Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 29


__ADS_3

Claudia sangat marah saat Jasmin mengatakan seperti itu dia semakin membenci Jasmin , Claudia berpikir apa yang dikatakan Jasmin tadi ada benarnya juga dia memang takut pada kakaknya itu tapi dia tidak bisa berbuat apa apa memang Kelvin sangat tegas pada dia atau maminya .


" Dasar wanita kampungan enak aja dia membentak gue dia tidak tau dia berurusan sama siapa lihat aja nanti akan aku buat kamu menderita di rumah ini dan aku buat kamu tidak betah " umpat Claudia yang memilih makan supaya tidak memikirkan lagi perkataan Jasmin tadi .


Pak Mus dari tadi memperhatikan mereka berdua dia benar benar sangat prihatin melihat Jasmin yang di hina seperti itu lalu pak Mus pergi ke kamar Jasmin melihat apakah Jasmin tertekan dengan perkataan Claudia tadi pas sampai di kamarnya Jasmin pak Mus malah mendapati Jasmin yang ketiduran di tempat tidur dan tiba tiba suara ponsel pak Mus berbunyi pak Mus melihat ponselnya yang ternyata dari Bram pak Mus mengangkatnya


" tuan akan segera pulang beritahu yang lain dan termasuk Nyonya " ucap bram .


" Sepertinya Nyonya ketiduran karena lelah menangis tadi dia berdebat dengan nona Claudia di ruang makan " ucap pak mus memberitahu Bram .


Bram geram mendengarnya Kelvin yang melihat Bram diam saja menelpon pak Mus merasa penasaran lalu dia mengambil ponsel di tangan Bram .


" Tuan ! ucap bram yang di balas hanya tatapan dingin dari Kelvin lalu dia mendengar apa yang dikatakan pak Mus Kelvin bertanya


" siapa yang kalah ? tanya Kelvin Bram hanya mendengar saja tuannya bicara dia juga penasaran tapi merasa aneh dengan tuannya bukannya marah malah yang di tanyak siapa yang kalah

__ADS_1


" Nona Claudia yang kalah tuan , karena setelah Nyonya mengatakan itu Nyonya langsung pergi ke kamarnya dan sepertinya Nyonya menangis tuan dan sudah tidur mungkin karena kelelahan menangis tuan" ucap pak Mus .


Kelvin merasa aneh saat mendengar pak mus mengatakan kalau Jasmin menangis entah kenapa hatinya juga ikut perih mendengarnya .


" Ya sudah jangan kalian bangunkan biarkan saja dia tidur " ucap Kelvin lalu mengembalikan ponsel Bram .


" ya sekarang kita pulang " ucap Kelvin . Bram mengangguk lalu melajukan mobil .


" Bram kamu carikan buat aku cincin yang bagus " ucap Kelvin pada saat suasana lagi sunyi karena mereka tidak bicara .


" Ya buat siapa lagi kalau bukan buat istriku ! ucap Kelvin .


Bram terkejut mendengar apa yang di katakan sama tuannya barusan apa iya tidak salah mendengar yang tadi bagaikan mimpi di siang bolong tiba tiba tuannya menyuruhnya membeli cincin yang itu buat istrinya yang sekarang bukannya dia tidak bisa menerima nona Jasmin dan juga tidak mencintainya batin Bram .


" Baik tuan segera saya ke toko besok ucap Bram .

__ADS_1


Kelvin juga berbisnis di bidang perhiasan tapi belum banyak cabang yang di bukanya .


Di dalam kamar bu Susan dari sepulang tadi dia hanya duduk saja di tempat riasnya menatap dirinya yang sekarang sudah berbeda dirinya yang dulu dan sekarang , saat dulu dia masih remaja dirinya tidak suka dengan berpakaian seperti wanita dia yang memakai dress dan sepatu yang lumayan tinggi bahkan dia dulunya juga tidak suka merias wajahnya karena baginya itu cuma wanita menor dulunya tapi sekarang semenjak dia menikah dengan ayahnya Kelvin dia harus berpenampilan seperti itu entah kenapa juga bu Susan mau merubah penampilannya yang menurut baginya sangat menor karena perintah orang tuanya dulu supaya tidak menganggu reputasi suaminya makanya bu Susan mau merubah karena perintah keluarganya yang amat di cintainya tapi sayang mereka sekarang sudah tidak ada lagi ... bu Susan menangis dengan sesenggukan dia sangat merindukan ayahnya dan mamanya yang sangat sayang juga pda dirinya


" ma ... papa .... apa kalian sekarang senang melihat keadaan aku seperti ini ? menikah dengan orang yang tidak aku cintai sama sekali tapi aku mengorbankan orang yang aku cintai demi menikah dengan pilihan kalian " ucap bu Susan sambil menangis dan sesekali melihat wajahnya di cermin yang menampakkan wajahnya yang sudah sedikit nampak dewasa karena bu Susan selalu merawatkan dirinya dengan baik jadi wajahnya yang harusnya berkeriput ini malah jadi halus dan masih seperti wajahnya yang masih muda .


Bu susan lalu menghapus air matanya yang tadi menangis .


" aku tidak boleh seperti ini yang lalu biarlah berlalu tapi yang harus aku pikirkan adalah masa depanku dan anak anak ku , aku harus menerima kenyataan walaupun Brian sudah ada di sini mungkin dia juga sudah punya istrinya dan mungkin anak juga dia udah punya jadi aku harus bisa melupakannya " ucap bu Susan . setelah bu Susan selesai dengan unek uneknya dia lalu membersihkan dirinya dan setelah itu dia tidur kalau keluar pun juga tidak bisa pikirnya karena matanya sembab akibat menangis tadi yg takut anaknya berpikir aneh nanti jadi dia memilih tidur .


Kelvin masuk ke dalam kamar dia melihat Jasmin tertidur dengan dengan memeluk bantal guling Kelvin menatap Jasmin yang sedang tidur di lihatnya wajah jasmin saat sedang tidur ternyata sangat cantik dan imut Kelvin menelusuri wajahnya Jasmin walaupun tidak secantik primadona artis Hollywood tapi juga lumayan cantik pikir Kelvin yang tersenyum lalu dia pergi membersihkan dirinya dan tidak menganggu Jasmin yang sedang tidur , habis makan cake membuat Kelvin merasa gerah lalu dia menghubungi pak Mus dan menyuruhnya membawa air untuknya setelah itu dia membersihkan dirinya merendam dirinya dengan air hangat di bathub seperti biasanya itu pekerjaan Jasmin tapi ini Kelvin tidak menyuruhnya karena tertidur karena Kelvin merasa kasihan padanya karena harus menerima hinaan dari maminya dan adiknya bukannya Kelvin tidak melarangnya tapi Kelvin ingin mengetahui bagaimana ketegaran Jasmin dalam menghadapi masalah yang menimpanya , apa seperti wanita lemah atau wanita kuat yang tidak gentar yang walaupun di hina setiap kali , tapi saat mendengar yang dikatakan pak Mus Kelvin mulai bisa menerimanya karena Kelvin tidak suka dengan wanita yang sedikit sedikit manja dan ini itulah , Kelvin sangat muak dengan wanita seperti itu karena wanita seperti itu bukan kriterianya . setelah mandi Kelvin keluar dan ada yang mengetok pintu


" masuk " ucap Kelvin yang lagi berbalutkan handuknya .


" baik tuan " ucap pak Mus yang ternyata pak Mus lalu dia membawakan air ke meja di samping tempat tidur dan meletakkannya di sana lalu pak Mus keluar dan tidak melihat ke sekeliling ruangan karena ada yang mengawasi yaitu Kelvin dia memperhatikan pak Mus dengan sedikit was was apa dia melihat istrinya yang sedang tidur entah kenapa Kelvin bersikap seperti itu dan dia juga tidak tau setelah pak Mus keluar baru Kelvin memakai baju .

__ADS_1


__ADS_2