
Pasalnya siapa yang tidak mengenal Keenan, ceo muda dan pewaris pertama DZ group bahkan dalam jangka tiga tahun sudah merambah kemana-mana bisnisnya.
''Bukankah dia pria yang dulu pernah mengacaukan pernikahan kamu Alan?'' Dewi teringat akan kekacauan yang pernah menimpa dipernikahan putranya itu.
''Iya Mah, pria itu yang dulu mengatakan kalau ia suami Yumna. Tapi aku sudah menyelidikinya. Mereka memang pernah ada hubungan. Tapi kandas karena ada pihak ketiga,'' ucap Silvana yang memang sudah menyelidiki semua tentang Yumna.
''Jika memang sudah putus, mengapa Tuan muda Keenan masih mencari si Yumna?" batin mereka semua.
Karena rasa penasaran, akhirnya Dewi_ Mamanya Alan pun bertanya pada salah satu pelayan yang kebetulan sedang mengantarkan minuman mereka.
''Permisi, bolehkah saya bertanya?''
"Iya nyonya? Apa ada yang bisa saya bantu?'' Tanya pelayan itu.
"Eh Mbak, kalau boleh tau ada hubungan apa Tuan muda Keenan dengan Yumna?'' Tanya Dewi.
Pelayan yang mendengar pertanyaan nyonya Dewi pun malah mengernyitkan dahinya.
"Maksud Nyonya apakah Tuan Keen dan nona Yumna?" tanya pelayan itu .
Namun belum sempat pelayan itu menjawab, Yumna dan Keenan terlihat sudah keluar dan hendak pergi dari restoran itu.
Mereka bergandengan tangan dan diselingi senyuman yang tak lepas dari dari wajah Yumna dan Keenan.
"Tuan Keenan itu tunangannya nona Yumna, nyonya," kata pelayan itu lalu pergi begitu saja meninggalkan mereka karena kebetulan banyak pengunjung yang mulai berdatangan.
Sontak jawaban itu membuat Silvana dan nyonya Dewi tersedak saat sedang minum, bagi mereka saat mendengar Yumna pemilik butik dan restoran ini saja sudah menjadi syok terapi bagi mereka. Dan sekarang ditambah lagi Tuan muda Keenan ceo DZ group masih menjalin hubungan dan menjadi tunangan Yumna si cewek miskin itu.
Mereka semua terduduk lemas karena terkejut. Ada rasa iri yang menyeruak di hati Silvana, Nandy dan orang tuanya.
Mereka melepaskan berlian dan lebih memilih kaca seperti Silvana. Ya, bagaimana pun penyesalan selalu datang belakangan. Ingat! Jika penyesalan datang di depan itu namanya pendaftaran!
__ADS_1
Padahal Yumna dan Keenan belum bertunangan. Hanya saja, Keenan selalu menyebut Yumna sebagai tunangannya dihadapan semua orang. Hingga yang orang-orang tau Yumna memang sudah bertunangan dengan Keenan.
...----------------...
Yumna hari ini pergi ziarah ke makam orang tuanya dan di temani oleh Keenan. Setelah menempuh perjalan yang melelahkan karena memang makam orang tua Yumna di makamkan bersebelahan dengan kakek dan neneknya di kota kelahiran mereka.
Saat sampai, ternyata mereka tidak sendiri. Di sana sudah ada paman bibi orang tua Anita dan juga orang tua kak Alana. Tidak lupa ada juga Anita, Arumi.
Setelah selesai berziarah, mereka semua berkumpul di rumah paman Sam orang tua kak Anita. Karena memang ada yang ingin mereka rundingkan dan dibicarakan bersama.
Namun saat semua sedang berkumpul sambil minum teh tiba-tiba paman Sam berbicara dengan Keenan.
"Ekhemm...''( Sam berdehem )
''Keenan, kira-kira kapan hubungan kalian mau diresmikan? Dan kapan kalian akan begini terus?" Tanya paman Sam.
"Aduh paman, sebenarnya aku juga tidak tau. pengennya si bisa cepat-cepat menikah dan punya anak yang lucu-lucu. Tapi mau bagaimana lagi, orang calon mempelainya belum mau," kata Keenan sambil tersenyum melirik Yumna yang mencoba menahan malu.
"Yeaaaa... Siapa juga yang mau nikah sama kamu Keen, takutnya sudah di pelaminan malah ditinggalin lagi,'' celetuk Arumi.
Aah! bocah satu ini memang mulutnya gak bisa di kontrol dan langsung merusak suasana hingga membuat obrolan mereka berhenti seketika dan semuanya menatap ke arah Arumi.
"Opssi....'' Pisss dua jari terangkat keatas dan langsung membuat mereka tertawa seketika melihat kekonyolan Arumi.
Namun Keenan juga masih memikirkanya hingga tepukan dipundaknya menyadarkanya.
"Jika memang berjodoh, pasti tidak akan keman. Percayalah!'' Kata Paman Sam.
"Iya Keen, semangat! Kamu harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkan hati Yumna kembali,'' timpal paman Rudi ayah kak Alana. Keenan pun hanya tersenyum dan menganggukinya.
Setelah obrolan ringan mereka selesai. Yumna dan Keenan memilih untuk pulang saja. Perjalanan mereka cukup melelahkan. Akhirnya mereka pun tiba di rumah pukul 07.00 malam.
__ADS_1
Yumna langsung pergi ke kamarnya. Sedangkan Keenan, setelah bersih-bersih, ia pun mulai memasak di dapur. Hari ini ia akan memasak masakan spesial kesukaan Yumna untuk makan malam.
Saat Yumna turun ke bawah untuk memasak, namun ia terkejut karena semua masakan sudah terhindang di meja.
"Apa kau yang memasak semua ini?" Tanya Yumna.
"Ah iya Na,'' ucap Keenan malu-malu padahal maksud hati ingin berusaha mengambil hati Yumna lagi.
"Mari-mari makan. Ayoo mumpung masih hangat," kata Keenan sambil menarik sebuah kursi untuk Yumna duduki.
"Baiklah. Mari makan,'' Yumna segera melahap makanannya.
Mereka pun makan malam bersama terkadang diselingi dengan pertanyaan juga candaan. Malam ini, bagi Keenan adalah malam yang selalu ia tunggu-tunggu dan yang selalu ia rindukan. Selama ini, ia sudah hidup menderita dan penuh penyesalan karena sudah menyakiti hati gadis yang sangat ia cintai itu.
Dalam hatinya ia akan terus mengingat kejadian itu untuk ia jadikan sebagai pelajaran hidup. Ia berjanji bahwa kejadian kemaren adalah yang terakhir, ia tak mau lagi kehilangan orang yang sangat ia cintai itu.
Wajahnya selalu menampilkan senyumannya, ia tak pernah bosan memandangi wajah Yumna yang sedang membereskan meja makan. Rasanya seperti benar-benar pasangan suami istri.
"Semoga lekas jadi kenyataan,'' Guman Keenan.
Ke esokan harinya.... Semua kembali ke rutinitas biasa. Keenan pun sudah kembali bekerja di kantornya.
Hari ini, Keenan ada rapat dengan perusahaan HN KENCANA. Yang tak lain adalah perusahaan milik Tuan Harun_ ayah Alan.
Perusahaan mereka mengajukan proposal kerja sama dengan perusahaan Keenan karena perusahaan mereka sedang dalan masa kritis. Dan dengan adanya kerja sama ini, bisa membuat perusahaan mereka tertolong.
Keenan sebenarnya sudah tau sifat Tuan Harun dan juga Alan. Namun kita harus tetap profesional dalam bekerja, mereka menjual sebagian saham dan rencananya memang Keenan akan membelinya.
Perusahaan yang dikelola oleh ayah Alan adalah sebagian usaha kerja keras dari papanya Yumna_ Tuan Sulaiman pradibyo. Karena itu mereka menjodohkan Yumna dan Alan.
Maka dari itu, sedikit demi sedikit Keenan akan membeli saham mereka dan akan dihadiahkan untuk Yumna. Walau ia tahu Yumna saat ini usahanya juga sudah sukses. Mungkin tak memperlukan perusahaan mendiang ayahnya lagi.
__ADS_1
Setelah selesai rapat, Keenan pun mengemudikan mobilnya menuju butik Yumna. Dan di sana, Keenan melihat Yumna yang masih sibuk dengan pekerjaannya.