Suami Cap Kadal

Suami Cap Kadal
SCK~ 26


__ADS_3

Di tengah malam yang sunyi, Amira terbangun dan mendapati dirinya yang tengah berada di atas kasur king size milik Radit.


Amira mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Sadar jika semua ini tidak benar, lari dari masalah adalah pilihan yang sangat bodoh.


Tidak. Ini tidak boleh terjadi, aku harus menyelesaikan masalahku dengan mas Kaydra. Jika memang dia sudah tidak menginginkan aku lagi, aku ingin dia menceraikan aku, agar aku bisa menjalani hidupku dengan tenang, bukan seperti ini.


Amira pun memutuskan untuk pergi dari Mansion Radit bagaimanapun caranya.


Malam yang sudah larut, membuat seluruh penghuni rumah sudah terlelap dalam tidurnya termasuk Radit yang tertidur di sofa.


Amira bergegas keluar dari kamar yang tidak terkunci itu dan segera berlari menuju pintu utama. Sungguh beruntung Amira saat mendapati kunci yang masih ada di pintu hingga memudahkan Amira untuk keluar.


Amira pun tak perduli lagi jika hari masih gelap, dan segala sesuatu bisa saja terjadi di jalanan.


Sialan, bagaimana aku bisa melewati security yang berjaga.


Tiba-tiba scurity yang berjaga, keluar dari pos menuju ke toilet yang ada di belakang rumah.


Ini kesempatan, aku harus bisa keluar dari sini sebelum scurity itu kembali.

__ADS_1


Amira pun bergegas menuju gerbang, namun sayang gerbang dalam kondisi terkunci. Amira mulai frustasi dan bingung untuk lolos dari gerbang.


Amira pun masuk dalam pos untuk mencari kunci untuk membuka gerbang dengan buru-buru, sambil matanya terus waspada takut scurity itu kembali dan mendapati dirinya.


Setelah cukup lama mencari, akhirnya Amira mendapatkan kuncinya dan segera membuka gerbang untuk pergi meninggalkan Mansion Radit.


Tanpa alas kaki, Amira terus berjalan sejauh mungkin agar tidak di temukan Radit. Rasa takut bercampur salah menyelimutinya, hingga rasa sakit dan perih di kakinya yang mulai terluka tak ia rasakan.


Maafkan mama yang nak, terpaksa mama membawamu dengan langkah yang terburu-buru. Kamu mungkin tidak nyaman di dalam, tapi mama tidak bisa berhenti sekarang mama harus segera mencari taksi untuk pergi dari sini.


Suasana yang sepi dan juga hawa dingin yang menyelimuti, membuat Amira tak sanggup lagi untuk melangkah pergi, ia tak tahu harus kemana lagi.


Amira yang sudah frustasi pun tiba-tiba terpikirkan untuk mengakhiri hidupnya dan ia pun tetap berdiri di tengah jalan, agar mobil tersebut bisa menabraknya sampai mati.


Amira memejamkan mata dan bersiap menuju kehidupan di alam lain.


Mobil yang melihat Amira yang tengah berdiri di tengah jalan, membunyikan klakson untuk minggir namun tak di dengar Amira, hingga dengan terpaksa mobil tersebut melakukan pengereman mendadak rapat di depan Amira.


Sialan, hampir saja aku menabrak orang, memang benar-benar cari mati.

__ADS_1


Dengan segera pemilik mobil itu pun keluar untuk melihat kondisi seseorang yang hampir ia tabrak, sangking kesalnya ia membanting pintu mobilnya dengan kasar.


"Kalau mau cari mati jangan di-" Kaydra menghentikan ucapannya saat melihat wanita yang sudah pingsan itu seperti seseorang yang ia kenal.


Kaydra segera berjongkok dan menyisihkan rambut yang menutupi wajahnya. Saat rambutnya sudah tersisih, Kaydra baru menyadari jika yang hampir ia tabrak adalah Amira, istrinya yang ia cari selama ini.


"Amira..." Kaydra segera membawa tubuh Amira dalam pelukannya, bahagia bercampur sedih pun menjadi satu.


Segera saja, Kaydra membawa Amira dan segera melarikannya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secepatnya.


"Sabar sayang, sebentar lagi kita sampai rumah sakit, kamu harus kuat sayang, aku tidak akan membiarkan kamu menderita sayang." Kaydra pun menambah kecepatan agar bisa segera sampai di rumah sakit.


akhirnya, Kaydra pun sampai rumah sakit dan meminta perawat untuk menolong Amira secepatnya agar bisa mendapatkan pertolongan.


Selama Amira menjalani penanganan medis, Kaydra hanya mondar-mandir. Perasaannya campur aduk tak karuan, namun kebahagiaan lebih mendominasi. Akhirnya pencariannya telah membuahkan hasil dan kini istrinya berada dalam pelukannya lagi.


TBC....


jangan lupa tinggalkan jejak...☺️☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2