Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 24


__ADS_3

mobil berhenti di sebuah salon yang lumayan banyak orang , karena bram membawa jasmin ke tempat salon yang terkenal di kota itu dan banyak para istri pejabat dan istri pengusaha yang sudah berlangganan di situ karena tiap hari selalu ada diskon yang lumayan . jasmin turun saat bram membuka pintu dia melihat ke sekelilingnya , banyak wanita wanita berkelas ada yang masuk ada yang keluar dari pintu masuk salon , jasmin benar benar takjub karna orang yang keluar dari situ mereka tampak lebih berseri dan berkelas karena bukan saja salon di situ tapi semuanya ada termasuk spa yaitu tempat merawat tubuh supaya lebih kinclong dan segar .


" silahkan nyonya " ucap bram menyadarkan jasmin yang berdiri di situ tidak beranjak pergi karena bram hendak menutup pintu mobil . jasmin melihat ke arah bram " jangan panggil saya nyonya pak , saya merasa malu di panggil nyonya karena saya tidak terlihat sepeti nyonya , bapak bisa panggil saya seperti tadi , nona saja " ucap jasmin sambil tersenyum mengedipkan matanya ke arah bram setelah itu baru dia menggeserkan tubuhnya dari pintu mobil .


bram terkejut karna jasmin berani mengedipkan matanya , tidak ada wanita yang sebelumnya yang berani mengedipkan matanya ke bram baru jasmin seorang , wanita lain memandang bram saja tidak berani apalagi mengedipkan matanya seperti yang kasmin lakukan sekarang , buru buru bram menutup pintu membuang rasa terkejutnya .


" nyonya bisa tunggu sebentar saya ingin memberitahu tuan sebentar , kalau anda nyonya pengen masuk duluan bisa juga " ucap bram .


" ya sudah saya masuk duluan saja , jangan bapak beritahu saya di sini ya , awas kalau bapak beritahu , bapak akan berurusan dengan saya "! ucap jasmin mengancam bram .


" iya nyonya " ucap bram .


" kamu jangan panggil saya nyonya , sudah berapa kali saya bilang " ucap jasmin kesal bukan main , lalu cemberut masuk ke dalam .

__ADS_1


bram menatap jasmin benar benar ini istri tuannya itu , bagaimana kalau berhadapan dengan tuan kelvin bisa lunak hati tuannya kalau selalu nyonya jasmin bersikap seperti itu di depan tuannya . bram saja baru sesaat dengan jasmin bikin kaku , bagaimana kalau bram terus bersama istri tuannya bisa bram di tendang sama tuannya itu karena imut dan gemes jasmin bakal hilang wajah dinginnya batin bram lalu menelpon tuannya .


dringgg....!!


dringgg.....!!


kelvin yang lagi berada di ruang meeting melihat ponselnya yang terus berbunyi dan mengganggu meeting nya saja , dilihat ponselnya yang ternyata bram , bukannya mengurus dirinya malah pergi seenaknya .


di seberang telepon " bram menjelaskan dia sekarang dia berada dimana dan semuanya apa yang membuatnya tertunda kembali ke kantor . kelvin lalu menutup ponselnya dan duduk termenung sejenak kalau bram yang menemani jasmin ke salon apa tidak salah seharusnya yang menemani jasmin adalah kelvin bukannya bram batin kelvin lalu dia melanjutkan meetingnya yang walaupun banyak timbul pertanyaan dalam dirinya


" sudah kita lanjutkan lagi maaf tadi ada kendala sedikit " ucap kelvin lalu melanjutkan meetingnya kembali yang ditemani sama sekretaris urusan kantor .


bram masuk ke dalam salon takut nanti terjadi sesuatu sama istri tuannya itu karena para istri konglomerat mereka selalu menantang orang yang baru mereka lihat yang masuk ke salon . saat bram masuk jasmin tidak berada disitu bram bertanya pada salah satu pelayan salon

__ADS_1


" apa anda tadi melihat perempuan yang baru masuk dengan rambutnya sebahu dan memakai dress hitam " tanya bram . wanita itu mengingat " ada pak tadi dia masuk ke ruangan spa di sebelah sana , tapi tidak di bolehkan masuk laki laki pak karna khusus untuk perempuan saja " ucap pelayan itu dengan tersenyum ramah .


" kalau begitu saya permisi dulu pak " ucap wanita itu . bram duduk di tempat tunggu dia berpikir lebih baik menunggu saja dari pada ke sana .


jasmin yang baru keluar dari tempat perawatan wajah dia melihat ke sekelilingnya " apa aku perlu merawat tubuhku juga ya ", sepertinya tidak perlu hanya di suruh wajah saja kan , udah aku pulang aja , kasihan juga pak bram takut dimarahin tuan kelvin yang agung nanti, lagian pak bram kenapa sih harus pakek ngantar aku segala padahal aku kan tadi mau naik taksi , ya mau bagaimana lagi , salah dia juga , bukan aku ngapain nawarin segala ya kan , ya udah ah aku pulang saja!! " ucap jasmin yang ngomel sendiri . jasmin berjalan keluar eh dia melihat bram lagi duduk di bangku tunggu kasihan juag ya , seharusnya bram di kantor sekarang bukannya nemenin aku seperti ini , tapi lebih enak sama bram saja ya aku nikahnya ngapain sama tuan yang resek itu , sepertinya beruntung sekali ya siapa yang menjadi istrinya bram , " batin jasmin lalu berjalan menghampiri bram .


" maaf ya pak karena saya bapak pasti nunggu sangat lama , saya sudah selesai mari pulang pak "?! ucap jasmin lalu bram bangkit dari duduknya dan jasmin pun keluar dari ruangan itu yang diikuti oleh bram dari belakang . setelah sampai di mobil jasmin berhenti " pak biar saya naik taksi aja pak , nanti bapak bisa dimarahi sama tuan nanti , karena saya udah merepotkan bapak " ucap jasmin .


" tidak apa apa nona , ini sudah tugas saya "! ucap bram lalu membuka pintu mobil . jasmin merasa tidak nyaman diperlakukan seperti itu padahal dia cuma menikah dengan kelvin hanya seperti pernikahan pura pura , tapi perlakuan bram sudah membuatnya tidak nyaman . jasmin lalu masuk dan begitu juga dengan bram , mobil meninggalkan salon .


tidak lama kemudian jasmin sampai ke rumahnya kelvin dam dia langsung masuk dan menuju ke kamarnya sampai di kamar dia duduk di sofa dan merebahkan tubuhnya yang lumayan lelah , lalu dia tertidur dengan tersenyum karena merasa lebih tenang dan tidak harus memikirkan kakaknya lagi .


pukul tiga sore jasmin terbangun karena perutnya yang keroncongan minta diisi , akibat kelelahan tadi jasmin sampai tertidur dengan tidak berganti pakaiannya , lalu jasmin mengambil tasnya dan menaruhnya di tempat tas dan lalu dia masuk ke kamar mandi dan mandi . tidak lama kemudian lalu jasmin selesai dengan mandinya dan setelah memakai baju jasmin pun bergegas melihat wajahnya ke kaca , di lihatnya wajah yang sudah tidak kusam lagi dan sekarang lebih kinclong dari sebelumnya lalu dia keluar dari kamarnya untuk mengisi perutnya yang sudah keroncongan karena lupa makan tadi .

__ADS_1


__ADS_2