Smiley Girl!

Smiley Girl!
Tragedi!


__ADS_3

Albert tampak menghubungkan beberapa kejadian dan keanehan istrinya. semua memang terjadi sejak anak kedua mereka lahir. Tatiana mulai sensitif, mengamuk bahkan sejak saat itu ia tidak pernah mendapatkan haknya dan hal itu pula pemicu pertengkaran mereka seminggu yang lalu! saat ia mencoba merayu dan meminta haknya sebagai suami, istrinya menolaknya mentah-mentah dan terjadilah percekcokan yang berakhir dengan perginya Tatiana bersama dengan Anne.


Albert mengusap wajahnya kasar dan memandang Katarina yang kini duduk di ujung sofa. Wajah wanita itu tampak lelah, rambut dark coklatnya membingkai wajah oval cantiknya, bibir tipisnya berwarna pink membuat siapapun ingin mengecupnya.


Katarina menggunakan baju yang sangat sopan kemeja putih lengan panjang dan rok selutut berwarna hijau tua tampak sangat cantik dan elegan. Tanpa sadar, mata mereka berdua bertemu dan terkunci. Albert mencondongkan wajahnya dan mencium Katarina, awalnya perlahan kemudian ia mulai meraup bibir wanita itu dengan rakus. Sebelah tangannya menahan tengkuk wanita itu agar bisa memperdalam ciumannya.


Kedua mata Katarina sontak membulat, ia begitu terkejut dengan serangan tiba-tiba Albert padanya. Ia mencoba memberontak dan mendorong tubuh kekar Albert, namun tenaganya tidak sebanding dengan tenaga pria itu. Albert seolah sedang kerasukkan ia mulai melepas semua baju yang melekat pada tubuh Katarina dan tubuhnya dengan kasar. Albert merenggut hal yang paling berharga milik wanita itu yang bahkan tidak pernah di ambil oleh mendiang suaminya. Albert bahkan tidak mengindahkan teriakan dan tangisan Katarina, lebih dari setahun Albert menahan hasratnya dan sekarang ia sudah tidak tahan lagi ia butuh sebuah pelepasan. Ia mulai menindih Katarina yang menangis kesakitan. lagi dan lagi seolah tak pernah puas.


.


.


.


.


Albert menciumi setiap senti wajah Katarina yang masih menangis dan memeluknya erat. Ia merasa bahagia karena ia adalah pria pertama wanita itu namun juga menyesal karena sudah memaksakan kehendaknya. Dibutakan oleh hasratnya.


"maafkan aku sayang...aku benar-benar minta maaf...aku.." aku benar-benar lelaki bre****k! sia***! Albert benar-benar tidak menduga jika Katarina masih suci. Karena yang ia tahu wanita itu pernah menikah sebelumnya dan suaminya sudah meninggal.


Albert merutuki dirinya sendiri. Semua karena ia sudah tidak lagi bisa menahan hasratnya. Selama ini ia sudah menahannya terlalu lama.

__ADS_1


dan Albert bukan tipe pria yang suka melakukan hubungan dengan wanita pe*******. Ia tipe lelaki setia, sampai ia bertemu lagi dengan wanita yang sangat ia cintai. ya Tuhan, bahkan sampai saat ini ia masih mencintai wanita ini. Ia bahkan tidak ingin kehilangan wanita ini lagi.


Disisi lain Katarina sungguh kecewa pada Albert, ia tidak pernah menyangka pria yang dulu sempat mengisi hatinya itu tega malakukan hal keji padanya. Dan, apa yang ia bilang tadi maaf...apakah semuanya akan kembali seperti semula dengan kata maaf!.


Dan entah kenapa, Katarina sekarang merasa seperti seorang penghianat. Ia merasa bersalah pada Tatiana ia seolah sedang berselingkuh sekarang.


"aku akan bertanggungjawab, aku akan menikahimu. Aku akan mengatakan semua pada Ana, dia akan mengerti." kata-kata Albert seperti palu godam. seketika Katarina menoleh pada pria itu.


"Tidak! kau tidak boleh mengatakan apapun padanya!."


"tapi sayang,..."


"ini hanya kesalahan, kesalahanmu!"


"tidak ada pertanggungjawaban, tidak ada apapun. Mari kita lupakan apa yang baru saja terjadi." sambung Katarina sambil memunguti bajunya dan mengenakannya lagi dengan cepat.


"Tidak! itu tidak mungkin. Aku tidak bisa mengabaikan mu dan apa yang sudah aku lakukan." Albert berkata sambil memakai kembali celana dan kemejanya.


" Tolong jangan, Al Kumohon aku sangat menyayangi Tatiana. Aku tidak mau menyakitinya..." airmata sudah mengalir kembali di kedua pipinya.


"lalu aku, apakah kau sudah tidak mencintai ku..." Albert merasa sangat kecewa wanita yang masih ia cintai itu ternyata lebih memilih sahabatnya dari pada dirinya. Entah mengapa, ia merasa sangat terluka. Meskipun Ana adalah istrinya sendiri.

__ADS_1


"baiklah, aku akan segera menyewa seorang terapis profesional. Dan tidak akan mengatakan apa yang baru saja terjadi. tapi..." jeda sesaat Albert mengatakan dengan suara yang terdengar sangat dingin. " selama Ana tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang istri, Kau yang harus melayaniku." sambungnya egois.


Tubuh Katarina seketika membeku mendengar perkataan Albert.


"jika kau tidak mau. Maka, aku akan segera menceraikan Anna dan menceritakan semuanya."


Mata Katarina seketika membulat. Mendengar ancaman yang dibuat Albert.


"Kau mengancamku! dan menyuruhku berselingkuh dengan mu! Apa Kau sudah Gila!!!"


"aku memang sudah gila Katty! sekarang kau harus memilih!!!" Katty adalah panggilan kesayangan Albert untuk Katarina.


Katarina bahkan seperti tidak punya pilihan, pria itu membuatnya berada dalam dilema. pun menjawab...


***


Sudah lebih dari sebulan lamanya Tatiana menjalani pengobatan. Selama itu pula Katarina menjalankan semua tugas Anna, mengurus mansion, mengatur Restoran, memberikan perhatian pada dua anak Tatiana bahkan ia melayani Suaminya.


Sejak tragedi sebulan yang lalu, mereka tidak pernah melakukannya di mansion. lebih tepatnya Katarina tidak mau, bagaimanapun juga mansion itu adalah rumah Tatiana. ia tidak mau menodai mansion itu demi apapun.


tok tok tok

__ADS_1


Hari masih sangat pagi, saat Katarina mendengar suara ketukan di pintu. Katarina bergegas membukanya dan terkejut melihat sseseorang yang sedang berdiri di ambang pintu rumahnya...


__ADS_2