tidak terhitung banyaknya bahkan kekuatan mereka selalu saja bertambah semakin banyak membuat para manusia semakin tidak bisa mengalahkan mereka.


Para manusia  tidak dengan persiapan itu kemudian hanya  bisa terus mengadakan kekuatan dan juga teknik berperang mereka dengan seadanya karena mereka selama satu tahun ini tidak pernah menyangka akan diserang seperti ini.


Karena raja mereka selalu mengatakan bahwa pihak ibu sedang ketakutan dan juga akan dihukum oleh Tuhan karena telah melakukan kesalahan. Sekarang barulah mereka sadar bahwa mereka telah ditipu dan kemudian mereka melihat bagaimana raja manusia keluar bersama dengan Andreas.


Mata mereka terbuka dan kemudian mereka sadar bahwa mereka sudah tertipu selama ini.


"Kurang ajar!"


Salah seorang kemudian berbicara sendiri dan kemudian ia melampiaskan semua emosinya dengan menggunakan pedangnya ke sana kemarin tetapi tidak mengenai tubuh ini sedikitpun karena memang iblis tidak akan pernah bisa dibunuh dan tidak akan pernah bisa dimusnahkan.


Saat melihat hal itu Andreas kembali tertawa dan merasa hal ini sangat lucu karena manusia yang begitu lemah berani sekali menyebarkan berita omong kosong tentang para pihak ini.

__ADS_1


Sedangkan mereka sama sekali tidak pernah sadar bahwa iblis adalah makhluk yang begitu jahat dan juga bisa membalaskan dendam kapanpun mereka mau apalagi jika mereka terbukti tidak bersalah.


Andreas kuat melawan semua manusia itu karena ia tahu bahwa pihak mereka benar-benar tidak salah karena mereka hanya ingin melihat bagaimana kehidupan manusia di menara itu tetapi saat mereka tiba mereka malah diejek dihina bahkan dikatakan sebagai sampah dan juga aib di dunia ini.


__ADS_2