Suamiku Mafia

Suamiku Mafia
Martin kena batunya [Revisi]


__ADS_3

Martin yang pembohong, tak pernah menyangka jika ada yang mengikutinya dari arah belakang, mereka adalah anak buah Maraville.


"Oh, jadi dia mau ke pantai," ucap anak buah 1.


"Dia dan istrinya mau menikmati indahnya pantai sepertinya," jawab sang anak buah 2.


"Kita akan menghancurkan keindahan itu, siapa suruh menganggu bos kami!"


Anak buah 1 lalu melapor pada bos Maraville.


"Bos, Martin sedang on the way ke pantai, kita cegah, atau biarkan saja?"


"Cegah, bawa pria itu ke hadapanku!" pinta sang bos.


"Oke, siap!" jawab sang anak buah 1.


Dia segera mempercepat laju mobilnya dan hampir mendekati mobil Martin.


Martin terlihat waspada dan segera mempercepat laju mobil, dia sadar jika ada yang mengikuti.


"Sayang, ada apa?" tanya sang istri.


"Ada yang mengikuti kita," jawab sang suami.


Belum sempat Martin melakukan tindakan lebih lanjut, mobil anak buah sang mafia, sudah menghadang mobilnya.


Mau tidak mau, mobil Martin harus berhenti mendadak.


Dua anak buah sang mafia keluar dari mobilnya dan menghampiri Martin.


"Keluar kau!" teriak anak buah 1.


Martin yang tak mau di anggap pecundang oleh sang istri, keluar dari mobil dan bertanya pada pria yang merupakan anak buah Maraville.


"Kau siapa?"


"Banyak omong!"


Bug!


Sang anak buah 1, terlihat memukul tengkuk Martin yang mudah sekali roboh.


Sedangkan anak buah 2, terlihat mengikat sang istri Martin.


"Kau akan mati di sini, gadis cantik!"


Istri Martin terlihat ketakutan, namun dia tidak bisa melakukan apa-apa.


Saat Martin, dan dua anak buah sang mafia masuk ke dalam mobil, sang anak buah 1, membuang bensin tepat di badan mobil itu, lalu menyalakan korek api.


"Habislah kau!"


Booom!

__ADS_1


Seketika mobil itu terbakar dan meledak, mobil anak buah Maraville berada di jarak yang cukup jauh, jadi aman dari ledakan itu.


...


Kini misi keduanya adalah membawa si pecundang menghadap pada sang bos yang sudah menunggu di hotel.


"Haha, tugas kita sudah selesai," ucap anak buah 1.


"Iya kau benar, Kita akan mendapatkan pujian dari bos karena usaha keras kita," jawab anak buah 2.


Anak buah 1 yang menjadi sopir, terlihat secepat kilat dalam mengendarai mobil itu.


Tak lupa terus memberikan informasi kepada bosnya, jika rencana hari ini sudah berhasil.


"Bos, kita sudah menyelesaikan tugas dengan baik, tunggu kami!"


"Oke, istrinya sudah tewas mengenaskan?"


"Sudah bos, mobilnya terbakar dan meledak!"


"Hahahahahaha ... aku tak menyangka akan semudah ini memberikan pelajaran kepada Martin dan sang istri yang sudah memperlakukan istriku dengan buruk! Aku pastikan mereka mendoakan mendapatkan hukumannya sangat sadis!"


Bos Maraville tidak memiliki belas kasihan dengan semua orang yang membenci, dia lebih mementingkan cinta yang sangat besar dan menggebu.


Apapun akan dia lakukan untuk gadis yang sudah menjadi pemilik hatinya.


Dia sucinya menjaga cinta sucinya sampai kapanpun.


...


"Huft, pria ini sangat berat dan merepotkan!"


"Iya!"


Dua anak buah sang mafia mengeluh dengan berat badan Martin, serta postur tubuh yang tinggi dan kekar, namun tak cukup pandai membuat istrinya selamat dari ancaman tuan Maraville Myer yang sangat kejam.


Kini perlahan mobil itu telah meninggalkan area tempat terbakarnya mobil istri Martin.


Mobil itu melaju dengan cepat menuju hotel, tempat di mana bos Maraville berada.


Di dalam mobil ...


"Apa kau tahu jika orang ini sangat menyebalkan?" ucap anak buah 1.


"Iya, aku memahami apa yang kau katakan, harusnya kita mendapatkan pekerjaan yang lebih baik daripada menghancurkan keluarga yang tidak berguna! Aku berharap Martin segera hangus dari muka bumi ini!" jawab anak buah 2.


"Haha ... ternyata pemikiran kita sama, dia yang mengakibatkan kehidupan kita menjadi monoton karena harus memantau dia beberapa hari ke depan, tapi aku bersyukur karena pria ini sangat cepat untuk dilumpuhkan."


"Iya, aku rasa tidak terlalu sulit untuk memberikan pelajaran kepada orang ini Karena dia sudah tidak berdaya, berikan pada bos dan semua pasti akan segera usai."


"Iya, apa yang kau katakan adalah hal yang paling tepat!"


"Bos akan segera mengeksekusi Martin, kita tidak akan berurusan dengan pria menyebalkan ini!"

__ADS_1


"Iya, kau benar sekali!"


...


Sesampainya di hotel ...


Di depan hotel yang di maksud, sang anak buah 1 keluar dari jok belakang mobil sambil memapah tubuh Martin.


Anak buah 2 juga terlihat membantu anak buah 1, kedua orang itu bersama memapah tubuh Martin masuk ke area hotel.


Namun, tiba-tiba saja langkah kedua orang itu, terhenti karena sang bos sudah ada di hadapannya.


"Bos!" ucap anak buah 1 dan 2 secara bersamaan.


"Kenapa kalian? seperti melihat hantu saja," ungkap sang mafia.


"Haha, iya bos, kau seperti ingin memakan kami saja."


"Bukan kalian berdua, tapi pria yang telah membuat hati istriku sakit!"


"Oke siap, kau akan mengeksekusinya di mana?"


"Masukkan dia ke dalam mobil karena aku akan membawanya ke tempat yang sangat tepat untuk menghabisinya! lalu kau jaga istriku, jangan sampai dia kabur!"


"Siap!"


Dua anak buah itu, memberikan badan lalu menuju mobil kembali dan membuka jok belakang, Dia memasukkan Martin di sana.


"Tamat riwayatmu!" ucap anak buah 1.


Setelah itu, pintu mobil di tutup, lalu Maraville masuk ke dalam mobil dan duduk di jok kemudi.


"Kita lihat, Apa yang bisa aku lakukan untuk membuatmu jera, serta membuat hidupmu semakin menderita atas semua perbuatanmu kepada istriku tercinta!"


Sang mafia, langsung saja terus meninggalkan hotel itu sedangkan dua anak buah sang mafia langsung masuk ke area hotel lagi dan menunggu pintu lift terbuka.


Di saat yang bersamaan, ada dua orang misterius yang mencurigakan.


Salah satu dari dua orang itu, terlihat menemui resepsionis, dia bertanya-tanya mengenai Brenda.


"Wah, kau harus memata-matai pria itu, dia sepertinya ingin mengetahui siapa istri dari bos kita, sementara itu aku akan menjaga nona Brenda."


"Oke, siap!"


Ting!


Pintu lift terbuka, anak buah 2 masuk ke dalam lift itu, dan anak buah 1 terlihat mendekati ke arah pria yang sedang bertanya-tanya tadi.


"Oh, jadi gadis bernama Brenda itu sudah ada di tempat ini beberapa menit yang lalu, dia bersama siapa ya?" tanya pria misterius.


"Dia bersama suami dan keluarganya, Ada apa anda menanyakan hal itu?"


"Pihak kepolisian mencurigai bahwa pelaku dari pembunuhan satu keluarga, ada di tempat ini dan sedang menyekap gadis itu. Kami adalah anggota kepolisian setempat bekerja sama dengan anggota kepolisian di kota X, sedang mencari pelaku itu dan ingin menjebloskannya ke dalam penjara!"

__ADS_1


*****


__ADS_2