Suamiku Mafia

Suamiku Mafia
Selingkuh?


__ADS_3

Alena sedang duduk termenung menatap keluar jendela. Alena merasa putus asa dia sudah berusaha menghubungi Renhat untuk meminta bantuannya agar dia tidak di jodohkan oleh kakaknya.


"Huh?!" Alena menghela nafasnya. Dia bener-bener bingung tidak tau mau melahkulan apa. "Apa mungkin lebih baik gue terima aja perjodohan ini?" Tanya Alena pada dirinya sendiri. "Huh?!" Lagi-lagi Alena menghela nafasnya. "Apa mungkin gue emang gak berjodoh ya sama Renhat, kayaknya gue emang harus terima perjodohan ini" Ucap Alena yang sudah pasrah menerima nasibnya.


Disisi lain Renhat sedang berada di markas gengnya. Dia sedang sibuk latihan menembak sampai konsentrasinya buyar karena pangilan Anggara.


"Ren?!" Panggil Anggara seraya mendekati Renhat. Renhat langsung meletakan tembakannya. "Ngapain loe teriak- teriak manggil gue" Tanya Renhat. "Mama loe nelpun Ren" Ucap Anggara.


"Ya terus anggkat aja ribet banget loe"Ucap Renhat. "Loe aja yang angkat entar kalok mama loe nanyain pacar loe gue mau jawab apa loe kan gak punya pacar" jelas Anggara.


"Salah loe sendiri ngapain loe bohong sama mama gue. Udah loe angkat aja kalok mama nanya bilang aja kalok pacar gue selingkuh atau gak bilang aja pacar gue meninggal" tutur Renhat.


"Jahat banget loe bilang pacar loe meninggal" Ucap Anggara. "Jahat apanya orang pacar gue cuman ada di hanyalan loe doang, udah deh jangan lebay cepet angkat telpunnya!" Perintah Renhat sambil memukul kepala Anggara.

__ADS_1


"Ohh iya,ya lupa gue kalok loe kan emang gak pernah punya pacar" Ejek Aanggara sambil memegangi kepalanya yang tadi di pukul oleh Renhat. Renhat langsung menatap Anggara dengan tatapan membunuhnya dan memberinya kode dengan matanya agar Anggara segera mengangkat telpun dari mamanya itu.


Anggara pun mengangkat telpun tersebut. "Halo tante" sapa Anggara.


"Ehh gara?! Ren mana gara tante mau ngomong sama Ren" Ucap Reina mamanya Renhat. Renhat memberi kode agar Anggara tidak memberi tau kalau dia ada disana sekarang.


"Eee Ren lagi latihan tante terus hp ketinggalan sama gara tante hehe" Jelas Anggara sambil nyengir. "Ohh padahal tante mau nyuruh Ren bawa pacarnya pulang biar di kenalih sama tante sama om" Ucap Reina dengan nada kecewa.


"Eee tante mending jangan ngomongin pacarnya  Ren dulu ya tante"Ucap Anggara. Reina yang mendengar ucapan Anggara terlihat sangat binggung, kenapa dia tidak boleh membicarakan pacarnya Ren. "Emangnya ada masalah Apa Gara?" Tanya Reina.


"Hah?! Pacarnya Ren selingkuh? Kok bisa sih Gara?" Tanya Reina. "Eee Ren... Ren gak perhatian sih tante makannya pacarnya selingkuh. Lagian masa pacarnya sakit bukannya di jenguk atau di rawat malah di ceramahin tante di suruh sering-sering olahraga,makan teratur, terus gak boleh gak di bolehin keluar rumah. Pokoknya banyak lah tante gak peka bangetlah intinya. Makanya pacarnya selingkuh tante nyari pacar yang peke gak kayak Ren." Jelas Anggara panjang lebar.


" Ya ampun Renhat, Renhat terkadang tante heran dulu tante ngidam apa sampek bisa punya anak batu kayak Renhat" Ucap Reina. Anggara yang mendengar ucapan Alena berusaha menahan tawanya agar tidak ketauaan oleh Reina.

__ADS_1


"Ya udahlah bilang sama Renhat karena sekarang dia udah gak punya pacar dia harus setuju tante jodohin sama cewek pilahan tante" Ucap Reina. "Oke tante" jawab Anggara singkat. Setelah itu Reina langsung menutup panggilan telpunnya.


Anggara menatap Renhat lalu tersenyum penuh arti. "Ren mama loe bilang karena loe udah gak punya pacar jadi loe harus setuju dijodohin sama cewek pilihan mama loe" Ucap Anggara.


"Ya ampun mama gue kira mama bakal  kasian gitu sama gue karena baru abis di selingkuhin. Eh, ternyata gak malah mau langsung di jodohin lagi" Kesal Renhat. Sedangkan Anggara berusaha menahan tawa meratapi nasib Renhat.


"Udahlah Ren terima aja kalok loe di jodohin siapa tau ceweknya cantik" Goda Anggara. "Diem loe" Teriak Renhat. Renhat yang marah langsung pergi meninggalkan Anggara sedangkan yang membuatnya marah malah terus tertawa terbahak-bahak.


Anggara yang tiba- tiba mengingat sesuatu kemudian segera mengejar Renhat. " Ren tungguin gue" Teriak Anggara. Renhat yang mendengar Anggara memanggilnya langsung menghentikan langkahnnya.


"Apa lagi sekarang?" Tanya Renhat. Anggara berhenti di hadapan Renhat sambil berusaha mengatur nafasnya yang terengah-engah karena berlari mengejar Renhat.


"Gue mau baru inget sejak beberapa hari yang lalu ada cewek yang terus menghubungi loe dan katanya dia mau minta tolong sama loe" Jelas Anggara.

__ADS_1


"Biarin aja males gue berurusan sama cewek kayak gitu paling modus mau deket-deket sama gue" Ucap Renhat dengan penuh percaya diri. "PD banget loe" Ejek Anggara


__ADS_2