Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 54


__ADS_3

Bram masuk ke ruangannya dia berdiri di mejanya dan menunggu sampai Tuannya memanggilnya karena dia tau Tuannya pasti akan memanggilnya .


Kelvin mondar mandir gelisah terus menghantuinya lalu dia memanggil Bram .


Bram tersenyum saat di panggil Tuannya karena dia tau sifat Tuannya yang pasti walaupun dia kuat di depan dunia tapi berbeda kalau berhadapan dengan persoalan cinta .


" Iya Tuan " ujar Bram saat masuk ke dalam ruangan nya Kelvin.


" Siapkan mobil cepat kita pergi ke tempat di mana dia sekarang" ujar Kelvin keluar dan Bram dengan cepat membuka pintu untuk Tuannya .


Bram menghubungi kantor satpam untuk membawa mobil ke depan .


Para karyawan melihat Kelvin Bram dengan penasaran .


Salah satu karyawan bertanya pada temannya setelah bos mereka hilang dari hadapan mereka .


" Kamu tau apa yang terjadi , kenapa mereka berjalan sangat cepat seperti itu " tanya salah satu karyawan.


" Entahlah, aku juga tidak tau , ayok kita lanjutkan lagi pekerjaan kita jangan sampai kita terkena masalah" ujar salah satu karyawan yang lain .


Mereka semua kembali fokus pada pekerjaan mereka lagi .


Kelvin berjalan dengan sangat cepat sampai Bram harus menyeimbangkan langkah kakinya .


Sampai di mobil Bram membuka pintu lalu Kelvin masuk .


Bram masuk ke dalam mobilnya dan Bram mulai menyetirnya .


Figo mulai menanyakan tentang Jasmin dan penasaran sama Jasmin dan Pak sopirnya dia mulai menginterogasinya .


" Nona tinggal di dekat sini ya? tanya Figo .

__ADS_1


" Jauh sih dari sini , tadi saya ada perlu sebentar di sini dan saya mampir makan di sini " ujar Jasmin .


" Apakah Nona menyukai makanan yang Nona tadi ? tanya Figo lagi.


" Saya suka rasanya enak dan saya juga sudah Kenyang" ujar Jasmin yang merasa risih ditanya seperti itu , padahal Jasmin ingin cepat cepat pergi dari situ tapi ya Pak Mamat belum selesai dengan makan nya Jasmin juga tidak mau mengganggu Pak Mamat .


" Terimakasih Nona , saya senang mendengar nya " ujar Figo.


" Apa ini restoran anda " tanya Jasmin .


Figo mengangguk dia tersenyum kepada Jasmin .


" Apa nona tau restoran ini sama namanya dengan nama nona yaitu Jasmin .


Figo kembali teringat Jasmin yang dulu pernah dia lukai perasaannya saking egoisnya dia lebih memilih menikah dengan orang pilihan orang tuanya demi bisa mendapatkan warisan dari orang tuanya .


Apa dia Jasmin yang aku kenal dulu , ah tidak mungkin Jasmin yang aku kenal bukan orang seperti dia , kalau dia sepertinya berasal dari keluarga berada , berbeda dengan Jasmin dia gadis yang polos dan tidak tau cara berpakaian dan apalagi juga makeup dia tidak sepandai seperti wanita di depan aku ini batin Figo dengan tersenyum mengingat tingkah sang pujaan hatinya yang masih mengenang di pikiran nya.


Figo tersadar dari termenung saat Jasmin menanyakan pertanyaan seperti itu .


" Maaf kalau yang saya tanya itu melukai perasaan anda saya minta maaf " ujar Jasmin merasa bersalah.


" Tidak bukan itu , istri saya meninggalkan saya saat dia lepas melahirkan Tomi , dia tidak mengakui Tomi sebagai anaknya , itu yang membuat Tomi jadi seperti ini tanpa kasih sayang seorang ibu " ujar Figo merasa sedih menceritakan nasibnya .


" Oe begitu ya , saya turut bersedih mendengarnya " ujar Jasmin .


" Kamu anak yang malang sayang , kamu jangan bersedih dengan keadaan kamu yang seperti ini , kamu harus hidup dan kejar cita cita kamu ya Tomi " ujar Jasmin menyemangati anak mantannya .


Jasmin penasaran kenapa dia menamai restoran ini dengan namanya apa cinta Figo ke dia belum pudar batin Jasmin.


" Terus kenapa anda menamakan restoran ini dengan nama Jasmin mungkin Jasmin itu orang spesial di hati anda ? tanya Jasmin mencoba untuk mengoreksi perasaan Figo .

__ADS_1


" Dulu saat saya sebelum menikah " ujar Figo mulai menceritakan kisahnya dengan Jasmin.


" Jadi aku sangat menyesal waktu itu seandainya aku memilih Jasmin waktu itu aku bakal hidup miskin dengannya ,dan aku tidak mau itu terjadi , aku mau dia selalu bahagia dan waktu itu aku berpikir kalau aku miskin dia juga tidak bakal nerima aku " ujar Figo dengan meneteskan air matanya .


Jasmin terharu mendengar nya , jadi Jasmin sekarang sudah tau kenapa alasan dia waktu itu meninggalkan Jasmin .


" Seandainya waktu bisa ku ulang kembali aku hanya ingin meminta maaf kepadanya, aku meninggalkannya waktu itu tanpa memberi penjelasan , lagian aku berpikir buat apa aku menjelaskan padanya , lebih baik seperti itu dan lagi setelah aku menikah aku ke rumahnya ternyata dia sudah pindah rumah, aku sangat menyesal " ujar Figo lagi.


" Seandainya waktu bisa ku ulang kembali, itu adalah harapan aku satu satunya bertemu dengan dia dan aku ingin meminta maaf , ternyata cinta tidak bisa dipisahkan, aku baru sadar setelah Jasmin pergi dariku " ujar Figo


" Itu sebabnya aku menamai restoran itu dengan namanya , karena sampai sekarang aku masih mencintainya , aku jug tidak tau di mana dia berada sekarang .


Jasmin yang berada di situ mendengar semua pengakuan cinta dari Figo , Jasmin jadi senang tapi sayang dia sekarang sudah menikah .


Buat apa aku menikah dengan Tuan Kelvin karena waktu itu Kakak di katakan penghianat, tapi sekarang kakak terbukti tidak bersalah jadi aku bisa hidup bebas dong t, tapi aku masih ada kontrak dengannya sampai satu tahun , bagaimana ini ? apa aku harus menerima Figo kembali ? , Jasmin jadi bertanya tanya dalam hatinya .


Jasmin melihat Figo yang merasa sedih dan menyesali nya saat menceritakan semuanya masa lalunya , Jasmin mulai merasakan kalau kehadiran Figo di depannya sekarang sangat tidak membencinya justru dia ingin menerima Figo kembali dan membuka lembaran baru setelah kontraknya dengan Kelvin selesai.


" Kalau Kamu bertemu dengannya apa yang kamu inginkan? tanya Jasmin .


Figo mendengus dan menatap anaknya dengan prihatin dan sayang.


" Seandainya kalau aku bertemu dengan dia aku hanya ingin menjelaskan kenapa aku meninggalkannya dan ingin meminta maaf, itu saja , kalau aku sudah bertemu dengannya aku sangat senang dan setelah itu aku akan merawat anakku dengan baik tanpa rasa bersalah lagi , itu saja kemauan aku kalau bertemu dia " ujar Figo .


" seandainya kalau dia masih ada rasa sama kamu apa kamu akan kembali dengannya? tanya Jasmin.


" Aku rasa tidak apalagi dia sudah aku sakiti seperti itu , mungkin dia tidak mau lagi sama aku dan belum lagi kalau dia sudah punya suami , aku tidak mau menaruh harapan lagi , dan sekarang aku hanya fokus membesarkan Tomi saja " ujar Figo .


" Kalaupun dia bertemu dengan aku mungkin dia tidak mengenalinya " ujar Figo .


Jasmin mendengarnya dengan sedih karena Figo menyangka kalau dia seperti wanita wanita lain pada umumnya dan Figo juga tidak mengenal Jasmin dengan baik .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2