Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 28


__ADS_3

Sore itu bu Susan pulang nampak kusut dan tidak bersemangat saat dia mau masuk ke kamarnya dia di hampiri sama anaknya .


" Mami habis dari mana mi , pantesan aku pulang tadi mami tidak ada ucap Claudia .


" Mami tadi keluar sebentar ketemu teman teman mami , yaudah mami ke dalam dulu ya nanti kalau kamu pengen ngobrol sama mami nanti mami keluar ya " ucap bu Susan lalu masuk ke dalam . Claudia menatap kepergian maminya dia merasa maminya sangat aneh mukanya murung pas pulang biasanya ceria tapi ini Claudia merasa ada yang aneh dengan sikap maminya lalu dia pergi ke ruang keluarga dan membuka ponselnya , saat Claudia lagi asyik dengan ponselnya tiba tiba dia berteriak girang entah apa yang dilihatnya dalam ponselnya Claudia tersenyum senang yang ternyata dia di Dm sama orang yang di sukainya di kampus bukan mainnya senangnya Claudia dia yang lagi senang tiba tiba Jasmin masuk wajah Claudia langsung berubah saat melihat Jasmin masuk jasmin biasa biasa saja saat melihat Claudia karena Jasmin tau Claudia tidak menyukai dirinya , Jasmin berjalan tidak memperdulikan Claudia yang ada di sofa depan tv tapi tiba tiba Claudia berteriak


". hey kamu kemari sebentar... cepat jangan lama lama !!! ucap Claudia yang menatap Jasmin dengan benci . Jasmin mau tidak mau menghampiri Claudia dia enggan berdiri di samping Claudia apalagi menatapnya jasmin benar benar enggak betah di depan Claudia .


..." Ada apa kamu suruh saya kemari , kalau enggak penting penting amat gak usah deh nyuruh aku ke sini , aku mau mandi ini udah bau ketek ini aku " ucap Jasmin sambil mencium keteknya yang membuat Claudia supaya merasa jijik saat melihatnya ....


" Iiih dasar kamu ya wanita jorok , sana sana kamu mandi bau lagi bikin muntah tau!!! ucap Claudia memegang menutup hidungnya dan mengusir Jasmin .


" Bukannya kamu tadi suruh aku ke sini ?" tanya Jasmin dengan menatap Claudia .


" Gak jadi , pergi sana siapa yang mau sama kamu kalau kamu malas dan jarang mandi " ucap Claudia .


Jasmin pergi dengan senang Jasmin tau kalau Claudia memanggilnya tadi hanya mau menghinanya saja makanya Jasmin berkata seperti itu karena Claudia dia hidupnya sangat bersih dan tidak suka jorok menurut kata pelayan yang ditanyakan Jasmin waktu dia masih bekerja sebelum menikah dengan Kelvin .

__ADS_1


di kantor Kelvin menyuruh Bram untuk menghubungi pak Mus kalau Kelvin pulang telat jadi tidak bisa makan malam di rumah di suruh katakan pada Jasmin .


Bram menelpon pak Mus dan mengatakan apa yang di suruh sama tuannya dan soal cake nanti saat dia pulang Kelvin memakannya .


Jasmin nampak segar setelah mandi lalu dia turun untuk makan malam takut nanti mertuanya marah dan malah makan di luar dan Jasmin tidak mau itu terjadi .


saat jasmin turun dia melihat meja makan masih kosong dan Kelvin juga belum pulang apa dia pulang telat kali ya , ah apa sih yang aku pikirkan terserah dialah mau pulang kapan kenapa aku yang jadi sewot pikir Jasmin dan dia duduk di kursi makan yang sekarang sudah menjadi tempatnya .


" Pak Mus apa Nyonya besar dan Claudia udah makan ? tanya jasmin pada pak mus yang lagi menyiapkan menu makanan di atas meja .


" Belum Nyonya mungkin sebentar lagi , kalau Nyonya lapar silahkan makan aja duluan " ucap pak Mus .


" pak Mus kenapa kalau saya yang lapar tidak apa apa kalau saya makan duluan tapi kenapa saat orang lain lapar di rumah ini kenapa harus menunggu saya pak , apa tidak kejam kalau seperti itu pak? tanya Jasmin.


Pak Mus seperti memikirkan sesuatu dia juga tidak tau yang jelas ini perintah tuannya


" saya tidak mengerti Nyonya yang jelas ini perintah tuan sendiri , saya juga kurang paham Nyonya , kalau begitu silahkan Nyonya makan saja kalau Nyonya udah lapar sangat " ucap pak Mus .

__ADS_1


" Oh iya Nyonya , tuan pulang telat jadi tidak bisa makan malam di rumah karena banyak pekerjaan yang harus di selesaikan .


Tiba tiba Claudia berjalan ke meja makan dengan tersenyum girang tapi senyumnya hilang saat melihat Jasmin ada di situ . jasmin tidak memperdulikan tatapan dari Claudia yang menatapnya dengan tidak suka lalu Jasmin menuruti apa yang dikatakan sama pak mus dia berpikir tidak usah juga menunggu mertuanya karena tidak ada gunanya juga kalau Jasmin menunggu malahan nanti dia di hina sama mereka .


" baik pak mus tidak apa apa " ucap Jasmin .


Claudia seperti penasaran dengan apa yang di bicarakan oleh Jasmin sama pak Mus dia melihat Jasmin dengan tidak suka tapi Jasmin malah tidak memperdulikannya yang memperhatikannya , Claudia merasa tidak di anggap sama sekali oleh Jasmin .


" Kamu pikir karena sudah menjadi istri kakakku kamu bisa berbuat seenaknya hah!! ngaca kamu , kamu itu cuma pembantu yang tidak sama levelnya sama kita kita , dan lagi kakakku sudah punya calonnya sendiri !! kamu itu sadar diri dong !" ucap Claudia dengan marah dan benci kepada Jasmin .


Jasmin bangun dan dia mau pergi dari situ tapi berbalik lagi


" Oya kamu katakan sama kakak kamu suruh saja menceraikan aku dan aku juga tidak suka dengan dia , kamu coba katakan itu kalau berani sama kakak kamu " ucap Jasmin dengan tersenyum sinis menatap Claudia lalu Jasmin pergi dia juga tidak berselera lagi untuk makan dia lalu masuk kedalam kamarnya dan menangis sebenarnya Jasmin merasa dirinya sangat cengeng kenapa dia harus menangis saat mendengar perkataaan Claudia tadi dia tau dia juga bukan siapa siapa di rumah ini dia juga tau kalau dia seorang pembantu yang di gaji walaupun tidak banyak tapi itu hasil keringat dia sendiri, kenapa orang orang di rumah ini memandang hina seperti itu padahal dia cuma menjalani kehidupannya yang tidak mengganggu orang lain tapi ini malah orang lain yang memintanya untuk bertanding jasmin mengusap wajahnya dia harus bersabar menenangkan hatinya yang bergejolak ingin marah tapi karena dia mengingat keluarganya di kampung halamannya dan kakaknya dia bisa bersabar ini juga demi kebaikan keluarganya yang walaupun dia sangat terbebani menjalani hidup yang seperti ini .


Saat dia melihat ke foto pernikahan ya dengan Kelvin dia tersenyum dan mengatakan


" Gara gara kamu menjeratku dalam kehidupanmu lihat adik kamu bahkan ibu kamu cuma pura pura baik di depan kamu saja tapi di belakang kamu dia seperti macan yang ingin memakan aku hidup hidup bahkan kamu tidak punya hati kamu menikahi aku dan membuatku sengsara " umpat Jasmin sambil menangis meratapi nasibnya bahkan dia tidak ada tempat untuk berdiri .

__ADS_1


Setelah lelah menangis tertidur di atas tempat tidur .


__ADS_2