Strange Courtship

Strange Courtship
Bagian 5


__ADS_3

Sapulang sekolah berberapa anak-anak terlihat sedang ngobrol di suatu cafe & resto yang kebetulan dekat dengan sekolah mereka. Mereka antara lain adalah Nia, Siska, Indah, dan Jasmin. Mereka berempat di sebut dengan geng flowers .


Mereka di sebut geng flowers di karena kecantikan mereka di sekolah itu dan mereka juga anak-anak orang-orang kaya serta geng yang paling di takuti di sekolah SMA Utama. Mereka juga sangat menguasai sekolah itu bahkan adik kelas tidak ada yang berani dengan geng flowers.


"Lu tau nggak sih gue kesel banget sama anak-anak preman kampungan yang pindah kesini, nyebelin banget tau nggak" ucap Jasmin benci


"Lu kesel? Itu masih mending, gue pengen banget makan mereka njir, caper banget tau nggk sama anak-anak cowok di sekolah kita" Nia


"Bukan hanya caper, mereka juga sok baik dan sok cantik lagi duhhhhh gue gak sanggup ngeliatnya tau nggak sih" Indah


"Aslinya gue pengen banget melenyapkan mereka semua, tapi gue masih mikir-mikir kalo gue di penjara atau di hukum mati gimana?" Siska


"Bilang aja takut" Nia


Kemudian mereka melihat Nakirara yang berjalan bersama teman-temannya dan mereka di sapa sama siswa dari SMA Utama, bakan beberapa anak-anak dari gedung sekolah di lantai 5 ada yang sampai memakai teropong untuk melihatnya dari jarak jauh dan di beberapa anak lain yang ada di cafe yang sama dengan mereka langsung membicarakan Nakirara.


"Eh dia cantik banget ya"


"Iya, cantiknya parah banget dan ramah lagi"


"Namanya siapa sih"


"Kalau nggak salah namanya Nakirara"


"Oh iya gue pernah denger nama itu sebelumnya dari temen gue"


"Idaman banget dia"


"Udah punya pacar belum ya dia? "


"Dengar-dengar sih belum pernah pacaran "


Siska dan yang lain pun langsung memanas setelah mendengar pembicaraan mereka di cafe itu, mereka merasa tersaingi dan mereka merasa bahwa akhir dari kepopuleran mereka sudah dekat dan berada di ambang kehancuran. Kemudian mereka pergi dan berkumpul di rumah Nia untuk membahas rencana mereka untuk memberikan pelajaran terhadap Nakirara dan teman-temannya yang lain di hari yang akan datang.


22.45


Di rumah Nakirara


Malam ini Nakirara memandangi jas milik pemuda yang bernama Zen Kurnia. Jas itu sudah di cuci hingga bersih dan sudah di keringkan, setelah memandanginya cukup lama kemudian dia berbaring di tempat tidurnya.


"Bangs*at! Gue gak bisa tidur! Sialan banget sih" ucap Nakirara yang bangun dari tempat tidurnya dan pindah duduk di kursi kamarnya.


Malam ini yang ada di pikiran Nakirara dari kemarin adalah Zen, Zen, dan, Zen seorang.


"Payah! Kenapa harus dia sih?! Tapi Zen emang ganteng banget sih. Gak, gak, gak, gue gak boleh suka sama dia!"


Zen Kurnia POV


*****************


24.05


Nge P enggak, nge P enggak nge P aja lah si Nakirara palingan juga udah tidur. WA nya yang mana ya? yang kemarin di bajak sama si sholik? Ini dia... Eng... Gue kasih nama apa ya di kontak gue? Si sableng? Soang? Siti? Masa siti mulu? Putri cantik? My hany? My lovely? My baby? Bebebkuh? Nakirara jeleksss? Nakirara cantik? Nakirara sayang? Mine? Nakiraraku? Bee? Ayang? Aduhh gak ada yang sepesial apa? Kasih ginian aja lah└(^o^)┘bodoh amat.


...WHATSAPP ...


Zense: Oi


Zense: Jangan lupa besok pagi jas gue di bawa (centang biru)


Sialan masih online njir, Kampret gue kira off


Kira: Oh... Mas sampah? Lu tenang aja Mas

__ADS_1


Anjing! Maksudnya manggil gue Mas sampah :v


Zense: Eh bangs*t maksud lu apaan? Gue punya nama njer:v


Kira: Iya deh maap kalo gitu Zen


Zense: Panggil gue Kak Zen


Mampus lu gue kerjain wkwkwkwk


Kira: Hah? Apa? Manggil lu Kak?


Zense: Iya gue lebih tua dari lu soalnya. Yaudah kalo misalnya lu gak mau jangan harap gue bisa maafin elu


Kira: Berurusan sama tukang dendam emang rumit banget, sumpah rumit banget hidup gue :v


Uluh-uluh wkwkwkwkwk seneng deh liat kamu marah cayang jahahahahah


Kira: Oi


Kira: Di read doang nih?


Kira: Kampret gue mau ngomong


Kira: Kak Zen...


Zense: Iya Nakirara sayang?


Kira: Sekarang udah di maafin kan?


Zense: Iya sayang, aku udah maafin kamu kok. Pertahankan seperti itu ya saat menyebut namaku, atau misalnya manggil aku, atau nyapa aku.


Nino: Nggak! Sampai di sini aja! Buat apa gue nyebut nama lu? Nggak penting banget tau nggak :v jangan harap gue bakal nyapa elu. Kalau bisa mati aja sana!


Zense: Belum tidur?


Zense: Gak bisa tidur ya?


Zense: Hayo lu pasti mikirin gue kan?


Godain dikit ah, apa salahnya coba...


Kira: Terserah lu aja deh


Zense: Tidur, besok kita nikah


Kira: Ih gak jelas


Kira: Tidur... Atau gue tidurin


Kira: Nggak gue gak mau tidur! Gue juga gak mau di tidurin sama lu


Zense: Kalo lu gak bisa tidur, tidur bareng gue yuk(delete)


Kayaknya dia off nurut banget sih tu anak


__________terakhir dilihat pada pukul 01.00___________


Di SMA UTAMA


06.30


_________________

__ADS_1


"Zen sepulang sekolah gimana kalo kita pergi sama anak-anak yang lain?" Sholik


"Iya Zen, bosen tau nggak di apartemen terus" Anton


"Gue dapat panggilan potong rambut sepulang sekolah, gue gak bisa ikut" Yuki


"Yuk, pelanggan lu pasti banyak tuh, cewek cowok sesekali gitu gue di kenalin sama mereka" Jeno


"Jen, gimana kalo lu ikut gue?" Yuki


"Boleh juga tuh... Shol gue gak jadi ikut lu" Jeno


Kemudian ada geng flowers datang ke kelas gue.


"Hei kalian, nanti malam free nggak?" Jasmine


"Kita free kok "Anton


"Mau ikutan kita nggak? Karaokean, Nia udah sewa tempatnya" Siska


"Zen? Lu ikut nggak? Kalo lu ikut kita semua ikutan"Jeno


"Ada konsumsinya kan?" gue


"Tentu saja ada" Nia


"Kami berikan secara gratis" Indah


"Baguslah, gue ikut" gue


Kemudian mereka pergi tepat saat bel masuk


Author pov


_____________


Di jam istirahat


Siang ini Nakirara dan teman-temannya sengaja tidak pergi ke kantin sekolah hanya karena harganya yang sangat mahal, jadi mereka memilih untuk membawa bekal makanan sendiri setelah makan siang mereka belajar di perpustakaan.


"Wah sekolah ini besar banget ya. Luas, mewah, semua fasilitasnya juga lengkap, pinter - pinter muridnya, sempurnalah pokoknya" Mita


"Namanya juga sekolah elit" Nakirara


"Oi!"


Nakirara melihat ke arah suara itu yang sudah di kenali. Siapa lagi orang itu kalau bukan Zen? Karena anak di SMA ini hanya Zen lah yang di kenali oleh Nakirara.


"Eh Kak Zen ya" ucap Nino dengan males dan muka datar


"Jas gue mana? Gue tadi ke kelas lu" Zen


"Ambil aja di tas gue" Nakairara


"Ambilin sekarang ntar gue di kira nyolong lagi" Zen


"Buset dah ngrepotin orang mulu... Mit gue ke kelas dulu ya, lu nggak apa - apa kan gue tinggal" Nakirara melihat teman-temannya


"Iya Na nggak apa-apa kok" Mita


Kemudian Nakirara dan Zen pergi meninggalkan Mita. Dia melihat mereka yang sudah cukup jauh dari luar perpustakaan kemudian Mita kembali ke perpustakaan.


"Mereka berdua saling kenal? Hmm kira-kira hubungan mereka selama ini sudah sejauh mana ya?" batin Mita

__ADS_1


To be continue


__ADS_2