Smiley Girl!

Smiley Girl!
Pertemuan Kembali!


__ADS_3

7 Tahun Kemudian..


"onty mili, angun...ayo belmain oneka...onty...onty...mili.."


suara cadel gadis kecil itu membuat milly seketika membuka kedua matanya. tapi sebelum ia sempat menjawab ada suara lain yang datang menyela.


" onty... hali ini beljanji ain supelhelo dengan ku eli.." kata seorang anak lelaki kecil seusia si gadis kecil. yah, mereka kembar! si kembar sepasang yang selalu memeriahkan hari-hari Smiley. atau, dia sering dipanggil milly.


"ouwh, sayang-sayangnya aunty sudah bangun." milly memeluk dua bocah kembar itu secara bersamaan. mereka tampak senang mendapatkan pelukan di pagi hari dari aunty tercintanya.


"baiklah biarkan aunty ke kamar mandi sebentar dan kita akan mulai bermain. okay."


"apakah kalian sudah menghabiskam sarapan dan susu kalian kids?!" tanyanya lagi pada kedua bocah kembar yang sungguh menggemaskan itu.


keduanya mengangguk kompak.


" okey, kalian tunggu di luar sebentar lagi aunty akan menyusul." sambil mengusap sayang kepala kedua bocah itu.


minggu pagi ini ia lalui dengan penuh syukur dan semangat penuh dengan optimisme yang tinggi!.senyum tak pernah lepas dari wajah cantiknya. hidupnya sangat bahagia. setidaknya hidupnya selama 7 tahun ini.

__ADS_1


milly mulai merapikan tempat tidurnya. melipat sempurna slimutnya, dan bergegas ke kamar mandi sebelum dua bocah itu kembali dan merengek padanya. karna itu pasti sangat merepotkan.


sepuluh menit kemudian milly sudah tampak segar. rambutnya ia ikat dengan bentuk cepol tinggi hingga terlihat leher jenjangnya. kaos polos dengan kemeja garis kecil dan celana sepertiga membungkus tubuhnya yang saat ini berisi d tempat-tempat yang semestinya. ia bukan lagi gadis pucat dan ringkih seperti 7 tahun lalu. ia sekarang seorang wanita dewasa. umurnya sudah 25 tahun sekarang. yah setidaknya sebentar lagi. tepatnya sebulan lagi. milly keluar dari kamarnya menuju dapur dan berpapasan dengan seorang wanita cantik dan mempesona.


" selamat pagi milly, maafkan aku. apa mereka mengganggumu lagi pagi ini?!." Elianora Anderson ibu si kembar bertanya dengan raut wajah bersalah.


" tidak eli, aku justru senang mereka membangunkanku. meskipun ini hari minggu tidak seharusanya aku bermalasan. lagipula bermain dengan mereka sangat menyenangkan."


"apa itu salah satu rahasiamu agar wajahmu tampak seperti anak kecil."


janeta smith atau lebih akrab di panggil Jay tampak sedang menikmati sarapannya. tapi bagi milly itu bukan sarapan tapi makan siang! dan entah kenapa tubuh jay tidak pernah kelebihan lemak meskipun dia makan banyak. betapa irinya para model!


" ini disebut babyface b***h. apa kau iri padaku karna aku tampak seperti remaja!?"


"oh ya ampun percaya diri sekali." jay memutar kedua matanya.


milly tampak sangat bahagia bermain dengan emi dan eliot d halaman belakang rumah.


milly tinggal bersama jay, eli dan kedua bocah kembar. mereka tidak punya hubungan darah samasekali tapi hubungan mereka sangat erat. mereka saling menyayangi dan mendukung satu sama lain.

__ADS_1


Elianora ibu si kembar adalah pemilik rumah yang milly tempati. bukan rumah yang mewah, namun cukup besar untuk menampung mereka berlima. ada 3 kamar dengan ukuran sedang, tidak terlalu besar namun juga tidak terlalu kecil. ada dapur, ruang tamu dan ruang baca mini. rumah ini adalah warisan yang eli dapatkan dari neneknya. eli belum menikah dan ada kisah rumit dan sedih di balik kehamilannya. membuat perubahan yang besar pada pribadinya yang dulu ceria menjadi sedikit pendiam dan murung. namun, sejak sinkembar hadir. binar di matanya kembali bersinar meskipun tidak seperti dulu lagi.


eli adalah sahabat penanya sejak ia masih di high school. mereka berkenalan saat ada pertukaran pelajar, perkenalan yang singkat namun berkesan untuk keduanya membuat pertemanan mereka berlanjut melalui surat hingga akhirnya mereka tinggal bersama. sedangkan jay, mereka berkenalan saat jay menolong eli dan milly dan sebuah situasi yang buruk! kalau mengingat peristiwa itu lagi milly bergidik ngeri. untung saja ada Jay kalau tidak ia tidak tahu bagaimana nasibnya dan eli saat ini.


ttriing...triiing.. triiing...


milly mengambil hpnya yang berbunyi beberapa kali terlihat nama kakaknya sedang memanggil...


"halo kak..."


" hai, sayang...bagaimana kabarmu?"


" baik dan sangat bahagia."


"...." jeda sejenak " aku senang mendengarnya. emmm Milly..?!"


" yah ada apa kak?!"


" bisakah kita bertemu...?"

__ADS_1


"kau sudah kembali?! baiklah tentu saja...dimana?"


alex menyebutkan nama sebuah tempat dan mengakhiri panggilannya. milly mengulas senyum di bibirnya... hampir 7 tahun ia tidak bertemu kakaknya. karna sang kakak harus melanjutkan studi dan bekerja d luar negeri. mereka hanya berkomunikasi lewat telfon dan email. ia sudah tak sabar menanti pertemuan kembali dengan saudaranya satu-satunya saudaranya.


__ADS_2