
Milly menghempaskan tubuhnya diatas ranjang. pertemuan dengan kakaknya yang ia kira akan penuh dengan cerita dan melepas kerinduan setelah beberapa tahun tak bertemu. ternyata, malah berakhir dengan kesedihan. ia tak mengira kakaknya tega melakukan hal ini kepadanya!
tok tok tok
cklek
wanita cantik berambut pirang gelombang membuka kamar milly, masuk kekamar setelah sebelumnya menutup pintu kamar. Elianora, duduk di ranjang samping Milly yang terisak dengan posisi tengkurap. perlahan Elianora mengusap lembut bahu Milly.
"hei, kau baik-baik saja." meskipun ia tahu benar temannya itu sedang tidak baik-baik saja. sejenak ia pergi meninggalkan Milly dan kembali dengan secangkir teh crisantium.
"minumlah.."
Milly bangun dari tidurnya dan duduk d tepi ranjang, sejenak mengusap airmata di pipinya. meminum seteguk teh, kehangatan seketika merebak di tenggorokannya yang kering dan rongga dadanya.
" kau sudah tenang.."
" apa kau mau mulai bercerita sekarang atau..." kau masih butuh waktu seperti dulu batin Elianora.
Milly tampak mengambil nafas sejenak sebelum mulai bercerita.
" Eli, kau tau. hari ini, aku baru saja bertemu dengan kakak ku."
"kau bertemu Alex?!" aneh seharusnya dia bahagia bertemu dengan alex! dia sangat menyayangi alex. apa yang terjadi sampai ia begitu terguncang. ini pertama kalinya Elianora melihat milly begitu tergucang setelah 7 tahun yang lalu...
" kakakku dia..."
***
Flashback
__ADS_1
" hanya kau yang bisa membantu ku, Clara." ucap Alex sambil menggenggam tangan Milly erat.
seketika Milly membulatkan matanya saat mendengar Alex memanggil nama lamanya.
" namaku smiley sekarang Kak! apa kau lupa?! hanya ada satu Clara dan kau tahu siapa dia".
" katakan padaku sebenarnya ada apa?! jika aku bisa, aku pasti membantu mu...apa ini berhubungan dengan perusahaan!?"
namun saat melihat ekspresi wajah alex ia tahu bantuan yang di butuhkan alex bukan tentang masalah perusahaan sang kakak.
perasaan Milly sudah tidak enak saat mendengar alex memanggilnya dengan nama lamanya. entah kenapa hatinya serasa di remas tiap mendengar nama itu di sebut. seolah membuka kotak Pandora yang sangat ia simpan rapat.
" Anne...sebulan lagi akan menikah dengan 'tunangannya'." kata tunangan begitu di tekankan
" ehmm, aku tahu itu. tiga atau empat bulan lalu aku tak sengaja bertemu dia di london."
" akukan sudah bilang tidak sengaja. waktu itu aku mewakili acara confrensi perusahaan di London. aku tak sengaja bertemu di lobi hotel tempat acara itu berlangsung."
" apa dia mengatakan sesuatu?!"
"dia hanya bilang, apa kau tahu aku akan menikah dengan tunangan ku segera!kau tahukan siapa tunanganku?! mungkin, tiga atau empat bulan lagi. kami sudah mempersiapkan pernikahan yang sangat meriah. kau boleh datang. itupun jika kau punya gaun untuk kau kenakan." kata Milly sambil menirukan gaya anne yang arogan.
" tolong maafkan anne...dia memang sangat keterlaluan..."
"kenapa kakak harus minta maaf... dia kan sejak dulu seperti itu. aku sudah biasa."
" lalu,... apa masalah kakak berhubungan dengan persiapan acara pernikahan anne!?"
Bingo!
__ADS_1
Milly melihat manik mata kakaknya sejenak terkesiap mendengar penuturannya.
" kakak kau tidak sedang menyuruhku menjadi Bridesmaid anne kan?" ya tuhan, semoga saja tidak! batin Milly.
"tidak! tentu saja tidak! "
"aku malah ingin kau yang jadi pengantinnya bukan Bridesmaidnya!"
seketika mata Milly membulat.
" kakak! apa kau sedang bercanda...ini tidak lucu sama sekali. menjadi pengantin!? yang benar saja!"
" lihat mata ku Milly, apa aku terlihat sedang bercanda?"
sayangnyaTidak!
" Milly, anne saat ini sedang hamil."
apa!
"dia sudah menikah dengan lelaki yang benar-benar ia cintai. tanpa sepengetahuan kami, dia menghilang selama hampir sebulan ini. dua hari yang lalu aku baru menemukannya di London."
dasar pembuat masalah! sejak dulu dia tidak pernah berubah...
" kau tahukan apa yang terjadi bila pernikahan ini batal di laksanakan?!. tidak kaulah yang paling tahu apa konsekuensinya, bagi perusahaan dan keluarga kita!"
Milly terkesiap, entah kenapa seketika air mata mengalir membasahi pipinya. seluruh aset dan saham perusahaan akan di ambil alih! kesepakatan yang hanya di ketahui oleh 4 orang saja. dan salah satunya bahkan sudah pergi dari dunia ini. tinggal 3 orang saja yang tahu soal ini. pengacara itu, dia dan ayahnya. Bahkan, pemuda itu saja tidak tahu! tidak, Jangan sampai 'dia' tau. segalanya bisa kacau!
ya Tuhan!
__ADS_1