
jasmin termenung di dalam kamar iya bingung mengapa dia di kasih kamar di sini padahal dia kan sudah merasa nyaman dengan si leyla , lagian ini kamar luas bangeut seperti kamar yang biasa ditempatin sama empunya rumah rumah mewah .
" jasmin menuju ke lemari dia membuka lemari " ya ampun ini toko baju bukan sih , banyak bangeut , aku merasa aneh dengan semua ini , apa aku mau jadi primadona kali ya "! ucap jasmin terkikuk sendiri .
" halah jasmin kamu ada ada aja buang jauh jauh ngih pikiran aneh kamu " ucap jasmin sambil mentepuk tepuk kepalanya sendiri yang sedang memilih baju buat di ganti .
lalu jasmin membersihkan dirinya di kamar mandi setelah menemukan baju yang di inginkannya .
tidak lama kemudian akhirnya jasmin selesai mandi lalu dia mengambil baju yang udah di pilih tadi " ngapain beli baju banyak seperti itu , kan aku juga tidak habis memakainya seperti buang buang uang saja mereka membelinya , seandainya kalau di tabung mungkin bisa di pakai untuk yang lain " jasmin mengoceh sendiri di dalam kamar sambil memakai baju .
suara deringan telfon berbunyi membuat jasmin menoleh ke arah suara jasmin buru buru pakai baju lalu mengangkat telpon rumahan itu .
" halo "! ucap jasmin .
" kamu cepat turun dan bawa makanan buat tuan sekarang "! ucap di seberang telfon dengan keras .
jasmin buru buru meletakkan telfon genggam dan pergi ke tempat yang di katakan tadi alias ke dapur . dia keluar dari kamarnya dan masuk kelift lalu tak lama kemudian dia sampai di dapur .
" yang mana makanan buat tuan biar saya antar pak mus " ucap jasmin pada pak mus yang menunggu di situ pak mus menggelengkan kepalanya saat melihat jasmin yang napasnya ngos ngosan seperti di kejar saat di tagih pimjaman sama demkolektor .
" ini , jangan membantah apa yang di suruh tuan kalau kamu enggak mau keluarga kamu di kampung sengsara " ucap pak mus memperingatkan jasmin .jasmin mengangguk lalu dia membawa makanan itu .
sesampainya Jasmin di lantai 5 jasmin cuman satu kamar di situ diang jasmin melihat ke sana sini " mungkin yang ini kamarnya karna di sini tidak ada kamar lain selain ini , lalu jasmin mendekati pintu dan mengetoknya .
" masuk " sahutan dari dalam .
jasmin masuk dengan sedikit menundukkan kepalanya .
" ini tuan makanannya dimana saya meletakkannya " tanya jasmin sopan dengan menundukkan kepalanya .
kelvin yang melihat jasmin begitu " kamu tarok di sini dan kamu berdiri di situ jangan kemana mana ." ucap kelvin .yang duduk di sofa lalau bangkit .
jasmin meletakkan nampan berisi makanan itu di atas yang di tunjukkan tuan kelvin .
jasmin merasa ada yang memegang rambutnya jasmin menoleh karna merasa di sentuh .
" aw aw "! teriak jasmin saat manatap tuan kelvin dia terkejut saat melihat tuan kelvin .
jasmin menutup matanya dan menunduk yang ternyata tuan kelvin cuma memakai bokernya saja .
" kenapa ada yang salah " tanya kelvin menatap jasmin dengan sinis . jasmin lalu melangkah sedikit ke belakang yang kepalanya masih menunduk .
__ADS_1
" tidak apa apa pak " sahut jasmin .
" kamu berdiri di situ " tunjuk kelvin dengan membentak jasmin .
jasmin mematuhi apa yang diperintah tuannya itu dia berdiri di samping sofa yang di tunjukkan oleh tuannya .
kelvin duduk di atas sofa dan di mulai memakan makanannya .
jasmin melihat makanan yang dimakan oleh tuannya itu " yaampun sepertinya enak bangeut ya makanannya , lama bangeut tu orang makannya gak tau apa aku ini belum makan juga , husss " batin jasmin yang perutnya udah meminta jatah nya dia hanya menatap makanan itu lalu dia menunduk saat melihat tuannya menatapnya .
" kamu udah makan " tanya kelvin yang lagi mengunyah makanan di mulutnya .
" udah tuan " ucap jasmin berbohong. kelvin melanjutkan makannya ."
" ya udah kamu keluar , melihat muka kamu selera makan saya berkurang , " ucap kelvin tanpa menoleh ". jasmin benar benar jengkel memikirkan kata kata yang keluar dari mulut si orang kaya ini jasmin geram . jasmin lalu keluar dari kamar itu .
" benar ya itu orang gak ada akhlak apa apa muka aku ini kayak kuntilanak apa , wajah cantik gini "!! aneh tu orang gak punya hati kali ya " cerocos jasmin kesal dia lalu meninggalkan lantai itu dan pergi ke dapur mengisi perutnya yang udah lapar dari tadi .
" jadi orang kaya itu harus menghormati yang miskin dong jangan sombong , pakek di bilang selera makan hilang lagi " ingat ya akan aku balas nanti "!! ucap jasmin sambil makan karna kesel dia mengomel sendiri .
" kenapa jas "? tanya leyla yang baru sampe ke dapur sambil menepuk bahunya jasmin .
" eukh euhk , air , air "! ucap jasmin keselek karna terkejut dengan leyla .
" bagaimana enak gak kerja jadi pelayan tuan barusan " tanya leyla melirik jasmin .
" enak sih , cuma aneh itu si tuan pakek bilang muka aku bikin selera makannya berkurang , aneh kan apa coba yang ada di muka aku ini , perasaan muka ku mulus mulus aja "! ucap jasmin lalu melanjutkan makan lagi .
" mungkin tuan itu gak suka muka loe kayak gitu makanya di bilangnya seperti itu " ucap leyla .
" kamu jangan pikirin soal itu yang penting kamu patuhi semua yang di suruhnya saja udah cukup itu aja , gampang kan " ucap leyla yang setelah itu dia pergi karna dia cuma mau minum .
jasmin lalu menyudahi makannya dan pergi ke kamarnya . jasmin langsung pergi ke kamar kelvin untuk mengambil pring yang sudah di makan tadi .
bram baru saja tiba di rumah tuannya itu dia lalu pergi menemui tuannya . saat dia hendak keluar dari lift dia berpapasan sama jasmin .
han fokus berjalan melewati jasmin , jasmin melihat punggung nya bram yang berjalan dengan santainya . lalu jasmin turun ke dapur untuk menyimpan piring kotor .
" hari menjelang sore jasmin pergi keluar karena di dalam sudah beres semuanya dia lihat , para koki masak lagi menyiapin makan malam jadi jasmin keluar karna dia tidak di tugaskan masak dia di suruh melayani tuan rumah saja .
" sekarang tuan kelvin lagi apa ya kok aku enggak ada kerjaan gini ya , apa aku punya gaji juga , eh eh jangan halu kamu jasmin kamu itu ke sini karna kakak ingat itu batin jasmin dalam hatinya membuang pikirannya yang aneh .
__ADS_1
" aku ke kamar si leyla aja " ucap jasmin yang berlalu menuju kamarnya si leyla .
" leyla kamu ada di dalam gak " tanya jasmin .
tapi tidak ada sahutan dari dalam , dia lalu membuka pintu jasmin masuk kedalam tidak ada orang di dalam kamar . jasmin lalu keluar dia keluar dari rumah itu , dan dia di suruh masuk ke dalam sama anak buahnya si tuan rumah yang berdiri di pintu menjaga jaga
" nona silahkan masuk , nona tidak di izinkan keluar "! ucap salah satu anak buah yang berbadan gedek gedek dan berotot suaranya juga sedikit tegas .
" kenapa , saya itu bosen di dalam saya mau mencari si leyla , gimana boleh saya keluar saya cuma pembantu seperti mereka juga " ucap jasmin .
para anak buahnya tidak menjawab apa apa
kasmin pikir dia sudah bisa keluar karna telah menjelaskan apa maksud dia keluar . lalu jasmin keluar dan di tahan sama anak buah itu lagi , jasmin mulai jengkel .
" bapak bapak , saya kan udah bilang saya cuman mau cari teman saya saja kok setelah itu saya masuk lagi "! gimana , ucap jasmin yang sedikit mulai jengkel . tapi juga tidak ada sahutan dari mereka berdua jasmin menerobos lagi tapi di tahan lagi .
" udah cukup "! ucap seseorang di belakang jasmin . jasmin terdiam lalu dia membungkuk karna mengenal dengan suara itu . jasmin menggeser tubuhnya ke samping dan sedikit melangkah ke belakang memberi jalan .
" mulai sekarang kamu tidak boleh keluar ingat jangan mencoba coba ingin kabur dariku" ucap kelvin . jasmin membungkuk tidak berani menjawab . lalu kelvin berjalan keluar dan di ikuti oleh bram di belakangnya .
jasmin mengeluskan dadanya " serem juga itu orang , ya ampun apa jadi aku sebenarnya di sini " batulin jasmin lalu dia melangkah ke dalam kamarnya bukan kamarnya sih tapi kamar yang ditumpanginya saat ini . saat dia hendak masuk ke kamar dia melihat seseorang yang keluar dari pintu kamar di sampingnya itu jasmin terkejut bukankah dia gadis yang berpapasan saat waktu dia mencari ruang dapur , jasmin bur buru masuk gak mau ada pertanyaaan aneh dari dia . gadis itu masuk lift dia tidak menyadari sudah ada penghuni baru di kamar di sampingnya itu . dengan bajunya ala artis papan atas dengan tasnya dan kacamatanya tampak dia claudia seperti anak orang kaya pada umumnya , memang anak orang kaya .
claudia berjalan keluar dan menyuruh satpam menyiapkan mobilnya . tidak lama kemudian claudia naik ke mobilnya itu dan pergi meninggalkan halaman .
di lantai 4 tepatnya di kamar jasmin yang lagi mengintip di jendela yang ternyata dia memperhatikan claudia dari tadi .
" enak ya , jadi anak orang kaya , aku aja yang pengen buka warung nasi goreng aja belum kesampaian sampe sekarang , apalagi beli baju baju mewah kayak mereka ," ucap jasmin .
" nona , nona bangun ,!!!" ucap pak mus yang membangunkan jasmin . jasmin membuka matanya dia lupa sampe ketiduran tadi " ada apa ya pak mus " ucap jasmin berdiri .
" nona tuan sudah pulang , nona harus menyambutnya nona ini kan pelayan tuan , bagaimana sampe bisa ketiduran nona "! ucap pak mus menjelaskan pada jasmin .
jasmin jadi bingung " cepat nona jangan buat tuan marah nanti , ayok "! ucap pakmus mengajak jasmin keluar . jasmin mengikuti pak mus yang keluar duluan . sesampainya di teras jasmin menunggu di barisan pelayan yang lainnya dan pak mus yang ke depan tidak lama mobil masuk dan turun bram membuka pintu untuk tuannya .
pak mus mengikuti tuannya dari belakang dan diikuti juga olek bram dari belakang .
" sampai di dalam kelvin merebahkan tubuhnya di sofa .
pak mus seperti biasanya hendak melepaskan sepatunya tuannya tapi di tegur ." mana si wanita itu biar dia yang mengganti pekerjaan kamu yang ini . jasmin yang barusan bubar dari barisan pelayan itu ditarik tangannya oleh pak mus " nona maaf tapi tuan menyuruh anda membuka sepatunya " ucap pak mus .
" jasmin terkejut " apa pak mus membuka sepatunya dia kan bisa sendiri pak " ! ucap jasmin kesal .
__ADS_1
" nona jangan buat kami punya masalah ikuti aja perintah tuan " ucap pak mus .
jasmin lalu masuk ke dalam .