Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 12


__ADS_3

di ruang makan kelvin duduk di tempatnya seperti biasa .


jasmin berdiri di belakang kelvin . pak mus seperti biasanya mau menaruh nasi di piring tuannya .


" pak mus , biar dia aja yang melakukannya " ucap kelvin . jasmin yang mendengar menatap pak mus , pak mus mengisyarat untuk melakukan yang di suruh kelvin .


" baik tuan " ucap jasmin lalu menaruh nasi di piring kelvin .


" pak mus , claudia tidak makan , kemana dia"? tanya kelvin .


" non claudia , udah berangkat dari tadi tuan karna ada acara di kampusnya tuan" jawab pak mus . kelvin tidak menyahut dia lagi mengunyah makanan .


setelah makan kelvin pergi jasmin mengikutinya dari belakang setelah sampai di depan rumah bram sudah menunggu di depan mobil .


bram membuka mobil kelvin pun masuk bram lalu masuk dan menyetir . mobil meninggalkan halaman rumah yang bak istana .


jasmin masuk ke dalam rumah " akhirnya aku bisa bebas walaupun hanya sebentar " batin jasmin . jasmin pergi mencari leyla ke kamarnya .


" leyla! , leyla! , apa kamu ada di dalam leyla "? panggil jasmin .


" eum , ada masuk , jas " ucap leyla dari dalam . jasmin masuk ke dalam " bagaimana la jadi gak nih yang kamu bilang kemaren " tanya jasmin .


" eum jadi dong liat aku aja udah rapi , kok kamu masih pakai baju kerja sih "! kamu gak fi bolehkan pergi ya , tapi bukannya tuan kelvin udah keluar tadi "? tanya leyla .


" bukan , aku tadi juga habis dari situ juga , aku ke sini mau mastiin aja "! yaudah aku makan dulu ya habis itu aku langsung siap siap " oke ," ucap jasmin lalu pergi mengisi perutnya habis mengisi perut jasmin langsung siap siap .


" udah beres la , ayo pergi jasmin yang udah berdiri di depan kamarnya leyla . leyla menatap jasmin " cantek amat kamu jas , beli di mana itu baju "? tanya leyla yang menatap jasmin tampil berbeda dengan pakaiannya yang tampil sederhana kaos yang di padu dengan jeans selutut dengan tas samping yang imut dan kecil .


" oe ini , ini baju sudah ada di lemari kamar ku jadi kata pak mus itu punya ku semua , anehkan aku aja belum kerja udah di kasih baju banyak banget lagi , hihi , tapi gak papa sih munpung tuan rumah lagi dermawan kali ya "! ucap jasmin tersenyum .


" kamu enak , baru aja mau kerja di sini , sudah seperti macam istrinya aja "! ucap leyla memoyongkan bibirnya ke jasmin.

__ADS_1


" udah udah , nanti kalau kamu mau aku kasih lagian baju itu juga banyak ya , ayok nanti menjelang siang nanti kapan kita keluarnya , malah gak jadi nanti , ayok.. "! ucap jasmin menarik tangan leyla .


baru saja mereka sampai di depan pintu utama beberapa bodyguard menghentikan mereka .


" eh , ada apa ini ? tanya kasmin terkejut karna dihampiri bodyguard yang kemaren .


" nona tidak di bolehkan pergi ke mana mana kata pak bram , nona ini silahkan anda kalau mau keluar jadi jangan bawa nona ini , apa anda mengerti "!! ucap salah satu anak buahnya . leyla menatap jasmin dia merasa iba karna jasmin seperti tidak dibiarkan bersenang senang sekalipun , ternyata jasmin lebih menderita dari yang di bayangkannya " batin leyla .


" jas , gak apa apa , aku pergi sendiri aja , kamu patuhi aja apa yang di bilang mereka karna ini juga mungkin suruhan tuan bos juga "! ucap leyla .


" tapi la , kamu tau gak aku di sini seperti di penjara saja , kemana mana gak boleh pergi "! tangis jasmin pada leyla .


" yaudah kamu sabar aja , aku gak jadi pergi juga , nanti kalau kamu udah di bolehkan pergi kita pergi , ya ! jadi jangan sedih lagi " ada aku di sini buat nemenin kamu ". ucap leyla .


jasmin memeluk leyla " makasih ya la , kamu udah mengorbankan kesenangan kamu demi aku ." ucap jasmin di sela sela tangisnya .


" ya sudah kita ke kamar aku yok " ajak leyla . jasmin mengangguk mengikuti leyla dan meninggalkan para bodyguard di situ . jasmin merasa seperti hidup di penjara saja , ke mana mana tidak boleh pergi , jasmin hanya di rumah saja mengurus keperluan keperluan kelvin saja .


Di dalam mobil kelvin yang diam , menatap ponselnya , bram memperhatikannya dari arah kaca mobil dilihatnya bosnya yang cuma menatap layar ponselnya itu .


" tuan apa kita sekarang ke rumah si broto "? tanya bram . kelvin hanya diam lalu mengangguk " sudah kamu urus si wanita itu "? tanya kelvin yang masih menatap ponselnya .


" belum tuan rencananya nanti habis ini baru saya mengurus semuanya ." ucap bram .


" kalau bisa jangan lama , jangan sampe dia ke buru pulang nanti ." ucap kelvin .


" iya tuan , habis ini saya langsung ke mengatakannya ." ucap bram .


mobil melaju dengan kencang memasuki perumahan yang yang terlihat sepi . mobil memasuki sebuah rumah yang lumayan besar , bram langsung turun berbeda dengan kelvin yang hanya duduk di belakang seperti menunggu sesuatu .


bram berjalan ke arah para deretan boydiguard yang di pimpin oleh seorang wanita yang berbadan tegap , dan memancarkan aura dingin , sepertinya dia sudah terlatih seperti itu . bram mendekati wanita itu " bagaimana apa dia sudah mengakunya " tanya bram .

__ADS_1


" belum , sepertinya dia cuman dijadikan kambing hitamkan kita harus tau siapa dalang di balik semua ini , " ucap wanita itu adalah sekretaris kelvin juga dia adalah wira dia bekerja pada kelvin sudah lama bisa di bilang dia seperti laki laki karna dia jago dibidang main senjata .


bram mendekati pintu mobil yang kelvin di situ hanya menatap kedua anak buahnya yang setia dan selalu melindunginya dengan nyawanya .


" tuan dia belum mengaku , dan wira bilang sepertinya bukan dia pelakunya ." ucap bram .


" bawa dia ke hadapanku sekarang!! " ucap kelvin aura dinginnya mulai keluar .


bram menghampiri wira " bawa dia ke hadapan tuan " ucap bram . wira mengangguk lalu mengisyaratkan pada anak buahnya untuk membawa orang yang dimaksudnya . orang itu di bawa ke kelvin yang di dalam mobil tidak keluar para bodiguard tetap berjaga jaga memastikan tuannya aman .


kelvin menatap anak itu yang sudah babak belur karna di siksa habis habisan sama bodiguardnya


" bram kamu intro dia sekali lagi , kalau memang tidak mengakuinya , kamu bunuh saja " ucap kelvin .


" baik tuan " ucap bram.


bram membungkuk menarik dagunya si pria itu yang bukan lain adalah kakaknya jasmin .


" saya tanyakan sekali lagi bagaimana sampai polisi tau , dan apa kamu sudah tidak maua hidup lagi " tanya bram padanya .


dengan bibirnya yang sudah berdarah vildan hanya mampu menggeleng .


" jawab " bram menendangnya .


dengan bibirnya yang berdarah vildan menceritakan semua yang di alaminya pada kelvin dan memohon untuk tidak membunuhnya karna dia sama sekali tidak tau akan seperti ini .


" kalau begitu , siapa yang harus menggantikan ulah perbuatanmu , sepertinya kamu belum tau ya , adikmu sudah ada ditangan kami " ucap bram .


" tuan , tuan saya mohon jangan libatkan dia dengan perbuatan saya tuan , dia tidak tau apa apa tuan saya mohon tuan !!!" tangis vildan sambil membungkuk .


" bram kamu jemput adiknya ke sini ,"! teriak kelvin .

__ADS_1


" baik tuan" ucap bram lalu meninggalkan tuannya di situ , bram pergi dengan mobil lain


__ADS_2