
Alena sangat kaget dan bersyukut Renhat ada di sana dia ingin meminta bantuan pada Renhat "Ren...Renhat tolong gue, gue mohon" Vina memohon pada Renhat tapi Renhat hanya diam tidak merespon apa yang Alena katakan. Sedangkan orang-orang yang tadi mengejar Alena mulai takut karena berpikir Alena punya hubungan special dengan Renhat. "bo..bos kami minta maaf bos,kami gak tau kalok cewek ini pacarnya bos" ucap seorang dari mereka dengan penuh ketakutan.
"Dia bukan pacar gue" ucap Renhat Ketus "dan gue gak peduli kalian mau ngelakuin apa sama dia" ucapnya kemudian masuk ke dalam mobil.Alena menahan tangan Renhat "Renhat gue mohon tolong gue" Alena pada Renhat "heh?!?! emang loe siapa,gue gak kenal sama loe" ucap Renhat sembari menjalankan mobilnya meninggalkan Alena bersama para penjahata itu. " hey nona?!?! kau membuat kami hampir mati ketakutan sekarang kau harus membuat kami puas"ucap seorang dari penjahat itu kemudian mereka menarik paksa Alena menuju sebuah gudang tua.
"tolong....tolang...!!!!" teriaknya meminta tolong pada orang di sekitarnya tapi tidak seorangpun yang berani menolong Alena karena mereka adalah anggota Naga Imperial."hey nona?!?! berhenti berteriak gak akan ada yang bakal nolong loe" ucap seorang penjahat dengan penuh keyakinan. "tolong...Renhat..." Alena berteriak memanggil nama Renhat dengan sangat keras. "nona, lebih baik kau jangat membuang-buang tenagamu,kau akan memerlukannya nanti untuk melayani kami" ucap penjahat tersebut. mendengar hal itu semua menjahat tersebut langsung tertawa dengan keras.
* Disisi lain*
__ADS_1
Sepanjang perjalanan Renhat terus terbayang wajah Alena tadi "Ahh kenapa wajah cewek itu muncul terus" ucapnya kesal. Renhat menghela nafasnya " Apa gue balik aja ya kesana?" Renhat berpikir dengan sangat keras dia tidak tau yang harus dia lahkukan " Ahh gue harus selametin cewek itu" ucapanya kemudian segara mamutar mobilnya.
* Gudang Tua*
Alena menagis dengan sangat keras dan terus memohon pada para penjahat itu untuk melepaskannya " Huhuhuhu tolong lepasin saya, saya mohon huhuhu" tangis Alena "heh nona kau pikir kami bodoh sehingga kami akan melepaskanmu" ucap seorang penjahat. "Cepat tutup pintunya sebelum ada orang yang datang" suruh seorang penjahat. kemudian saat penjahat itu mendak menutup pintu ada seseorang yang datang dan mendobrak pintu itu. Ya dia adalah Renhat Kusuma. "Bo...Boss..bos ngapain di sini " tanya seorang penjahat tersebut, Renhat menatap para penjahat itu dengat tatapan membunuhnya yang sangat tajam. Melihat Renhat yang seperti itu para penjahat itu mulai gemetar ketakutan. "Bos....." sebelum penjahat itu menyelesaikan perkataannya Renhat langsung menghajar mereka sampai babak belur.
Renhat yang mulai kesal karena Alena tidak bisa berhenti menangis " Udah diem deh kalok loe nangis terus meke up loe nanti luntur terus kena jaket gue" ejek Renhat. Alena yang mendengar perkataan Renhat langsung berhenti mengagis dan melihat jawahnya sendiri di kaca hpnya " make up gue gak luntur kok " ucapnya marah sambil memperhatikan wajahnya. "Dasar cewek kalok udah masalah make up aja cepet loe" ucap Renhat sewot " Apa loe bilang" ucap Alena kesal.
__ADS_1
Renhat hanya memandang Alena kemudian pergi tanpa sepatah kata pun. " woi loe mau kemana" panggil Alena "Ihh dasar...."ucap Alena marah. Alena pun segera pergi dari tempat itu karena takut para penjahat itu akan bangun nanti. Setelah Alena pergi beberapa saat kemudia para penjahat itu bangun."Ahh sakit banget" rintihnya kesakitan sambil memgang wajahnya yang di hajar habis-habisan oleh Renhat. "Sebenernya apa maksud boss dia bilang gak ada hubungan tapi ngehajar kita sampek kayak gini" tanya penjahat itu. "Kenapa Kalian gak terima"ucap Renhat yang tiba-tiba ada di sana.
"Ehh Boss ngapai bos disini?"tanya seorang penjahat yang kaget melihat Renhat ada di sana. " Jangan panggil gue bos mulai sekarang kalian bukan lagi anggota geng Naga Imperial"ucap Renhat. Para penjahat itu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa mereka tidak menyangka Renhat akan sangat peduli pada Alena."Dan jangan pernah ganggu dia lagi" ucap Renhat memperingatkan para penjahat itu kemudian pergi dari sana.
Tanpa mereka sadari dari tadi ada seseorang yang memperhatikan mereka.ya dia adalah David asisten pribadi Vano sekaligus orang yang ditugaskan Vano untuk mengawasi Alena. Setelah Renhat pergi David juga pergi dan segera memberi tau Vano dan Vina tentang apa yang dia lihat.
*Rumah Keluarga Dinata*
__ADS_1
" Tuan muda saya sudah tau siapa orang yang di cintai nona Alena" ucap David "hah?!?! benerah siapa" tanya Vina " Orang itu adalah Renhat Kusuma" Jawab David "Apa gak mungkin" Vano memukul meja menahan amarahnya " Gue gak akan biarain adik gue nikah sama seorang pembunuh" ucap Vano.