
Pria itu mengernyit heran. " Memang siapa yang kau maksud dengan mantan pacarnya? Aku kakaknya!"
Max kini binggung sebenarnya berapa kakak yang Milly punya! Yang ia tahu Alexander Jhonson satu-satu nya kakak istrinya yang jelas mempunyai hubungan darah.
Dan Max jelas tahu pria ini adalah kekasih istrinya di masa lalu.
.
.
.
" Ibuku adalah sahabat ibu kandung Milly. Sebelum ibunya meninggal Milly di adopsi keluarga ku. Tapi, ternyata Ayah Milly dan istrinya berkeras Milly harus mereka asuh. Jadi, kami mengalah." Carlos bercerita tentang bagaimana kehidupan Milly. Dimana setiap liburan Milly akan selalu menghabiskan waktunya bersama keluarga Carlos. Kadang Carlos yang datang untuk menjemput Milly atau bahkan ia yang akan berlibur dan menginap di Mansion keluarga Jhonson. Mungkin saat itulah Max melihat Carlos dan Milly bersama.
flasback
Maximus menghabiskan Liburan kuliahnya di rumah sang kakek. Ia mendapat kabar bahwa ia akan di jodohkan. Jika sepupu tertuanya akan mendapat jabatan di perusahaan milik kakeknya maka ia akan di jodohkan dengan cucu sahabat kakeknya. Pembagian yang adil menurut kakeknya saat itu.
Merasa bosan di rumah Max pergi ke sebuah toko buku. Disanalah untuk pertama kalinya ia bertemu dengan seorang gadis dengan rambut aneh, gadis itu mencoba menggapai sebuah buku di rak paling atas. Max membantu gadis itu dan mengambilkan buku yang ia inginkan.
"Terima kasih." sejenak mereka terpaku, gadis itu tersenyum sangat manis dan bola matanya yang berwarna coklat sangat memukau. Kemudian, beberapa kali ia bertemu lagi dengan gadis itu di supermarket, di perpustakaan kota dan di taman kota. Setiap bertemu dengan gadis berambut aneh itu Max merasakan kenyamanan. Mereka sering menghabiskan waktu bersama berbincang dan berdiskusi, setiap kali bertemu mereka selalu lupa menanyakan nama masing-masing.
__ADS_1
Namun, sejak gadis cantik berambut pirang dengan wajah bak malaikat yang mengaku sebagai Clara datang, ia tidak lagi begitu memperdulikan gadis berambut aneh itu. Clara sangat cantik, dia juga lemah lembut dan pandai. Tidak ada seorang lelakipun yang tidak menyukainya.
Max merasa beruntung Clara adalah tunangannya. Clara sering bercerita jika mempunyai teman seorang anak pelayan yang sangat ia sayangi seperti adiknya sendiri, namun temannya itu selalu berlaku licik ingin mengambil apapun yang ia punya. Pelayan itu bahkan bertingkah seolah ia anak orang kaya dan mengaku bahwa dia adalah anak kedua orang tuanya. Clara selalu mengeluhkan tentang tingkah menyebalkan pelayan itu. Membuat Max tanpa sadar ikut membencinya, bagaimana mungkin seorang pelayan bertingkah memuakkan seperti itu.
***
Hari ini Max bertemu Clara di taman. Sejak Clara menemuinya dan mengaku sebagai Orang yang akan di jodohkan dengannya. Max belum mengatakan pada keluarganya bahwa ia sudah bertemu dengan Clara calon tunangannya. Pertunangan mereka baru akan di laksanakan dua bulan lagi saat Clara sudah lulus High school. Clara yang memintanya untuk merahasiakannya karena dia merasa malu mendatangi Max lebih dulu. Max tidak tahu bahwa gadis berambut pirang dengan wajah malaikat itu bukan Clara yang sebenarnya melainkan Antoinette yang berpura-pura menjadi Clara adiknya.
Disisi lain Anne sangat senang saat tahu bahwa Max pemuda yang akan bertunangan dengan adiknya jatuh kedalam perangkapnya. Anne akan menggunakan Max sebagai alat untuk menyakiti Clara. Pemuda mana yang tidak tergila-gila padanya, selama ini banyak sekali pemuda yang mengejar-ngejarnya hingga tak butuh waktu lama ia berhasil menaklukkan Maximus.
Anne melihat Max yang menunggunya di kejauhan hari ini ia akan membuat Max sangat membenci Clara adiknya. Anne tersenyum sinis dan memulai pertunjukan menjadi gadis berwajah malaikat.
Max melihat Clara sedang berjalan ke arahnya, ia tersenyum menyambut kedatangan gadis itu. Namun, ekor matanya melihat gadis berambut aneh yang beberapa kali ia temui sedang berpelukan dengan seorang pemuda berambut hitam.
"Tidak, aku juga baru saja sampai." jawab Max sambil menarik sudut bibirnya. Mereka berjalan beriringan menuju kursi taman, namun Clara menghentikan langkahnya secara mendadak dan merangkul lengan Max erat.
"Ada apa Clara?"
" I-itu dia, gadis yang sering aku ceritakan." mata Clara tampak berkaca-kaca mata menatap lirih seorang gadis berambut aneh yang sedang bersebda gurau dengan seorang pemuda. Max tidak menyangka ternyata gadis yang selama ini ia kenal ternyata gadis dengan tempramen buruk.
"Biarkan saja."
__ADS_1
"Tapi aku takut dia akan mengatakan hal yang tidak benar padamu. Dia selalu mengaku bernama Clara pada banyak pemuda hingga membuat namaku jelek di mata teman-teman ku." Tubuh gadis itu bergetar tampak benar-benar takut.
" Baiklah, lebih baik kita pergi dari sini." Max membalikkan tubuhnya dan akan segera berjalan sampai sebuah sapaan menghentikan mereka.
"Hai, apa kabar kau juga disini" gadis berambut aneh itu sudah berdiri di belakang Max.
Gadis itu mengernyitkan keningnya melihat pemuda yang biasanya ramah itu kini sedang menatapnya dengan pandangan dingin. Ekor matanya melirik sosok yang berdiri disebelah pemuda itu.
"Kakak?! Kalian saling mengenal." seru gadis lagi. Max tidak menyangka ternyata apa yang Clara katakan memang benar, gadis pelayan ini berpura-pura menjadi adik Clara.
"Kabar ku baik sangat baik. oh iya, Aku selalu lupa bertanya siapa namamu setiap kita bertemu?" Max berharap setidaknya gadis itu berkata jujur dan menyebut nama aslinya.
" Namaku Clara, Clara Rein." gadis itu tersenyum manis sambil mengulurkan tangannya. Max mengepalkan tangannya menahan amarah ia bahkan tidak menyambut uluran tangan gadis itu.
" Apa kau sangat ingin menjadi seperti Clara! tidak ku sangka kau sungguh gadis yang sangat menjijikkan. Kau seharusnya tahu malu, Clara sudah sangat baik padamu dan apa yang kau lakukan! Aku berharap kita tidak pernah bertemu lagi!"
" Sudahlah Max, jangan seperti itu. apakau tidak kasihan padanya. Ayo sebaiknya kita pergi." Clara palsu alias Anne mengajak Max segera pergi meninggalkan taman.
Meninggalkan seorang gadis yang terluka dengan kata-kata Max, gadis itu sudah jatuh cinta pada pemuda itu. Cinta pertama yang kandas bahkan sebelum diungkapkan.
Pemuda yang di kemudian hari baru ia ketahui adalah calon tunangannya. Tunangan yang diinginkan kakaknya...
__ADS_1
***
Maafken klo ada yang binggung ini ceritanya banyak flashbacknya...😁