
Kelvin bangun dari tidurnya dan kepalanya sedikit berdenyut dan terasa berat lalu dia mengambil ponselnya dan melihat jam menunjukkan udah hampir siang dia membelalakkan matanya karena tidak seperti biasanya dia bangun tidur dengan terlambat lalu dia melihat ke sampingnya tidak ada Jasmin di sampingnya lalu dia membunyikan alarm rumah dan semua yang ada di rumah terkejut saat alarm berbunyi .
Pak mus langsung mencari Jasmin karena mungkin Jasmin tidak ada di dalam kamarnya makanya sampai alarm berbunyi .
Jasmin yang lagi nonton televisi terkejut mendengar alarm yang berbunyi , setelah itu dia nonton lagi karena dia tidak tau kalau alarm yang berbunyi itu adalah untuknya .
Pak Mus melihat Jasmin yang lagi nonton di ruang tv langsung mendekatinya .
" Nyonya sepertinya Tuan memanggil anda " ucap Pak Mus .
" Memanggil saya Pak , jadi alarm yang berbunyi itu dari Tuan " ucap Jasmin.
" Iya Nyonya , sepertinya Tuan sudah bangun dan mendapati Nyonya tidak ada di dalam makanya Tuan membunyikan alarm itu" ucap Pak Mus menjelaskan pada Jasmin .
Jasmin bangkit dan masuk dia benar benar takut kenapa dia tadi turun seharusnya dia menunggu Kelvin bangun dan menyiapkan air mandinya padahal Jasmin lupa dengan air mandinya Kelvin dia buru buru masuk lift dan berharap tidak di hukum nanti .
__ADS_1
Saat Jasmin masuk Kelvin sudah rapi dan tidak mempedulikan Jasmin yang berada di situ karena baru masuk , Jasmin melihat hanya didiamkan begitu dan lagi Kelvin sudah beres beres dengan pakaian kantornya dan lagi memakai dasi dia tidak tersenyum masih menampakkan wajah dinginnya Jasmin merasa sedikit merinding membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya dia sedikit menunduk saat Kelvin berjalan ke arahnya Jasmin sudah berkeringat membayangkan kalau seandainya Tuannya marah apa yang harus dia lakukan dia merasa takut tidak bisa menjaga keluarganya dengan baik karena dia tidak melakukan pekerjaan dengan baik .
Kelvin menatap Jasmin yang kelihatan sudah berkeringat dia tersenyum dalam hatinya
" Beginikah kalau dia lagi takut , lihat dirinya sampai gemetar seperti itu dan juga apa dia berkeringat , wow apa dia benar benar takut , bukannya kemarin saat aku membawanya ke sini dia sangat keras kepala tapi lihat dia sekarang " batin Kelvin tersenyum sinis menatap Jasmin yang menunduk .
" Heeum , kenapa kamu tidak membangunkan saya !! tanya Kelvin yang tidak menatap Jasmin lagi memilih menatap ke depannya .
" Sa ...saya tidak berani membangunkan Tuan takut nanti mengganggu tidur Tuan " ucap Jasmin sedikit bergetar dan gugup dan di iringi gemetar entah kenapa dia merasa takut dengan Kelvin sekarang .
" Oe ... begitu rupanya , apakah itu jawaban bisa saya terima dan bukan alasan semata mata yang kamu katakan atau kamu memang sengaja supaya saya telat ke kantor saya karena kamu tidak menyukai saya kan "?! tanya Kelvin yang melihat dan menatap Jasmin yang membalas menatapnya lalu menunduk lagi Kelvin tersenyum dalam hatinya benar benar ini dia sudah sedikit menciut keberaniannya .
Kelvin menatapnya dengan tersenyum sinis
" Oke kali ini saya maafkan kamu tapi kalau lain kali kamu melakukan kesalahan lagi saya tidak sebaik hari ini lagi , ingat itu dan sekarang kamu temenin saya makan " ucap Kelvin .
__ADS_1
Lalu kelvin menuju ke ruang makan saat di lihat tidak ada seorang pun padahal dia ingin semuanya makan dia ingin memberikan cincin buat Jasmin biar semua orang tau kalau dia benar benar mencintai Jasmin di hadapan semua orang yang walaupun sebenarnya dia tidak benar benar menyukainya , akan tatapi dia melakukan begitu supaya maminya tidak lagi mencari wanita yang ingin di jodohkannya kalau boleh perlu dia harus mempunyai anak dari si Jasmin supaya tidak ada lagi yang namanya perjodohan seperti jaman siti nurbaya .
Kelvin duduk di kursinya sedangkan Jasmin juga duduk di samping Kelvin lalu Jasmin melakukan kewajibannya sebagai istri menaruh nasi di piring Kelvin setelah itu baru buat dirinya .
Pak Mus memperhatikan Jasmin yang sepertinya sudah tau cara bekerja sekarang dan Pak Mus berharap semoga langgeng terus dan semoga tumbuh rasa cinta diantara mereka dan segera di berikan momongan agar tidak ada lagi yang mengusik keluarga yang satu ini karena Pak Mus pernah mendengar dengan telinganya sendiri bahwa maminya Kelvin ingin menghancurkan hubungan mereka dan ingin menjodohkan dengan pilihannya sendiri yang selevel dengannya seperti wanita karier yang bak model menurutnya .
" Apa mami sudah makan Pak Mus ? tanya Kelvin sambil mengunyah makanan ke dalam mulutnya .
" Sudah Tuan mereka tadi kelaparan saat menunggu tuan dan Nona Claudia pun hampir telat ke kampusnya tuan karena menunggu Tuan " ucap Pak Mus dengan sopan yang lagi berdiri menunggu Tuannya makan .
Kelvin tidak menyahut dia hanya menatap Jasmin yang sedang makan tapi Jasmin tidak menyadarinya dia lagi asyik mengunyah makanan yang sepertinya sangat lezat dan enak sampai makanan tersisa di bibirnya , Kelvin mengambil sisa makanan di bibir Jasmin yang lagi mengunyah dan lalu menatap Jasmin dengan tatapan aneh Kelvin seperti di dunia lain saat adegan seperti ini dia seolah olah tubuhnya terasa gempa karena puncak hatinya jadi dag dig dug Kelvin buru buru membuang mukanya lalu melanjutkan makannya .
Jasmin merasa ada orang yang menyentuh bibirnya dia mengangkat wajahnya saat itulah tatapan mereka bertemu tidak ada kata dari keduanya hanya hatinya saja yang dag dig dug .
Jasmin menelan makanan dengan susah sampai keselek buru buru di ambil air sama pelayan yang berdiri tepat di samping Jasmin lalu Jasmin meminum air itu dan barulah enak yang di rasakan Jasmin dia memegang dadanya yang tadi seperti di pompa dengan kencang lalu melanjutkan makannya dengan sekali kali mencuri pandang ke Kelvin Jasmin berpikir kenapa dia mau menyapu makanan di bibir aku padahal dia itu dingin tapi kalau seperti tadi dia gak sedingin yang waktu kemaren kemaren , ada apa ya dengannya hari ini kebetulan banget kan batin Jasmin .
__ADS_1
Pak Mus yang tadi sempat melihat adegan di depannya tersenyum tidak akan lama lagi mereka pasti saling mencintai hanya butuh mereka selalu bersama mungkin cinta akan cepat tumbuh ya tapi mau bagaimana lagi Tuan pasti sibuk di kantornya jadi enggak mungkin bisa batin Pak Mus .
kelvin tersenyum dengan kecut saat adegan tadi kenapa dia begitu bodoh pakek sampai menyapu bibirnya lagi , dasar bodoh diri kamu Kelvin , tapi kok aku melihat dia diam seperti itu dan menunjukkan wajahnya seperti itu nampak tenang pikiran aku ya , alah Kel Jangan pernah jatuh ke pelukan wanita sebelum kamu menemukan siapa dalang di balik semua ini dan yang membuat Papinya meninggal dan ingin hidup dengan tenang setelah membalas semua yang dilakukan Pada orang tuanya .