Suamiku Mafia

Suamiku Mafia
Bertemu istri


__ADS_3

Di dalam hutan ...


Dua orang yang merupakan anak buah dan orang suruhan, terlihat berjalan diantara pohon-pohon tinggi menjulang.


Mereka sangat berhati-hati dalam berjalan karena akan mendapatkan masalah jika sembrono.


Sang anak buah, memberikan kode bahwa tempat eksekusi masih cukup jauh.


"Hutan ini terlalu belantara," ucap orang suruhan.


"Iya, aku sudah lama tidak kemari, bos juga jarang lewat jalan ini, apa dia melakukan di tempat berbeda?" jawab sang anak buah mengira-ira.


"Bisa jadi," cetus sang orang suruhan.


Saat mendapatkan kebuntuan, tiba-tiba saja sosok sang bos muncul.


"Lama sekali? Sampai aku harus menyusul," cetus sang bos kesal.


"Hm, maaf bos, aku tidak bermaksud membuat bos menunggu, oh ya ... dimana Martin?" tanya sang anak buah.

__ADS_1


"Ada di sebelah sana, dia sudah tiada dan kau bereskan dia, aku akan pulang ke apartemen untuk menemui istriku," jawab sang mafia.


"Oke bos, tidak masalah jika kau ingin seperti itu," cetus sang anak buah.


Sang bos berjalan ke arah jalan keluar hutan itu, sedangkan sang anak buah dan orang suruhan, menuju tempat dimana sang bos mengeksekusi Martin.


..


Sang bos merasa cukup bahagia dengan adanya hal ini karena bisa segera bertemu dengan sang istri.


"Wah, istriku sedang apa ya?" tanya sang bos pada dirinya sendiri.


Dia sangat bahagia karena membayangkan sang istri yang sangat dia cintai, tak ada hal yang lebih membahagiakan daripada menatap dan memeluk tubuh sang istri.


Di tempat pertama dia memakirkan mobilnya.


Sang mafia segera masuk ke dalam mobil, lalu tancap gas meninggalkan hutan itu.


...

__ADS_1


Sepanjang perjalanan menuju apartemen, dia mengirimi sang istri pesan cinta dan rindu yang tidak ada putusnya karena dia sangat mencintai sang istri lebih dari apapun.


"Sayang, kalau kau tahu, betapa rasanya sangat mencintaimu lebih dari apapun, aku tahu jika apa yang aku rasakan terkadang membuatmu kesal. Aku selalu mengingatmu di saat apapun dan kapanpun, aku mohon kau mau memahami perasaanku yang sangat besar padamu, tolong jangan menghindar saat aku memberikan cinta ini. Terimalah segenap hatiku," ucap sang mafia di pesan suara.


Beberapa menit kemudian, sang istri membalas dengan ...


"Cepat pulang, aku mendapatkan masalah ini, ada beberapa polisi membawaku pergi. Dia bilang sudah tahu bahwa aku adalah gadis yang menjadi korban penculikan serta kau adalah pelau pembunuhan keluargaku, aku tahu ini sangat menggembirakan, tapi aku lebih suka sendirian di apartemen darimana ada banyak pengamanan."


Kata-kata sang istri dalam pesan singkat, membuatnya panik dan segera mempercepat laju kendaraannya, di sisi lain, sang mafia mendapatkan bocoran bahwa orang yang telah menghabisi kedua orang tuanya adalah anggota kepolisian yang kini sedang bersama sang istri.


Dia merasa kesal dan akan segera menindaklanjuti ini semua.


"Sialan, apakah mereka tidak bisa melihat bagaimana kekejamanku ini? Aku tidak pernah merasa bahagia seperti ini, tunggu saja akhir dari kisah kalian adalah kematian!"


Sang mafia yakin, dia akan menyelamatkan istri dari para penjahat yang mungkin saja bagian dari musuh bebuyutannya.


Dia tidak akan pernah membiarkan sang istri dalam bahaya.


Siapapun yang berani mengusik, akan mendapatkan hal yang sangat buruk, itu janjinya pada sang istri.

__ADS_1


Sorot mata sang mafia sangat menyeramkan seperti ingin memakan orang saja.


*****


__ADS_2