Suamiku Mafia

Suamiku Mafia
Kau harus tahu!


__ADS_3

Kamar Brenda ....


Dia merasa hancur dengan segala ancaman yang di lontarkan oleh sang mafia.


Brenda tidak pernah menyangka jika dia akan bersama seorang penjahat kelas kakap.


Maraville Myer.


"Hiks, kenapa aku menjadi orang yang menyebabkan anggota keluargaku terluka? bahkan meregang nyawa? apa aku pantas hidup, Tuhan, ampunilah aku!" ucap sang gadis ambil merekatkan pelukan kepada dua kakinya, dia berada di sudut ruangan sambil menyesali apa yang sudah ia dapati setelah menolak lamaran dari seorang mafia.


Dia sama sekali tidak menyangka jika akan menderita tanpa ada ujungnya.


Bahkan, saat ini, dia tidak memiliki siapapun untuk menjadi pelabuhan terakhirnya untuk mendapatkan perlindungan.


Klek!


Pintu kamar tiba-tiba terbuka, sang gadis masih meringkuk di sudut ruangan.


Tap ... tap ... tap ....


Langkah kaki seorang yang sangat tidak diharapkan kehadirannya semakin mendekat, pria itu terlihat berjongkok.


"Baby, apa kau ingin melihat suatu hal yang sangat luar biasa?" tanya sang mafia.


Dia menarik rambut sang istri agar memperlihatkan wajah sendu yang penuh dengan air mata.


"Cup ... cup ... cup, Aku tidak akan menghabisi kekasihmu itu tetapi hanya memberinya pelajaran," imbuh sang mafia.


"Kau bukanlah suami yang baik, bagaimana bisa Kau menyiksaku! biarpun kau mengatakan sangat mencintaiku, Aku tidak akan pernah percaya kepadamu! kau hanya pria yang penuh dengan darah serta balas dendam! seluruh anggota keluargaku saja kau bunuh dengan kejam apalagi kekasihku!"


Sang gadis menatap wajah dingin itu, dia merasa kesal dan ingin sekali menampar pipi sang suami.


"Haha, Aku memang bukan pria yang baik, juga bukan seorang suami dengan tipe idaman, hanya saja aku memiliki satu hal yang akan membuatmu, tidak akan pernah melupakanku! Aku adalah pembunuh keluargamu!"

__ADS_1


Plak!


Sang gadis kini melawan dengan menampar pipi itu karena merasa terhina, sama via menganggap keluarganya seperti sampah hingga menghabisi nyawa seluruh anggota keluarganya seperti menginjak semut saja.


"Apa kau sadar dengan apa yang kau katakan? apakah pantas mengatakan itu kepada orang yang seharusnya menjadi mertuamu?" ucap sang gadis dengan derai air mata yang tertahan namun dia tidak bisa untuk merasakan sedih lagi, karena kesedihan itu sudah menumpuk terlalu banyak.


"Bagus, kau sudah berani melawanku? berani menamparku? oke. Aku akan memberikan kejutan untukmu!"


Sang mafia beranjak dari posisi awalnya kemudian berjalan menuju nakas yang ada di samping ranjang untuk mengambil ponselnya.


Saat dia berada di tempat yang dituju, tangannya langsung meraih ponsel miliknya lalu kembali kepada posisi sang istri yang masih tersakiti di sudut ruangan.


Dia membuka ponsel, senyum Smirk mulai terlihat jelas di bibirnya.


"Kau ingin lihat sebuah kejutan? aku akan menunjukkannya!"


Sang suami, memperlihatkan layar ponsel ke arah sang istri, saat sang istri melihat video yang diputar di depannya, Brenda benar-benar merasa terkejut karena ada sang kekasih di dalam video itu bersama seorang wanita.


"Astaga, Apa yang dia lakukan bersama wanita lain?" Sang gadis makin tersakiti dengan apa yang dilakukan oleh sang kekasih bernama Martin itu.


"Belum percaya? oke! kita dengarkan dengan seksama percakapan mereka!"


Sang suami memutar sebuah video yang merekam gambar serta percakapan Martin dengan sang wanita di dalam pesawat sebelum take off.


"Kau hanya merekayasa apa yang sedang terjadi di antara pria dan wanita itu! aku tidak terlalu menggubris Apa yang kau perlihatkan kepadaku!"


Sang istri menatap dengan tajam sorot mata Sang suami.


"Hah, kau ini bodoh atau memang terlalu polos? apa kau tidak bisa melihat jika semua ini nyata? aku bisa apa jika kekasihmu memang mendua?"


"Lebih hai aku butuh daripada menjadi wanita cerdas tetapi menjadi budakmu saja!"


"Haha, Aku tak mengira jika kebaikanmu hanya sekejap baby, tapi aku masih mencintaimu!"

__ADS_1


"Cinta? cinta macam apa yang kau miliki untukku? kau telah menghancurkan seluruh hidupku dengan membunuh anggota keluargaku dan membakar semua yang aku miliki, lalu apa sekarang? kau juga ingin menghancurkan kehidupan Martin? Aku tidak menyangka jika kau sejahat itu!"


"Haha, aku memang seorang pria jahat dan kau baru mengetahuinya? aku bisa saja membunuh siapapun untuk mencapai apa yang aku inginkan!"


Plak!


Sang istri benar-benar menampar pipi sang suami karena saking jengkelnya atas perkataan pria mafia itu.


"Apa kau bilang? dengan mudahnya kau mengatakan semua itu dan ingin mendapatkan cintaku? kau kubur saja semua impianmu agar tidak terlalu berkhayal! Aku sama sekali tidak menyukaimu, tidak sama sekali! kau ingat kata-kataku!"


"Haha, aku sama sekali belum pernah mendengar kata-kata ini dari siapapun tetapi saat mendengarnya begitu merdu di telinga, atau kau kerjakan merupakan suatu hiburan bagiku! jadi lakukanlah apa yang kau inginkan, katakanlah apa yang ingin kau sampaikan! tidak ada pengaruhnya bagiku karena kau hanyalah orang yang harus aku cintai, aku pun mencintaimu tanpa syarat bahkan mampu menghilangkan segalanya hanya untuk bersamamu! cinta seperti ini apakah ada?"


"Kau memang tidak waras! Aku tidak pernah menyangka menemui pria yang kurang ajar sepertimu!"


"Kau adalah seorang gadis yang sangat cantik dan baik hati, mengapa kau tidak menunjukkan sisi itu di depan suamimu yang sudah sah ini? Apa kau masih malu-malu menunjukkannya? Hahaha, Aku adalah gadis yang sangat lucu dan menggelikan! harusnya aku menanam benih di rahimmu lagi?"


Plak!


Tamparan kedua mendarat dengan sempurna, sang suami hanya tersenyum.


"Kau harus tahu satu hal baby, Aku tidak akan pernah menyakitimu bahkan memarahimu! aku akan menganggap semua yang kalau kau kan adalah bentuk kasih sayangmu terhadapku, selamat menikmati hari-harimu di tempat ini! jika kau membutuhkan sesuatu, panggil aku lewat telepon rumah yang ada di atas. Aku ingin memberi pelajaran pada kekasihmu yang kurang ajar itu!"


"Aku tidak butuh bantuanmu!"


"Oke!"


...


Sang mafia beranjak dari kamar itu lalu pergi lagi, Dia sangat puas mendapatkan bukti yang sangat akurat.


"Haha, setelah ini aku akan mendapatkan cintanya karena kekasih yang sangat dia cintai sudah berkhianat! Brenda, harus kau tahu bahwa hanya kau yang ada di dalam hatiku! tidak ada yang lain lagi, jadi kau jangan pernah berpikir untuk pergi dan lepas dariku karena aku tidak akan pernah mengizinkannya!"


Sang mafia merasakan kemenangan itu semakin dekat dan dia akan melanjutkan rencana selanjutnya yaitu menguasai wilayah serta memberi pelajaran kepada Martin, kekasih sang istri yang sudah melakukan kejahatan terhadap Brenda, berupa sebuah pengkhianatan yang sangat menyakitkan bagi istri.

__ADS_1


"Tunggu kehancuranmu Martin!" ucap sang mafia dengan mata penuh nyala api.


*****


__ADS_2