Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 26


__ADS_3

bu susan memilih menatap brian dan memperkenalkan dirinya yang bersikap seperti tidak mengenalnya .


" perkenalkan nama saya susan " ucap bu susan yang mengangkat tangannya memperkenalkan dirinya. brian terkejut saat melihat wajah bu susan lalu dia membalas menjabat tangannya bu susan .


" brian " ucapnya yang masih menatap bu susan . lama brian menatap bu susan sampai bu mira menegurnya .


" udah kenalannya , kok tangannya enggak di lepas sih "! ucap bu mira dengan tersenyum dia merasa kalau brian seperti terkagum sama sahabatnya itu . brian melepas tangannya bu susan lalu dia memanggil pelayan menghilangkan rasa gugupnya .


" kalian pesan apa " tanya brian pada bu mira sambil melirik bu susan .


" pesan aja seperti kamu , kita samaan ajha iya kan san ucap bu mira sambil melirik bu susan . bu susan mengangguk mengiyakan dia tidak tau apa yang bu mira katakan , dia masih memikirkan sesuatu yang membuat dia tidak bisa menatap pria di sampingnya itu .


"ok deh " ucap brian yg menatap bu susan mengangguk lalu dia memesan makanan.


" berarti saya pesan stik 3 sama minumnya jus apel aja 3 dan air putih saja " ucap brian lagi .


" oya ngomong ngomong kamu ada urusan apa berada di sini " tanya bu mira .


" aku hanya mau mengecek fila yang berada di daerah sini , karena kata pengurus sudah ada yang tanya tentang fila itu " tutur brian .


bu susan dari tadi diam aja bu mira merasa aneh dengan sikap sahabatnya itu semenjak brian datang tadi dia melihat mira seperti menahan sesuatu yang membuat bu mira penasaran . tidak lama kemudian makanan yg mereka pesan datang , lalu mereka memakan makanannya dan berbeda dengan bu susan dia memilih ke toilet . bu mira menatap bu susan pergi dia penasaran apa yang sedang sahabatnya itu pikirkan .

__ADS_1


di depan kaca bu susan melihat dirinya yang tampak sekarang lebih bertambah umurnya dia teringat dengan masa lalunya


beberapa tahun yang lalu ...


" seorang wanita duduk di bangku taman di kampus dia sedang menunggu seseorang yang belum menemuinya , dia menunggunya karena permintaan seseorang juga , sesekali dia melirik jam di tangannya , dan akhirnya melihat orang yang ditungguinya datang


" lama nunggunya ya maaf ya , aku tadi habis dari ruang dosen ada masalah sedikit makannya telat gak papa kan " ucap pria itu yaitu brian .


" aku pikir kamu udah pulang tidak ingat sama aku yang kamu suruh nungguin , " ucap susan yang cemberut .


" ada apa kamu suruh aku untuk tungguin kamu " tanya susan .


" aku ingin bicara sesuatu " ucap brian yang lalu duduk di sampingnya susan .


" makasih , kamu tau aja aku lagi haus " ucap susan lalu mengambil air yang di tangan brian . susan langsung meminumnya


" oya apa yang pengen kamu bicarakan denganku "? tanya susan yang selesai minum . brian menarik napasnya pelan pelan dan menatap susan yang menatapnya dengan penasaran , brian memperhatikan wajahnya apakah sanggup iya utarakan perasaannya yang berkecamuk ingin segera di katakannya .


" susan kalau aku ngomong sesuatu tapi kamu jangan marah ya "! ucap brian . susan menggeleng mukanya tanda dia tidak akan marah .


" susan kamu mau enggak jadi pacar aku "? ucap brian dengan sedikit takut , takut nanti susan malah menolaknya . susan tertegun brian menembaknya dia padahal cuma baru beberapa hari baru kenalan dan ngobrol tapi brian langsung menembaknya . sebenarnya mereka udah lama kenal tapi tidak slaing bertegur sapa karena brian kerap kali mencuri pandangnya susan , kalau mereka bertemu cuma tersenyum saja karena mira sahabatnya susan sangat menyukai brian jadi susan bukannya tidak mau bertegur sapa dengan brian saat melewatinya tapi susan harus menjaga perasaan sahabatnya itu .

__ADS_1


susan menatap brian dengan sedikit sendu sebenarnya dia senang ditembak sama primadona kampus , tapi dia tidak bisa menerimanya karena harus menjaga perasaan sahabatnya .


" bagaimana susan ,?? apa kamu tidak bisa menerimanya atau apa " ucap brian karena susan belum memberi jawabannya . susan teringat kalau bukan dia juga sudah di jodohkan oleh kedua orang tuanya mungkin dia akan menerimanya tapi sahabatnya , susan berpikir apa dia harus mengalah demi sahabatnya yang walaupun dia tidak bahagia dan bahkan sahabatnya juga tidak tau kedekatan mereka beberapa hari yang lalu , susan bimbang dia juga tidak mau melawan orang tuanya yang walaupun pilihan orang tuanya dia tidak menyukainya , apa dia harus menolak orang yang di dicintainya dan mencintainya demi orang yang di sayangnya dan walaupun dia tidak bahagia , susan harus mengambil keputusan dengan tidak melukai orang yang di sayangnya yang walaupun dia terluka pikirnya .


" brian sepertinya aku tidak bisa , maaf !! , sepertinya tidak ada yang dibicarakan lagi , kita tidak usah bertemu lagi brian , aku harus pergi sekarang karena aku sudah di jemput" ucap susan lalu meninggalkan brian yang berteriak memanggilnya .


" susan , susan , kamu belum mengatakan alasan apa kenapa kamu tidak mau"!! susan susan ,"!!! teriak brian yang ditakutinya terjadi sekarang susan tidak menerima cintanya dan bahkan tidak menjelaskan kenapa dia menolaknya . brian benar benar tidak bisa membayangkan wanita yang dicintainya dari pertama dilihatnya semenjak dia pertama masuk ke kampus yang sekarang dan memendamnya karena dia berani menyapanya takut terbayang yang tidak tidak di pikiran brian sekarang waktu sudah berani menyatakan cintanya malah di tolak .


dari semenjak itu brian tidak pernah bertemu lagi dengan susan karena susan pindah kampus ke luar negri kata anak anak kampus dan bahkan brian tidak bisa membuang cintanya kepada susan entah kenapa dia selalu mengharapkan susan , dia berharap bisa bertemu dengannya lagi dan menanyainya kenapa menolaknya .


" semenjak kejadian itu susan meminta pada orang tuanya untuk kuliah di luar negri dan orang tuanya menyetujuinya dan beberapa tahun kemudian dia menikah dengan pilihan orang tuanya dan tidak pernah terbayangkan akan bertemu lagi dengan brian dan walaupun dia bisa melupakannya tapi kenangan dengannya masih terbayang yang walaupun cuma sebentar .


****


bu mira menoleh ke arah bu susan tadi pergi dia " kenapa lama bangeut ya si susan , apa aku telfon saja ya " batin bu mira lalu mengambil ponselnya dan menelpon bu susan , tapi yang ditelpon tidak diangkat , bu mira masih duduk menunggu sesekali melihat ketempat itu .


" kenapa mira ?, ada sesuatu yang kamu inginkan " tanya brian yang melihat bu mira merasa tidak beres .


" eum tidak ada apa apa kok , aku hanya kepikiran dengan teman aku kenapa lama dia ke toilet "! ucap bu mira .


" ya sudah kamu makan aja sampai selesai biar aku yang lihat aja ke sana " ucap brian .

__ADS_1


" makasih ya " ucap bu mira yang tersenyum pada brian . brian mengangguk lalu dia bangun dan mengikuti kemana susan tadi pergi


__ADS_2